<-- A Pillar of Mission: The Apostle Peter

Pelajaran 1:  Kisah dan Sejarah

(2 Timotius 3; 2 Samuel 12, Yosua 3, Hakim Hakim 17)

 

 

Copr. 2010, Bruce N. Cameron, diterjemahkan oleh Hetty Simatupang. Semua referensi Alkitab dikutip dari Alkitab Terjemahan Baru ©1974 Lembaga Alkitab Indonesia, kecuali disebutkan lain. Saran jawaban terdapat di dalam tanda kurung. Pengajar diasumsikan menggunakan papan tulis atau alat peraga lainnya dalam membawakan pelajaran. Pelajaran ini dapat dilihat di http://www.GoBible.Org/indonesian.

 

Pendahuluan:  Tempatkan diri Anda dalam posisi Allah.  Anda baru saja menciptakan manusia, dan Anda mau memberikan mereka buku panduan.  Apa yang akan Anda tulis?  Apakah tujuan utama tulisan Anda?  Apakah Anda akan memberikan mereka daftar peraturan?  Apakah Anda akan menuliskan cerita mengenai kehidupan?  Apakah Anda akan menulis cerita tentang diri Anda?  Pelajaran kita kwartal ini adalah tokoh-tokoh dalam Perjanjian Lama.  Mereka adalah bagian dari kisah yang Allah ceritakan kepada kita tentang bagaimana seharusnya kita hidup.  Minggu ini kita melihat tujuan umum dari kisah yang Allah ceritakan.  Mari selami pelajaran kita dan belajar lebih jauh lagi!

 

 

  1. I.Maksud-maksud Allah 

 

    1. A.Baca 2 Timotius 3:16-17.  Menurut Anda apakah artinya “diilhamkan Allah”?  

 

      1. 1.Menurut Anda hal apalagi yang dihembuskan Allah?  (Baca Kejadian 2:7 – Allah menghembuskan nafas hidup kedalam Adam.  Kejadian 1 menuliskan Allah menciptakan dunia dengan berfirman.  Sudah jelas, kuasa Allah ada dalam Alkitab.) 

 

      1. 2.Apa yang diindikasikan oleh 2 Timotius 3:16-17 sebagai maksud-maksud Allah dalam berkomunikasi kepada kita melalui Alkitab?  (Untuk melengkapi kita bagi pekerjaan Allah.) 

 

        1. a.Perlengkapan apa yang kita perlukan?  (Kita perlu diajar, dilatih, ditegur dan dikoreksi.) 

 

          1. (1)Pernahkah Anda pertimbangkan bahwa ditegur dan koreksi baik bagi Anda?  (Baca Amsal 12:1.  Kalau kita suka dikoreksi kita suka akan pengetahuan.  Kalau kita tidak suka dikoreksi kita bodoh.) 

 

B.Baca Ibrani 4:12.  Apa keuntungan lain yang kita dapatkan dalam firman Allah?  (Firman menembus kebohongan dalam hidup kita dan menunjukkan kepada kita sikap dan pemikiran kita yang sesungguhnya.)

 

CBaca 2 Samuel 12:1-4.  Menurut Anda bagaimana dengan orang yang kaya itu?

 

  1. D.Baca 2 Samuel 12:5-6.  Apakah keputusan Daud terhadap orang kaya itu? (Bahwa ia pantas untuk mati!) 

 

    1. E.Baca 2 Samuel 12:7.  Menurut Anda apakah Daud akan datang kepada keputusan yang sama kalau ia ditunjukkan beberapa peraturan? 

 

      1. 1.Bagaimanakah sebuah cerita menolong menembus kebohongan dalam kehidupan Daud dan menunjukkan pemikiran dan sikap  dia yang sesungguhnya?  (Kalau Anda tidak mengetahui cerita ini, Natan memberikan sketsa dalam 2 Samuel 12:9-10.) 

 

 

  1. I.Alur Cerita 

 

    1. A.Seperti yang sudah kita lihat, cerita membantu menembus pertahanan kita dan menunjukkan tindakan-tindakan dan sikap kita yang berdosa.  Berapa banyak cerita yang datang dalam pikiran Anda setiap minggu? 

 

      1. 1.Apakah ini tergantung berapa banyak Anda membaca?  (Tidak perlu.  Kita melihat cerita disekeliling kita.  Kita mengamati orang, kita menyerap cerita.) 

 

      1. 2.Pertimbangkan kelemahan dalam hidup Anda.  Kelemahan umum adalah ketidakjujuran, ketidaksetiaan, kesombongan, dan ketagihan.  Ketika Anda melihat seseorang yang memiliki kelemahan yang sama dengan Anda dan mengalami kesulitan, apakah reaksi Anda? 

 

        1. a.Seandainya Anda mempertimbangkan untuk mencuri atau tidak setia terhadap pasangan Anda.  Anda melihat seseorang ditangkap karena mencuri atau satu keluarga hancur karena selingkuh.  Apakah yang “cerita” tersebut ajarkan kepada Anda?  (Itu menunjukkan masa depan Anda kalau Anda meneruskan kecenderung yang sekarang!  Kalau Anda tidak bodoh, Anda akan berbalik dan menghindari masa depan seperti itu.) 

 

    1. A.Baca Ayub 1:1-3.  Seandainya Anda duduk disekitar api unggun dan seseorang mulai menceritakan kisah ini.  Jauhkan dari pikiran Anda tentang apa yang Anda sudah ketahuii tentang Ayub.  Apakah Anda mau menjadi Ayub?  (Ia sepertinya seorang yang paling sempurna dan diberkati!) 

 

C.Baca Ayub 1:4-5.  Apakah sikap Ayub terhadap anak-anaknya?  (Ia mengasihi dan memperhatikan mereka.  Ia menaruh perhatian terhadap nasib kekekalan mereka.)

 

D.Baca Ayub 1:6-8.  Bagaimanakah Anda menggambarkan hubungan antara Allah dan Setan berdasarkan apa yang Anda temukan dalam ayat-ayat ini? (Bersaing.  Setan membanggakan kerajaannya.  Allah membanggakan salah satu pengikutnya didalam kerajaan Setan.)

 

1.Bagaimanakah sikap Ayub dengan Allah dan dengan Setan?  (Allah katakan bahwa Ayub “takut” (hormat) akan Allah dan ia “menjauhi” (tidak suka) Setan.)

 

a.Bagaimanakah Anda akan bersikap kalau Anda adalah Setan? (Siapa yang suka kalau dikatakan seseorang tidak menyukai mereka?)

E.Baca Ayub 1:9-12.  Alur cerita apa yang kita temukan?  (Bahwa Allah dan Setan bersaing, dan Ayub adalah pusat persaingan.)

 

F.Baca Ayub 1:18-19.  Cerita lain apakah yang kita temukan ditengah cerita yang lebih besar?  (Bahwa seorang yang sangat dicemburui sekarang menjadi seorang yang paling dikasihani.  Bagaimanakah ia akan bersikap?  Bagaimanakah masa depannya?)

 

G.Mengapa Allah menceritakan kepada kita kisah ini?

 

      1. 1.Pelajaran-pelajaran “buku panduan” apa yang dapat kita pelajari? 

 

 

IIIJalan yang Tidak Pasti

 

    1. A.Baca Hakim Hakim 3:9.  Dimanakah kita dalam sejarah bangsa Israel?  (Mereka meninggalkan perbudakan dan Mesir, melintasi padang pasir, dan akan memasuki tanah yang dijanjikan Allah kepada mereka.  Permulaan yang baru dan suatu saat dengan kesempatan besar.) 

 

    1. B.Baca Yosua 3:10.  Di depan ada tantangan-tantangan dan masalah-masalah apa?  (Negri itu dihuni oleh bangsa lain yang tidak berminat untuk pindah.) 

 

      1. 1.Solusi apa yang ditawarkan Allah untuk masalah tersebut?  (Allah katakan Ia akan mengusir bangas lain dari negri itu.) 

 

        1. a.Menurut Anda apa yang Allah maksudkan?  Apakah Ia secara harafiah melakukanNya sendiri? 

 

    1. A.Baca Yosua 3:11-17.  Ini adalah cerita untuk dilihat oleh seluruh bangsa Israel.  Apakah maksud dari cerita?  

 

  1. 1Apakah yang dikatakan cerita tentang mengusir penduduk negri tersebut?  (Baca lagi Yosua 3:11.  Lambang kehadiran Allah memimpin dan mengesampingkan hukum alam.  Para imam hanya perlu memimpin, dan seluruh bangsa hanya mengikuti.  Saya berkesimpulan bahwa Allah akan mengusir bangsa lain dari negri hanya dengan “bantuan” kecil dari saya.) 

 

  1. 2Apakah yang cerita ini ajarkan kepada kita tentang iman bangsa Israel – atau paling tidak kepemimpinannya?  (Para imam memiliki iman untuk berjalan kedalam “pentas banjir” air!) 

 

    1. B.Baca Hakim Hakim 17:1-2.  Apa pendapat Anda tentang Mikha?  (Ia seorang pencuri.  Ia mencuri dari ibunya sendiri.  Kemungkinan ia takut akan kutukan yang dikatakan ibunya, sehingga ia mengembalikan perak yang dicurinya.) 

 

      1. 1.Perhatikan sekarang ibu berkata, “Diberkatilah kiranya anakku oleh TUHAN”.  Apakah ini yang akan Anda katakan ketika anak Anda mencuri uang Anda, tetapi kemudian mengembalikannya?  (Anda tidak mau mengutuk anak Anda sendiri – saya pikir ini menempatkan dia kembali dalam posisi netral.) 

 

      1. 2.Berapa banyakkan perak yang dimiliki ibu itu?  (Seribu seratus shekel perak.) 

 

        1. a.Baca Hakim Hakim 16:4-6.  Apakah wanita yang tidak disebutkan namanya ini Delilah?  (Alur dari cerita dan jumlah uang menyarankan bahwa itu mungkin.) 

 

    1. C.Baca Hakim Hakim 17:3-4.  Apakah sang ibu seorang wanita yang rohani? (Ketika ayat mengatakan “Tuhan” itu berarti “Allah.”  Wanita ini bermaksud menyembah Allah yang benar.) 

 

      1. 1.Apa yang salah?  (Baca Keluaran 20:4-6.  Allah dengan jelas melarang penyembahan seperti ini.) 

 

E.Baca Hakim Hakim 17:5-6.  Apakah yang dikatakan sebagai masalah disini? (Ketika kita mempelajari Roma 13 dalam seri pelajaran yang lalu, kita temukan bahwa Allah menetapkan kekuasaan.  Bangsa Israel tidak memiliki raja.  Orang berbuat apa yang mereka pikir terbaik.  Bahkan tanpa mengetahui kehendak Allah yang paling mendasar.)

 

F.Apa yang kisah ini ajarkan kepada kita mengenai kepemimpinan gereja?  

 

1.Apa yang diajarkan kepada kita tentang jalan yang diambil bangsa Israel?  (Mereka memulai dengan menyebrang sungai Yordan dalam iman.  Kemudian, kepemimpinan dan pengetahuan mereka akan Alllah begitu menurun sehingga mereka pikir membuat patung perak adalah cara terbaik dalam menyembah Allah.)

 

2.Baca Hakim Hakim 8:27.  Gideon adalah pahlawan besar bagi Allah.  Apa yang kita lihat disini?  (Bahwa ia merusak penyembahan Allah yang benar.)

 

a.Apa yang diajarkan disini? (Bahkan pahlawan-pahlawan iman yang besar dapat salah jalan.  Kita perlu terus-menerus waspada akan kehendak Allah.)

 

G.Sahabat, maukah Anda bergabung dengan kami mempelajari kisah-kisah yang Allah berikan kepada kita dalam Perjanjian Lama?

 

 

IVMinggu Depan:  Kaleb:  Hidup Dengan Menunggu