<--
Lesson 5-Indonesian
Lingkungan
(Kejadian 1-3, Imamat 18, Mazmur 24, Wahyu 16)
Kesehatan dan Penyembuhan: Pelajaran 5
Copr. 2010, Bruce N. Cameron, diterjemahkan oleh Hetty Simatupang. Semua referensi Alkitab dikutip dari Alkitab Terjemahan Baru ©1974 Lembaga Alkitab Indonesia, kecuali disebutkan lain. Saran jawaban terdapat di dalam tanda kurung. Pengajar diasumsikan menggunakan papan tulis atau alat peraga lainnya dalam membawakan pelajaran. Pelajaran ini dapat dilihat di http://www.GoBible.Org/indonesian.
Pendahuluan: Alkitab di dalam Roma 1:25 mengingatkan kita untuk tidak menyembah ciptaan sebagai ganti Penciptanya. Penyembahan seperti itu, Alkitab katakan, menggantikan kebenaran dengan dusta. Disisi lain, Alkitab mengatakan dalam Mazmur 19:1 bahwa langit menceritakan kemuliaan Allah. Lalu, bagaimanakah kita harus bersikap terhadap lingkungan kita? Haruskah kita memperlakukannya sebagai sesuatu yang dipercayakan Allah? Haruskah kita menganggap itu sebagai sesuatu yang diidolakan? Haruskah kita mengatakan Semuanya akan binasa, dan menantikan surga yang baru dan bumi yang baru? Mari selami pelajaran kita tentang apa yang Alkitab katakan mengenai lingkungan dan temukan lebih jauh lagi!
-
Tugas Utama
-
Baca Kejadian 1:27-28 dan Kejadian 2:15. Apakah tugas utama dari Adam dan Hawa? (Mereka mengusahakan dan memelihara taman itu. Mereka menaklukkan bumi dan menguasai binatang-binatang.)
-
Apakah yang disarankan sebagai sikap kita terhadap ciptaan Allah? (Memelihara adalah bagian dari tugas utama manusia.)
-
Seandainya Anda seorang remaja dan ayah Anda memberi sebuah mobil baru dan mengatakan kepada Anda untuk mengusahakan, memelihara, menaklukkan dan menguasai mobil baru tersebut? Bagaimanakah Anda menginterpretasikan hubungan Anda dengan pemberian tersebut? (Pemberian Alah mengajarkan bahwa kita lebih tinggi daripada lingkungan dan itu diciptakan untuk kita dan bukan sebaliknya. Tetapi, Allah memberikan kita tanggung jawab untuk memelihara lingkungan. Dalam paralel kita dengan remaja diatas, mobil tersebut harus dipelihara dan dirawat.)
-
Sewaktu Anda merenungkan lingkungan, menurut Anda apakah Adam dan Hawa perlu bekerja untuk mendapatkan cukup makanan? (Mungkin tidak.)
-
Kalau Anda benar, mengapa Allah (Kejadian 2:15) mengatakan kepada mereka untuk mengusahakan dan memelihara taman itu? (Rencana Allah bagi kita adalah untuk bekerja. Bermalas-malas bukanlah bagian dari rencana. Pekerjaan mereka adalah untuk memelihara lingkungan dimana mereka berada.)
-
Mari simak lagi pemikiran (Kejadian 1:28) tentang menguasai lingkungan. Apakah yang disarankan disini dengan pemikiran penyembahan lingkungan atau menempatkan kebutuhan lingkungan diatas kebutuhan manusia? (Manusia adalah mahluk tertinggi, bukan lingkungan. Mereka yang menempatkan kebutuhan hewan diatas kebutuhan manusia telah memutarbalikkan keadaan.)
-
Apakah kebutuhan manusia dan hewan tidak berhubungan?
-
Baca Kejadian 3:17-19. Apakah dosa merubah hubungan antara manusia dengan lingkungan? (Adam tetap mengusahakan bumi, tetapi pekerjaannya lebih berat. Lingkungan tidak lagi bekerja sama dengan dia.)
-
Istirahat Pertama
-
Baca Kejadian 2:1-3. Kita memiliki lingkungan. Kita mendapatkan tugas untuk bekerja memelihara lingkungan. Sekarang kita beristirahat. Apakah hubungan antara istirahat dan lingkungan? (Bagian dari lingkungan pribadi kita adalah istirahat. Beristirahat memperingati penciptaan.)
-
Mengapa Allah membuat istirahat ini suci? (Sesuatu yang suci dipisahkan dari yang biasa. Ini mengajarkan kita bahwa bekerja untuk meningkatkan lingkungan adalah hal biasa, tetapi memperingati Pencipta dengan beristirahat dari bekerja adalah spesial dan suci.)
-
Apakah ada bedanya pada hari apa Allah beristirahat? (Kalau hari yang ditentukan adalah suci, maka hari-hari yang lain adalah biasa, maka ya, ada perbedaannya.)
-
Pertimbangan Lingkungan Utama
-
Baca Imamat 18:1-5. Bagaimanakah umat Allah hidup dibandingkan dengan gaya hidup bangsa Mesir dan bangsa Kanaan? (Mereka harus menurut hukum-hukum Allah dan tidak hidup dengan gaya hidup kafir.)
-
Imamat 18:6-19 mendaftarkan hubungan-hubungan seksual yang dilarang. Mari baca Imamat 18:20-23. Apakah terdaftar dosa-dosa yang sudah biasa dijaman ini? (Perjinahan, aborsi, hubungan homoseksual.)
-
Mengapa hubungan seksual dengan hewan didaftarkan sesudah hubungan homoseksual? (Budaya kita telah mematikan kepekaan kita terhadap dosa yang satu, tetapi tidak terhadap dosa yang lain. Allah memandang keduanya sebagai dosa.)
-
Baca Imamat 18:24-25 dan Imamat 18:27-28. Apakah pandangan baru mengenai lingkungan yang ditampilkan disini? (Salah satu aspek lingkungan Kristen adalah bahwa dosa seksual mengotori lingkungan.)
-
Bagaimanakah hal tersebut bisa benar? Apakah hubungan antara seks dengan lingkungan? (Allah tidak membicarskan tentang udara bersih atau air bersih. Ia membicarakan tentan hidup bersih. Sama seperti dosa Adam (yang secara logika tidak ada hubungan dengan lingkungan) yang menghasilkan lingkungan yang tidak bekerja sama, maka dosa kita akan mengakibatkan bumi memuntahkan kita keluar.)
-
Baca Yeremia 8:1-3. Apakah yang menyebabkan Allah meramalkan, tubuh para raja-raja, pemuka-pemuka, imam-imam, nabi-nabi dan segenap penduduk, dikeluarkan dari kubur mereka dan diserakkan diatas tanah? (Mereka menyembah matahari, bulan, dan bintang-bintang, dan mengikuti posisi benda-benda langit dalam menentukan tindakan mereka.)
-
Apakah hal ini kedengarannya lumrah? (Horoskop dibuat berdasarkan posisi matahari, bulan dan planet-planet. Alkitab secara langsung menyalahkan astrologi.)
-
Mengapa? Bukankah penting mempelajari unsur-unsur alam semesta? (Baca Roma 1:25. Tidak ada salahnya mempelajari langit dan alam. Sesungguhnya, Daud mengatakan dalam Mazmur 19:1 bahwa langit menceritakan kemuliaan Allah. Yang menjadi masalah adalah mementingkan hasil ciptaan lebih daripada Penciptanya.)
-
Dapatkan Anda menjadi seorang ahli lingkungan tanpa mempercayai Allah? (Tidak. Anda melupakan topik utama. Allah menciptakan langit dan bumi. Kalau Anda tidak mengerti akan hal ini, Anda tidak mengerti lingkungan kita. Sama saja dengan seseorang yang menyukai kendaraan Shelby Cobra tetapi tidak mengetahui tentang seorang Carroll Shelby. Kalau Anda berpendapat Shelby Cobra adalah suatu kebetulan yang terjadi di tempat pembuangan mobil, Anda tidak mengerti Shelby Cobra.)
-
Baru-baru ini saya membaca buku tentang Plato dan serangkaian tulisan mengenai astronomi. Plato mempercayai, seperti para ilmuwan saat ini, bahwa matematika dapat menerangkan segala sesuatu. Yang mereka maksudkan adalah ada aturan-aturan dimana alam semesta bergerak. Secara logika apakah rentetan berikut dari pendapat yang demikian? (Pertama, suatu oknum Intelijen menciptakan kita, kita bukanlah hasil dari peristiwa-peristiwa kebetulan. Kedua, kalau aturan-aturan berlaku bagi segala sesuatu, mengapa itu tidak berlaku bagi kita? Apa yang mengejutkan dari alam semesta yang digerakkan oleh aturan memuntahkan mereka-mereka yang tidak mengikuti aturan-aturan?)
-
Kaum Penyewa dan Kaum Pemilik
-
Baca Mazmur 24:1-2. Pernyataan populer mengenai lingkungan adalah kita adalah pengelola-pengelola lingkungan bagi generasi manusia yang berikut. Siapakah yang Alkitab katakan sebagai pemilik lingkungan? (Allah)
-
Sekarang ini, saya memiliki sebuah rumah kira-kira 200 mil dari tempat saya mengajar, dan rumah kedua yang saya sewa yang dekat jaraknya dengan universitas. Saya mengerti kedua belah pihak sebagai seorang pemilik dan seorang penyewa. Kewajiban apakah yang dimiliki oleh seorang penyewa yang tidak dimiliki pemilik? (Saya merasa saya harus berhati-hati untuk tidak merusak tempat yang saya sewa. Disisi lain, saya memiliki perhatian pribadi yang lebih besar terhadap rumah yang saya miliki.)
-
Apakah pelajaran lingkungan dari fakta bahwa Allah memiliki bumi dan segala sesuatu didalamnya? (Itu memberikan dasar Alkitabiah bahwa manusia adalah pengelola dari bumi. Kita adalah pengelola-pengelola bukan saja bagi keturunan-keturunan kita (walaupun secara logika itu masuk diakal), tetapi bagi Allah.)
-
Salah satu keuntungan dari seorang penyewa adalah saya tidak perlu mengkhawatirkan pemeliharaan dari bangunan. Baca Wahyu 16:1-3 dan Wahyu 16:8-9. Apa yang dilakukan si Pemilik terhadap lingkungan?
-
Sekarang ini kita memiliki perdebatan ilmiah mengenai apakah pemanasan global disebabkan olah perilaku kita kaum penyewa. Ada bukti sejarah yang jelas dimasa lalu dimana ada saat pemanasan dan pendinginan bumi. Salah satu peta tertua yang pernah ada menunjukkan adanya pulau di puncak kutub! Bagaimanakah reaksi Anda terhadap pekabaran bahwa Allah akan mengirimkan panas yang luar biasa yang akan membakar manusia? (Pemilik dapat melakukan sesukanya terhadap apa yang Ia miliki. Sebagai penyewa, saya tetap memiliki kewajiban untuk mencoba untuk tidak merusak harta benda si Pemilik.)
-
Sahabat, tugas utama manusia yang diberikan Allah adalah untuk memelihara bumi. Bagian dari tugas itu adalah untuk menghidupkan kehidupan yang sesuai dengan aturan-aturan yang memerintah lingkungan. Maukah Anda, saat ini, meminta Roh Kudus untuk masuk kedalam hati Anda untuk memimpin Anda menjadi penatalayan Kerajaan Allah yang penurut dan suka membantu?
V Minggu depan: Iman dan Penyembuhan