<-- 04-The Water of Life

Air Kehidupan

(Yohanes 2-4, Roma 6)

Kesehatan dan Penyembuhan: Pelajaran 4

 

Copr. 2010, Bruce N. Cameron, diterjemahkan oleh Debbie Jacobs.  Semua referensi Alkitab dikutip dari Alkitab Terjemahan Baru ©1974 Lembaga Alkitab Indonesia, kecuali disebutkan lain. Saran jawaban terdapat di dalam tanda kurung. Pelajaran ini dapat dilihat di http://www.GoBible.Org/indonesian.  Berdoalah minta tuntunan Roh Kudus sementara saudara mempelajari pelajaran ini.

 

Pendahuluan: Baca pasal pertama dari Injil Yohanes dan tanyakan pada diri saudara “Mengapa Yohanes mengawali kisahnya tentang Yesus seperti iniReaksi saya adalah bahwa Yohanes kuatir orang tidak mengenal siapa Yesus. Pada dasarnya Yohanes mengatakan, “Perhatikan karena saya akan menyampaikan apa yang kalian perlu ketahui tentang Yesus Kemudian Yohanes menceritakan sejumlah cerita untuk mengungkapkan siapa Yesus. Tiga dari empat kisah pertama yang menjelaskan siapa Yesus itu ada kaitannya dengan air. Dalam cerita pernikahan di Kana (Yohanes 2) ada air yang diubah menjadi anggur. Percakapan dengan Nikodemus (Yohanes 3) bertumpu pada baptisan air. Kisah perempuan Samaria menerangkan tentang air hidup. Mari selami pelajaran kita dan pelajari lebih banyak lagi tentang “Air Hidup

 

1.      Air Perkawinan
 

1.      Baca Yohanes 2:1-5. Pernahkan saudara mendengar percakapan antara seorang anak remaja dengan orangtuanya yang isinya mirip dengan percakapan ini? (Sepertinya ibu Yesus tidak benar-benar mendegarkan apa yang Yesus ucapkan. Yesus mengatakan “Ini bukan saat yang tepatdan yang didengar ibu-Nya adalah “Ya, Aku akan melakukannya.”)
 

1.      Apakah ini masalah yang perlu dibenahi? Seri pelajaran kita ini adalah tentang kesehatan dan penyembuhan. Mana yang lebih baik untuk diminum, air atau anggur?

 

2.      Baca Yohanes 2:6-10. Berapa banyak anggur yang Yesus hasilkan? (Antara 450 sampai 680 liter!)
 

1.      Karena bahasan kita adalah tentang air, apakah yang ayat ini ajarkan tentang Yesus dan air? (Yesus mempunyai kuasa untuk mengubah air menjadi sesuatu yang istimewa. Ia dapat menjadikannya lebih dari sekadar air.)
 

2.      Apakah yang ayat ini ajarkan tentang kesediaan Yesus untuk mengubah air menjadi istimewa bagi kita? (Yesus sangat royal dalam memberi air yang diubahkan. Ia memberi lebih dari apa yang kita butuhkan. Ia memberi lebih baik dari apa yang kita perlukan.)
 

2.      Air Sumur dan Air Hidup
 

1.      Baca Yohanes 4:1-3. Mengapa orang-orang Parisi memantau berapa banyak orang yang dibaptis oleh Yohanes dibanding yang dibaptis oleh murid-murid Yesus? (Tak sangsi lagi orang-orang Parisi menganggap kedua hal ini sebagai persaingan yang tidak sah. Mereka prihatin.)
 

1.      Apa yang membuat Yesus kembali ke Galilea – mengetahui bahwa orang-orang Parisi memantau pekerjaan-Nya atau mengetahui bahwa Ia mulai unggul dalam lomba baptisan? (Ingat Yohanes 2:1-4. Yesus menaruh perhatian pada kapan pelayanan-Nya akan dimulaikan. Tampaknya, Ia tidak mau terlihat seperti sedang bertanding dengan Yohanes atau terlalu dini menarik perhatian orang Parisi terhadap diri-Nya dalam pelayanan-Nya.)
 

2.      Baca Yohanes 4:4-6. Jalan paling pendek bagi Yesus untuk kembali ke Galilea adalah dengan melintasi Samaria. Ia melakukannya. Hari sudah siang dan murid-murid-Nya sementara pergi membeli makanan (Yohanes 4:8). Yesus penat. Ia duduk beristirahat di sumur yang bersejarah.
 

1.      Hubungan seperti apa yang ada di antara orang Samaria dan orang Yahudi? (Sangat buruk. Orang Yahudi memandang rendah orang Samaria dan tentu saja orang Samaria tidak senang dengan hal tersebut.)
 

3.      Baca Yohanes 4:7-9. Apakah perempuan ini bersikap tidak sopan kepada Yesus? Ataukah, ia semata menyindirNya karena meminta minum?
 

1.      Apakah menurut saudara ia sementara menolak untuk memberi Yesus minum? Ataukah, ia semata mengingatkan-Nya akan masalah yang ada di antara orang Yahudi dan orang Samaria?
 

4.      Baca Yohanes 4:10. Bagaimana saudara bereaksi terhadap pernyataan ini andai saudara orang Samaria? (Sok hebat! Ia minta minum, lalu memaklumkan bahwa Ia “orang penting” dan sudah punya air yang yang lebih baik dari yang kita bisa berikan kepada-Nya.)
 

5.      Baca Yohanes 4:11-12. Bagaimana reaksi perempuan ini? (Ia menantang Yesus – tak satu pun perkataan Yesus yang masuk akal. Lagi pula, Yesus lah yang pertama-tama meminta air minum!)
 

1.      Bagaimana Yesus menjawab pertanyaan perempuan ini? Apakah ia mengatakan diri-Nya lebih besar dari Yakub?
 

2.      Dalam pasal sebelumnya Yohanes menceritakan tentang malam pertemuan Yesus dengan Nikodemus – salah satu dari pemimpin rohani dan politik yang paling berkuasa di kalangan bangsa Yahudi. Baca Yohanes 3:3-5. Bagaimana saudara membandingkan reaksi Nikodemus dan reaksi perempuan Samaria tersebut? (Nikodemus dan perempuan tersebut sama-sama tersulut untuk menanyakan “Bagaimana bisa kamu mengatakan demikian? Tidak masuk akal!”)
 

1.      Mengapa Yesus membahas tentang air bersama Nikodemus? (Ia sementara berbicara tentang baptisan – mandi rohani.)
 

6.      Baca Yohanes 4:13-14. Air macam apa yang Yesus sementara bicarakan? Air sumur? (Tidak. Air rohani.)
 

1.      Coba renungkan sejenak. Andai saudara tinggal di daerah tersebut. Apa artinya air di sana? (Di tempat yang kering, berpasir dan berdebu, air yang menjadi pembeda. Adik saya tinggal di Palm Springs, California. Satu blok dalam kota bisa hijau dan rimbun, blok berikutnya berupa kotak pasir yang kering. Air yang membuatnya berbeda.)
 

1.      Apa arti air Yesus dalam hidup kita?
 

2.      Ingat-ingat lagi peristiwa perkawinan di Kana. Apa arti air Yesus bagi kehidupan mereka? (Air tersebut membuat hidup sehari-hari menjadi lebih baik. Hidup lebih menyenangkan. Hidup lebih bernas dan penuh.)
 

2.      Tengok lagi Yohanes 4:14. Apa yang terjadi atas diri kita manakala kita meminum air dari Yesus? (Kita menjadi mata air Yesus “yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”)
 

1.      Menurut saudara apa artinya menghidupkan kehidupan seperti itu? (Hidup yang lengkap, berkobar-kobar dan bersemangat!)
 

2.      Sekali waktu saya membaca majalah yang mengkritik orang-orang Kristen yang gemar merayakan keselamatan mereka. Majalah tersebut menganjurkan bahwa orang Kristen harusnya bermuram dan berduka karena dosa. (Dosa harus membuat kita muram, namun Yesus telah mengampuni dosa-dosa kita dan memberi kita hidup kekal. Mata air yang berbual-bual bukanlah penggambaran yang tepat bagi orang Kristen yang sedih dan muram.)
 

3.      Seri pelajaran kita adalah tentang kesehatan. Pelajaran kesehatan apa yang kita tarik dari pembicaraan Yesus tentang air? (Yesus memberi kita kehidupan yang berbual-bual, subur dan memberi hidup.)

 

3.      Air yang Dalam

 

1.      Baca Yohanes 3:1-5. Mengapa pernyataan Yesus ini benar adanya? Apa logika yang mendasarinya?
 

2.      Baca Roma 6:1-4. Apa yang diperbuat oleh air baptisan terhadap kita? (Inilah logika pembaptisanSaat kita berada di bawah permukaan air (“dikuburkan”) secara simbolis kita berada di dalam tanah dan mengalami kematian yang Yesus jalani demi dosa-dosa kita.)
 

1.      Bagaimanakah perlambangan ini memperpadukan pelajaran dari perkawinan di Kana dan pelajaran dari perempuan Samaria yang berada di sumur? (Air, di tangan Yesus, dapat mengubah hal yang biasa menjadi luar biasa. Air, di tangan Yesus memberi kita hidup baru, yang penuh semangat dan meluap-luap untuk dibagikan kepada orang lain.)
 

2.      Dalam cerita Nikodemus dan perempuan Samaria, apa kaitan antara golongan, tingkat kehidupan, tingkat kecerdasan, gender, kematangan rohani, uang, kekuasaa serta dosa-dosa di masa lampau dengan ketersediaan air dari Yesus? (Tidak saja air Yesus tersedia bagi orang-orang yang berada pada tingkatan hidup yang paling tinggi dan paling rendah, namun juga kebutuhan akan air Yesus adalah sama bagi keduanya.)
 

3.      Baca Roma 6:5. Kehidupan macam apa yang diberikan oleh air Yesus? (Kita akan dibangkitkan kedalam kehidupan kekal!)
 

4.      Sobat, sejarah manusia sarat dengan pencarian akan minuman khusus yang akan memberi kita kehidupan dan kesehatan. Pada kita ada rahasia yang sekian lama dicari-cari oleh manusia – air yang memberikan hidup kekal yang bersemangat dan meluap-luap! Maukah engkau, hari ini, berketetapan untuk mengikuti perintah Yesus kepada Nikodemus dan perempuan Samaria itu? Maukah engkau (jika belum) dibaptiskan ke dalam kematian Yesus dan bangkit dari air ke dalam kebangkitannya? Maukah engkau berketetapan untuk minum air hidup Yesus yang akan menjadikan engkau mata air yang bergejolak dan berbual-bual dalam wujud kehidupan Kristen yang mau membagikan kepada orang lain air Yesus yang mengubah hidup?
 

4.      Pekan depan: Lingkungan