Kembalinya Dia sebagai
Raja dan Sahabat
(Matius 25, 1 Korintus 13 & 15, Wahyu 19 & 21)
Yesus
yang Ajaib: Pelajaran 13
Copr. 2008, Bruce
N. Cameron, diterjemahkan oleh Debbie Jacobs. Semua referensi Alkitab dikutip
dari Alkitab Terjemahan Baru ©1974 Lembaga Alkitab Indonesia, kecuali
disebutkan lain. Saran jawaban terdapat di dalam tanda kurung. Pengajar
diasumsikan menggunakan papan tulis atau alat peraga lainnya dalam membawakan
pelajaran. Pelajaran ini dapat dilihat di http://www.GoBible.Org/indonesian.
Apa yang
selanjutnya akan terjadi pada umat percaya? Pekan lalu kita pelajari bagaimana kita dapat memiliki
keyakinan akan keselamatan kita. Apa peran keselamatan bagi kita? Kita tidak
akan membahas masalah ini secara dalam, yang jelas keselamatan membuat kita
lolos dari neraka. Tempat kerja saya letaknya tidak terlalu jauh letaknya dari tepian
“Great Dismal Swamp” [daerah rawa di dataran pesisir yang terletak di antara
bagian tenggara Virginia dan bagian timur laut North Carolina] yang sekarang
sedang terbakar. Asap menyelubung di mana-mana. Aroma kayu hangus atau barbeque
tercium di seluruh area. Saat keluar dari kepungan asap dan pikiran saya
tertuju kepada masa depan umat percaya saya diingatkan bahwa kita sementara
menghindar dari neraka. Apa sisi positifnya? Seperti apakah surga itu? Ini
layak kita bahas lebih lanjut. Mari selami Alkitab kita dan temukan jawabnya!
- Pemisah
yang Besar
- Baca
Matius 25:31-33. Apakah yang diajarkan di sini soal penghakiman terakhir
bagi umat manusia?
- Apakah
semua orang akan selamat?
- Baca
Matius 25:34-40. Apa yang mengganggu saudara dengan ayat-ayat ini? (Yang
mengganggu saya adalah bahwa penghakiman tampaknya semata-mata didasarkan
atas upaya manusia, sementara pekan lalu kita pelajari bahwa yang menjadi
dasar adalah penerimaan kita akan upaya Yesus. Saya juga terganggu dengan
kesan yang ditimbulkan bahwa yang selamat adalah orang-orang yang buta
Alkitab! Jika
telah membaca Alkitab mereka tentunya akan membaca dialog ini dan
mendapatkan jawaban atas pertanyaan mereka!)
- Menurut
saudara apakah yang sebenarnya diajarkan oleh ayat-ayat ini? (Bahwa orang-orang yang
diselamatkan mengalami perubahan dalam hati di mana mereka melakukan
perbuatan baik secara alami. Mereka tidak menyadari perbuatan baik yang
mereka lakukan. Kalau tidak, mereka akan menjawab, “Tentu saja. Dan,
jangan lupa semua hal baik yang kami lakukan.” Menurut saya ini
membuktikan kebenaran Ibrani 10:16, ayat yang kita pelajari pekan lalu. Allah
menuliskan hukumNya dalam hati dan pikiran kita merupakan bagian dari
keselamatan kita.)
- Baca
Matius 25:41-43. Apa sisi gelap dari penghakiman terakhir? (Bagian yang
paling buruk adalah ketika Allah berkata “Enyahlah dari hadapan-Ku,” Saya
tidak berkeinginan mendengar kata-kata tersebut! Iblis dan
malaikat-malaikatnya adalah agen pemberontak yang sangat giat. Jika saya
tersesat, maka paling tidak saya akan mendapatkan bagian dari apa yang
mereka peroleh.)
- Apakah
paham tentang penghakiman dan pengharapan akan surga hanya ada di
Perjanjian Baru? (Tidak. Baca Daniel 12:2-3)
- Perubahan
yang Sempurna
- Baca 1
Korintus 15:12-14. Apakah yang menjadi jaminan bahwa orang percaya akan
dibangkitkan kepada hidup yang kekal? (Bahwa Yesus sudah bangkit.)
- Baca 1
Korintus 15:50-52. Kapan umat percaya dibangkitkan?
- Baca 1
Korintus 15:35. Ayat kita sebelum ini mengatakan bahwa “kita semuanya
akan diubah.” Saat kita dibangkitkan, tubuh seperti apa yang akan kita
miliki? Tempat seperti apakah surga itu? Seperti apakah nanti jadinya?
Pernahkah saudara menanyakan pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan
demikian?
- Baca
1 Korintus 15:36. Apakah Alkitab mengajarkan bahwa adalah bodoh kalau
kita merenungkan hal-hal ini? (Tidak. Alkitab mengatakan bodoh kalau
tidak memahami hal yang yang sangat mudah dimengerti ini!)
- Baca
1 Korintus 15:37-41. Apakah yang dikemukakan Yesus mengenai penampilan
kita dalam tubuh yang dibangkitkan? (Ia mengatakan kita tidak akan
tampak seperti burung atau ikan atau bintang. Allah membedakan hal-hal
ini sekarang dan Ia akan membedakannya saat kita dibangkitkan.)
- Menurut
saudara apakah yang dimaksud dengan “biji?” Apakah ini artinya kita
tidak akan tampak seperti bagaimana biasanya kita? (Yesus berkata kita
tidak perlu kuatir mendapatkan kembali tubuh lama kita. Tanaman yang lama
musnah sudah. Namun, biji yang membawa semua informasi genetika dari
tanaman yang lama akan memunculkan tanaman yang baru.)
- Apakah tanaman yang baru ini akan tampak seperti tanaman yang
lama? (Ya!)
- Apa yang dinyatakan disini mengenai bagaimana penampilan kita
dalam tubuh yang dibangkitkan? (Pertama, dijamin kita akan memiliki tubuh.
Kedua, kita akan terlihat sebagai manusia bukan seperti burung atau
katak.)
- Baca
1 Korintus 15:42-44, 49. Dalam hal apa tubuh kita akan lebih baik dan
berbeda? (Tubuh kita akan sempurna. Kita akan menjadi seperti Yesus.)
- Baca 1 Korintus 13:8-10. Menurut saudara peristiwa apa yang diramalkan oleh
frasa “jika yang sempurna tiba?” (Kedatangan Yesus kali yang Kedua.
Kebangkitan. Kasih hadir di atas bumi ini dan akan hadir di surga. Kasih
akan tinggal tetap manakala “yang tidak sempurna” lenyap. Konsepnya
adalah bahwa yang baik akan tinggal tetap, yang tidak sempurna akan
lenyap.)
- Baca 1
Korintus 13:11-12. Perbedaan antara bumi dan surga digambarkan sebagai
perbedaan antara anak kecil dan orang dewasa. Apa yang dikesankan tentang
surga? (Dinyatakan bahwa hal-hal baik yang kita dapati di bumi akan ada
di surga dalam bentuk yang lebih baik.)
- Apakah
sobat dan kerabat akan mengenali kita di surga? Saat kita menjadi
“tanaman” baru ini, akankah cukup dapat dikenali seperti kita yang dulu?
(Menurut saya ya. Ayat 12 merujuk kepada cermin yang buruk dan kemudian
mengatakan “aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri
dikenal.” Ini artinya orang akan mengenali kita!)
- Baca
Lukas 24:13-16. Ini terjadi setelah kebangkitan Yesus. Apakah Yesus
terlihat seperti ia biasa terlihat dahulu? (Ya. Kedua orang murid ini
pastilah secara supernatural telah terhalang sehingga “mereka tidak
dapat mengenal Dia.”)
- Baca
Lukas 9:29-31. Apa yang dikesankan di sini mengenal penampilan Musa?
(Ia orang yang dapat dikenali. Sesungguhnya, ia tampak sebagaimana
halnya manusia seperti juga Elia – yang tidak pernah mati namun
berpindah ke surga.)
- Tempat
yang Sempurna
- Baca
Wahyu 19:11-13. Penunggang kuda ini disebut “Firman Allah.” Siapakah Dia?
(Yohanes 1:1-14. Dia adalah Yesus!)
- Baca
Wahyu 19:14-16. Kemanakah tujuan Yesus dan tentaraNya? (Menuju bumi!
Ayat-ayat berikutnya dalam pasal ini dan dalam Wahyu 20 membahas
pertempuran besar yang berakhir dengan binasanya orang-orang jahat.)
- Baca
Wahyu 21:1-2. Setelah dosa dan kejahatan diadili dan dibinasakan, apa yang
terjadi pada bumi? (Kita akan memiliki “langit yang baru dan bumi yang
baru.”)
- Baca
Wahyu 21:3-4. Di manakah Allah akan tinggal? Di surga? (Sobat, bumi kita
yang baru merupakan rumah masa depan bagi Allah dan kita.)
- Bagaimanakah
bumi baru ini berbeda dengan bumi lama yang kita ketahui? (Tidak akan
ada lagi kematian, dukacita, tangisan atau kepedihan.)
- Pikirkan
kembali ayat-ayat yang baru saja kita baca. Ada “Yerusalem baru” dan “bumi
baru” tanpa laut. Apakah kita akan mengenali lingkungan sekitar kita?
(Disebutkannya hal-hal yang kita kenali di bumi, seperti “Yerusalem” dan
“bumi” mengesankan bahwa kita akan mengenali bumi. Tentang “laut pun tidak
ada lagi” mengimplikasikan bahwa hal-hal lainnya yang kita kenali dari
bumi ini akan ada juga.)
- Baca
Wahyu 21:10-14. Apa yang akan kita miliki di bumi yang baru?
(Gunung-gunung!)
- Kota seperti apakah Yerusalem
itu? (Ada tembok dan pintu gerbang. Hal tersebut memberi kesan bahwa kota tersebut tampak seperti apa yang kita kenali.)
- Apakah
yang dikatakan oleh penjelasan ini mengenai tubuh surgawi kita?
(Dikemukakan bahwa kita akan memiliki tubuh yang sebenarnya karena roh
tidak membutuhkan tembok atau pintu gerbang.)
- Sobat,
bayangkan engkau tinggal di bumi yang baru di tempat yang sama di mana
engkau kini berdiam. Sekarang bayangkan bahwa semua yang salah dan tidak
menyenangkan di tempatmu sudah lenyap. Bayangkan bahwa semua yang salah
dan tidak menyenangkan denganmu sudah lenyap. Sekarang bayangkan bahwa
engkau memiliki semua waktu untuk melakukan apapun yang engkau inginkan.
Mengunjungi tempat-tempat yang baru dan sempurna. Mempelajari apa yang
engkau ingin pelajari. Membangun apa yang engkau ingin bangun. Menjalin
hubungan dengan pahlawan-pahlawan Alkitab yang saudara rindukan. Hidup
bersama Yesus. Maukah engkau mengakui dosa-dosamu dan menyerahkan hatimu
kepada Yesus hari ini? Jika engkau mau, semua hal ini (dan lebih dari
yang engkau dapat bayangkan) akan menjadi milikmu kelak!)
- Pekan
depan: Kita memulaikan seri baru berjudul “Pembawa Pengharapan:
Misionari-misionari Besar Allah.”