<-- The Power of His Resurrection

Kuasa Kebangkitan-Nya
(Matius 27-28)
Yesus yang Ajaib: Pelajaran 11

Copr. 2008, Bruce N. Cameron, diterjemahkan oleh Debbie Jacobs. Semua referensi Alkitab dikutip dari Alkitab Terjemahan Baru ©1974 Lembaga Alkitab Indonesia, kecuali disebutkan lain. Saran jawaban terdapat di dalam tanda kurung. Pengajar diasumsikan menggunakan papan tulis atau alat peraga lainnya dalam membawakan pelajaran. Pelajaran ini dapat dilihat di http://www.GoBible.Org/indonesian.

Pendahuluan: Pernahkah saudara membawa kabar baik yang menjadi kabar amat buruk bagi orang lain? Jika saudara berada di tempat mereka, bagaimana reaksi saudara? Jika saudara memiliki kecerdasan emosi, kemungkinan saudara akan menahan kabar baik tersebut dan mengatakan sesuatu yang menghibur orang tersebut sewaktu mendengar kabar buruk tersebut. Pekan ini pelajaran kita adalah mengenai kebangkitan Yesus. Ini merupakan kabar istimewa bagi kita dan kabar yang sangat buruk bagi Setan dan malaikat-malaikatnya. Kita dapat bersorak dengan nyaring. Mengapa? Karena tujuan Setan adalah membunuh kita dan membiarkan kita mati. Dengan bangkitnya Yesus, kita tahu bahwa jika kita menerima Dia kita akan dibangkitkan bersama Dia selama-lamanya. Mari selami pelajaran kita dan temukan lebih banyak lagi kabar baik dan apa upaya yang pernah dilakukan untuk merahasiakan kabar tersebut!

  1. Menahan Yesus di dalam Kubur

    1. Baca Matius 27:57-58. Yesus baru saja disalibkan oleh orang Roma. Seberapa sulitkah bagi Yusuf orang Arimatea ini untuk meminta jenazah Yesus? Apakah hidupnya akan terancam?

    2. Baca Yohanes 19:38-39 dan Markus 15:43. Apa fakta lainnya yang diungkapkan oleh Yohanes dan Markus ihwal Jusuf? (Ia orang yang berani, kaya dan anggota Majelis Yahudi. Karena ia tidak dikenal sebagai pengikut Kristus, Ia bisa saja mengajukan permintaan kepada Pilatus dan Pilatus akan mengganggap hal tersebut sebagai permintaan “resmi.” Fakta bahwa ia ditemani Nikodemus, anggota Majelis lainnya yang sangat kaya, mungkin akan memperkuat kesimpulan Pilatus.)

    3. Baca Matius 27:59-61. Mengapa Yusuf menggulingkan sebuah batu di depan kubur tersebut? Apakah menurut saudara Yusuf berharap bahwa Yesus akan bangkit dari kematian? (Tindakannya ini tampaknya berlawanan dengan harapan seperti itu. Perhatikan bahwa batu itu ditempatkan sedemikian rupa sehingga Yusuf dapat menggulingkan batu itu seorang diri.)
      Baca Matius 27:62-64. Apakah ayat ini memberi kesan bahwa pemimpin orang Yahudi lebih memperhatikan apa yang Yesus katakan dibandingkan murid-muridNya sendiri?

      1. Menurut saudara bagaimana reaksi pemimpin-pemimpin Yahudi tersebut ketika mereka mengetahui bahwa anggota majelis Yusuf dari Arimatea dan Nikodemus telah mengambil jenazah Yesus dan menempatkannya di kubur Yusuf? (Dugaan saya bahwa hal ini membuat kekuatiran mereka bertambah. Mereka tidak mempercayai anggota majelis mereka. Siapa yang tahu apa yang ada di benak murid-murid ini? Ada kuasa dan pengaruh yang tak disangka-sangka di pihak para murid Yesus.)

      2. Hari apakah para pemimpin Yahudi ini mengajukan petisi mereka kepada pemerintahan dan merencanakan tindakan pencegahan atas kemungkinan adanya kecurangan? (Hari sesudah “Hari Persiapan” adalah hari Sabat! Orang-orang ini melanggar keyakinan agama mereka dengan mengajukan petisi kepada pemerintah pada hari Jumat malam (awal hari Sabat).)

    4. Baca Matius 27:65-66. Apa kira-kira alasan Pilatus untuk memberikan perintah ini? (Anggaplah Pilatus beranggapan bahwa kelompok Yusuf dan Nikodemus mengajukan permintaan resmi. Kini setelah para imam kepala datang menghadap ia menyadari bahwa bukan itu masalahnya. Ada yang ganjil yang menyebabkan ia mempercayai apa yang ditengarai imam kepala akan terjadi. Lagi pula, siapa yang ingin dihantui oleh orang yang baru saja menjalani hukuman mati yang engkau jatuhkan.)

  1. Gagal Menahan Yesus di dalam Kubur

    1. Hari apakah itu? (Minggu pagi.)

      1. Perhatikan kesetiaan perempuan-perempuan ini. Mereka berada di sana hari Jumat (Matius 27:61) dan kini dituliskan bahwa mereka berada di sana hari Minggu subuh.

    2. Baca Matius 28:2-3. Menurut saudara bagaimana mahluk-mahluk surga memutuskan siapa yang akan melakukan tugas ini? Jika saudara seorang malaikat, maukah saudara menawarkan diri?

      1. Menurut saudara bagaimanakah gempa bumi ini terjadi? Apakah malaikat ini bergerak dengan kecepatan paling tinggi yang bisa dicapai oleh malaikat dan tidak berhenti pada saat yang tepat sehingga menimbulkan gempa bumi? Pernahkah saudara merasakan naik pesawat yang kecepatannya melewati kecepatan suara? Menurut saudara apa yang akan terjadi jika saudara melampaui kecepatan cahaya? (Setahu saya teori manusia mengatakan hal itu mustahil.)

      2. Seorang malaikat duduk di atas batu tersebut. Mengapa? Apakah karena lelah sehabis ngebut dan menabrak batu demikian kerasnya? (Bayangkan betapa sakit hatinya surga melihat perlakuan yang diterima Yesus. Sungguh suatu kehormatan apabila terpilih untuk menggulingkan batu yang menutupi kuburan Yesus. Saya membayangkan malaikat tersebut duduk dengan penuh rasa kemenangan dan berkata “Siapa yang mau menantang saya?”)

        1. Apakah hanya manusia yang dikuatirkan oleh malaikat tersebut

    3. Baca Matius 28:4. Kesalahan apa yang diperbuat oleh imam kepala? (Mereka lebih menyimak apa yang Yesus ucapkan dibandingkan para murid Yesus, namun mereka tidak percaya bahwa Ia adalah Allah. Ibarat pertempuran menggunakan senapan, mereka malah mengandalkan pisau. Tentu saja pasukan musuh di pihak pemimpin Yahudi tidak akan sanggup menahan Yesus di dalam kubur. Setan pun tidak sanggup.)

    4. Baca Matius 28:5. Sikap apa yang diperlihatkan oleh malaikat tersebut kepada kedua Maria ini? (Inilah pelajaran bagi kita agar memilih untuk berada di pihak Allah. Sikap malaikat tersebut kepada perempuan-perempuan ini benar-benar menunjukkan kepedulian. Sikapnya terhadap pihak lain sepertinya menyatakan “maju kalau berani.”)

    5. Baca Matius 28:6-7. Orang-orang humas biasa mengingatkan tentang perlunya fokus pada satu topik. Perhatikan baik-baik perkataan malaikat ini. Topik khusus apa yang diangkat malaikat tersebut? (Pertama, malaikat tersebut mengingatkan mereka bahwa Yesus berjanji akan bangkit dari kematian. Kedua, malaikat tersebut menganjurkan mereka agar mereka melihat dari dekat dan mengetahui dari sumber pertama bahwa Yesus tidak berada di kubur yang tadinya mendapat pengawalan dan disegel. Ketiga, malaikat tersebut berjanji bahwa Yesus akan bertemu dengan murid-muridNya di suatu tempat tertentu. Ini semua membuktikan bahwa Yesus hidup!)

    6. Baca Matius 28:8-10. Mengapa Yesus menampakkan diri kepada perempuan-perempuan ini, bukannya langsung melaju ke surga? (Bandingkan Yohanes 20:17. Ini menunjukkan hatiNya yang penuh kasih kepada mereka. Inilah saat di mana emosi mereka bercampur-aduk (“takut dan dengan sukacita yang besar”), dan Yesus menemui mereka untuk menghibur dan meyakinkan mereka.)

      1. Satu soal yang dihadapi umat Kristen adalah dugaan bahwa cerita dan kesaksian ini semuanya dibuat-buat oleh gereja mula-mula. Bukti apa dari cerita ini yang menyanggah gagasan bahwa kisah ini rekaan semata? (The IVP Bible Background Commentary menyatakan bahwa dalam budaya mereka kesaksian kaum perempuan tidak ada nilainya. Kalau kisah ini rekaan maka Yesus akan menampakkan diri kepada Nikodemus atau Yusuf orang Arimatea – orang-orang yang kaya dan terkemuka yang kesaksiannya tentu saja akan lebih dipercayai.)

    7. Baca Matius 28:11-13. Bandingkan Matius 27:63. Siapakah yang menjadi penyesat? Seberapa besarkah konspirasi untuk menciptakan kabar bohong ini?

      1. Tempatkan diri saudara pada posisi salah satu imam kepala ini. Saat pertama kali saudara mendengar cerita ini dari para penjaga, apakah saudara akan beranggapan bahwa penjaga-penjaga tersebut jatuh tertidur dan murid-murid mencuri jenasah Yesus? (Tidak. Jika saudara beranggapan bahwa hal itu yang terjadi, maka saudara akan berupaya agar penjaga-penjaga tersebut dihukum mati karena melalaikan tugas. (Lihat Kisah 12:19) Saudara hanya akan membayar “sejumlah besar uang” kalau saudara beranggapan bahwa mereka menceritakan hal yang benar mengenai malaikat tersebut.)

      2. Jika saudara beranggapan mereka menceritakan hal yang sebenarnya – seorang malaikat membuka kubur dan Yesus hidup – mengapa saudara berupaya untuk menutupi cerita tersebut? Mengapa tidak bertobat? (Coba ingat-ingat kejadian manakala saudara melakukan sesuatu yang salah, saudara ingin merahasiakannya dan saudara benar-benar kalut karena mungkin hal itu akan terbongkar. Apa yang akan terjadi kepada saudara andai hal itu terbongkar? Kalikanlah perasaan saudara tersebut dengan berapa saja angka yang saudara pikir pantas jika saudara telah membunuh Allah-Mesias.)

        1. Alih-alih mengatakan bahwa jenasah tersebut dicuri, mengapa tidak menyangkal kalau jenasahnya hilang? (Karena perkaranya jelas – jenasahnya hilang.)

        2. Seberapa dapat dipercayakah cerita bahwa semua penjaga tertidur dan batu yang besar digulingkan serta jenasah Yesus diambil? Seberapa besarkah kemungkinan saudara bisa tertidur sementara batu tersebut dipindahkan? Bagaimana kita bisa tahu apa yang terjadi kalau kita semua (!) sedang tertidur

    8. Baca Matius 28:14-15. Apakah saudara akan menerima uang tersebut? Apa pilihan yang ada di hadapan para serdadu tersebut? (Saya lega karena tidak akan dihukum mati.)

    9. Baca Matius 28:16-17. “Beberapa orang ragu-ragu.” Apakah para imam kepala ragu-ragu? Mereka percaya bahwa Yesus sudah bangkit sampai-sampai mereka rela mengeluarkan “sejumlah besar uang.” Bagaimana bisa ada murid yang ragu-ragu?

      1. Mengapa Alkitab menuliskan keragu-raguan tersebut? (Inilah bukti yang lain bahwa kisah tersebut layak dipercaya. Jika saudara sementara menyebarkan kisah “anti peluru” maka tentu saja saudara tidak akan mengatakan bahwa beberapa pengikut Yesus sebenarnya ragu-ragu.)

  2. Kemenangan

    1. Baca Matius 28:18-20. Otoritas macam apa yang telah diberikan kepada Yesus?

      1. Otoritas macam apa yang telah diberikan kepada saudara dan saya? (Yesus yang berkuasa atas surga dan bumi, membebaskan kita dari maut. Tanggung jawab kita adalah membagikan kabar tersebut kepada orang lain.)

    2. Sobat, maukah engkau menerima tugas yang Yesus berikan dan melaksanakannya?

  3. Pekan depan: Pelayanan Keimamatan-Nya.