Melihat yang
Tidak Kelihatan
(Yohanes 14)
Api Tukang Pemurni Logam: Pelajaran 4
Copr.
2007, Bruce N. Cameron, diterjemahkan oleh Debbie Jacobs. Semua referensi
Alkitab dikutip dari Alkitab Terjemahan Baru ©1974 Lembaga Alkitab Indonesia,
kecuali disebutkan lain. Saran jawaban terdapat di dalam tanda kurung. Pengajar
diasumsikan menggunakan papan tulis atau alat peraga lainnya dalam membawakan
pelajaran. Pelajaran ini dapat dilihat di http://www.GoBible.Org/indonesian.
Pendahuluan:
Pernahkah saudara mengatakan, “Orang-orang yang hidup di zaman Perjanjian Lama
benar-benar lebih beruntung dari saya karena Allah berbicara langsung kepada
mereka.” Apakah ada saat-saat di mana saudara merasa bahwa iman saudara akan
terdongkrak naik kalau Allah berbicara langsung kepada saudara? Apakah saudara
menginginkan bukti yang kasat mata akan kehadiran Allah? Bagaimana sekiranya
saudara benar-benar melihat Allah? “Pasal iman” dalam kitab Ibrani (Ibrani 11) diawali
dengan “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari
segala sesuatu yang tidak kita lihat.” Iman sejati, ternyata, dibangun di atas
ketiadaan bukti yang kasat mata. Apakah ada cara untuk melihat yang tidak
kelihatan? Mari selami pelajaran kita dan pelajari lebih banyak lagi tentang
“Melihat yang Tidak Kelihatan!”
- Bagaimana
Caranya Melihat Bapa
- Baca
Yohanes 14:1. Yesus sedang berbicara kepada murid-muridNya pada “Jamuan
Malam Terakhir.” Mengapa mereka harus merasa gelisah? (Dalam pasal sebelumnya,
Yohanes 13, Yesus memberitahu bahwa Ia akan dikhianati oleh salah seorang
dari mereka dan Ia akan pergi menuju suatu tempat di mana mereka tidak
bisa ikut (setidaknya bukan sekarang). Yohanes 13:21,33.)
- Baca
Yohanes 14:1-3. Apakah terapi bagi kekuatiran para murid ini? (Percaya
kepada Yesus. Ia akan datang dan membawa mereka ke rumah BapaNya supaya
mereka semua akan tinggal bersama.)
- Baca
Yohanes 14:4-5. Thomas kuatir mereka akan mengambil arah yang salah dan
tertinggal. Mengapa ia harus kuatir? Bukankah Yesus berkata (Yoh 14:3)
bahwa Ia akan “datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku?” (Yesus juga
mengatakan bahwa mereka “tahu jalan ke situ” dan Tomas rupa-rupanya tidak
mau diam-diam saja menyimpan ketidak-tahuannya akan hal penting ini.)
- Baca
Yohanes 14:6-7. Apakah ini menjawab pertanyaan Tomas?
- Yesus
mengatakan bahwa Ia hendak pergi ke rumah BapaNya. Tomas menjawab “Kami
tidak tahu alamatnya – kami perlu alamat tersebut supaya kami dapat tiba
di sana.” Apakah Yesus memberikan alamat rumah BapaNya? (Ya. Dalam
Yohanes 14:6 Yesus berkata satu-satunya jalan menuju Bapa adalah
“melalui Aku.” Yesus mengajarkan bahwa jika mereka mengenal Yesus,
mereka mengenal Bapa. “Jalan” menuju rumah Bapa, jalan untuk mengenal
Bapa, ialah dengan mengenal Yesus.)
- Apa
pendapat saudara tentang jawaban yang Yesus berikan? Tomas menanyakan
alamat secara fisik: “Belok kiri di jalan Palem nomor 29, dan jalan terus
sampai bertemu saluran air. Rumahnya ada di sebelah kiri.” Apakah
jawaban seperti itu yang Yesus sampaikan kepada Tomas? (Kini kita mulai
paham apa itu “melihat yang tidak kelihatan.” Yesus itu ada secara
fisik (mereka bisa melihatNya), dan BapaNya memiliki lokasi fisik
(surga), tapi untuk bisa sampai ke sana secara fisik tidaklah seperti
halnya belok kiri di jalan Palem nomor 29.)
- Baca
Yohanes 14:8. Filipus menggabungkan diri dengan Tomas dengan mengajukan
pertanyaan ini. Ia ingin melihat Bapa. Namun, menurutnya permintaannya
lebih sederhana: “Engkau tidak perlu memberiku alamat sebenarnya dari
Bapa (tidak seperti Tomas), biarkan saja aku menemuinya dan itu saja
sudah cukup.” Apakah permintaan Filipus lebih sederhana?
- Baca
Yohanes 14:9-11. Sudahkah Filipus bertemu Bapa?
- Apakah
Yesus merasa terganggu dengan pertanyaan Filipus?
- Kembali
ke “melihat yang tidak kelihatan,” apakah Yesus sementara memperlihatkan
kepada mereka hal “yang tidak kelihatan?” (Yesus mengatakan bahwa jika
mereka “mengenal” Yesus, maka melihat Yesus itu sama dengan melihat
Bapa. Melihat Yesus itu sama dengan melihat Bapa yang tidak kelihatan.)
- Bagaimana
terjadinya hal tersebut? Yesus menyebut Bapa sebagai wujud yang
terpisah, namun Ia mengatakan bahwa melihat yang satu sama dengan
melihat semua. Bagaimana saudara menjelaskan hal ini? (Baca ulang
Yohanes 14:10-11. Yesus tidak sedang berbicara tentang gambar, Ia
sedang membicarakan sesuatu yang lebih besar. Allah menjadikan diriNya
dikenali di dalam Yesus. Allah menyatakan diriNya di dalam Yesus.)
- Seberapa
banyak yang dapat diceritakan oleh sebuah gambar mengenai seseorang?
Tunjukkan foto pacar saudara, suami saudara, istri saudara, anak-anak
saudara. Seberapa banyak yang bisa terungkap dari situ?
- Bagaimana jika saudara selama dua bulan tinggal dengan
seseorang yang mengenakan topeng? Bagaimana jika mereka menutupi
kepala mereka dengan kantong dan mengenakan sarung tangan sehingga
seluruh tubuh mereka tertutup? Seberapa banyak yang akan saudara
ketahui setelah tinggal dengan orang bertopeng tersebut
- Mengertikah saudara akan apa yang Yesus maksudkan tatkala Ia
berkata “Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal
Bapa-Ku?”
- Mendapatkan
Kuas dan Cat untuk Menggambar.
- Baca
Yohanes 14:12-14. Yesus mengatakan bahwa mereka berdua (Bapa dan Yesus)
satu adanya. Dengan demikian, Filipus telah melihat Bapa dan Tomas tahu
bagaimana cara menemui Bapa. Mengapa Yesus merujuk (ay. 11) mujizat
sebagai bukti perpautanNya? (Karena hanya Allah yang bisa melakukan
mujizat.)
- Dalam
konteks ini Yesus berkata “apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku
akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.” Ketika
Yesus mengatakan “apa juga yang kamu minta” apakah yang Ia maksudkan
adalah “apa saja?” Ingin mobil Mercedes? Minta saja! (Tema keseluruhan
dari rangkaian percakapan ini adalah hubungan antara Yesus dan Bapa.
Temanya “melihat Allah.” Hal ini membuat saya berpikir bahwa “apa saja”
berarti “apapun” yang meningkatkan pengenalan manusia akan Allah. Apapun
yang meningkatkan percaya kepada Allah. Sesungguhnya, kalimat tersebut
dilanjutkan dengan “supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.”)
- Baca
Yohanes 14:15. Bukankah tadi Yesus baru saja mengatakan bahwa kita dapat
“memberi perintah” kepadaNya – minta saja, dan keinginan kita akan Ia
laksanakan. Mengapa kini Ia berbicara tentang kita yang harus menuruti
perintahNya? (Ini merupakan bukti lebih lanjut dari teori saya: Yesus
tidak berkata “Aku akan memberimu apa saja.” Ia berkata bahwa jika kita
bekerja bersama-sama denganNya untuk memperkenalkan Kerajaan Allah, maka Ia
akan memberi apa saja yang kita minta untuk mengerjakan maksud tersebut.)
- Melukiskan
Gambar Allah
- Baca
Yohanes 14:16-17. Seperti apa kira-kira hubungan kita dengan Roh Kudus?
- Apakah
sama dengan hubungan antara Yesus dan Bapa? (Yesus mengemukakannya
dengan bahasa yang sama. Bandingkan Yohanes 14:10-11.)
- Mengapa
“dunia” tidak menerima Roh Kudus? (Karena dunia tidak melihatNya atau
mengenalNya.)
- Bukankah
ini masalah utama yang kita sedang bahas – melihat Allah? Beriman
kepada yang tidak kelihatan?
- Apa
solusi untuk mengatasi ketidaksanggupan dunia untuk melihat Roh Kudus?
(Perhatikan kesejajarannya! Yesus mengatakan kepada murid-muridNya
bahwa mereka telah melihat Bapa dan mengenal Bapa oleh melihat dan
mengenal Yesus. “Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku.” (Yoh 14:11) Yesus
kemudian berkata bahwa kita dapat memiliki hubungan yang sama dengan
Roh Kudus (“Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.” Yoh 14:17.)
Maksud dari hal ini adalah agar supaya dunia dapat melihat Allah.
Mereka melihat yang tidak kelihatan melalui saudara!)
- Baca
Yohanes 14:19-21. Kira-kira seperti apa hubungan kita dengan Yesus? (Ia
mengatakan hal yang sama tentang hubungan kita denganNya: “kamu di dalam
Aku dan Aku di dalam kamu.”)
- Mengapa
pembahasan tentang hubungan kita dengan Trinitas dan peran kita untuk
membuat yang tidak kelihatan itu menjadi kelihatan dikait-kaitkan dengan
petunjuk untuk memelihara dan mentaati perintah Allah? (Orang Kristen
yang diselamatkan oleh kasih karunia dan yang (karenanya) percaya bahwa
mereka tidak memiliki kewajiban untuk menuruti hukum benar-benar telah
salah kaprah! “Dunia” melihat Allah melalui saudara. Bagaimana mungkin
dunia bisa memperoleh gambaran yang jelas jika saudara tidak
mempedulikan aturan-aturan hidup yang Allah berikan? Sudah barang tentu
dunia akan melihat sesuatu, namun yang dilihat itu bukanlah Allah yang
tidak kelihatan.)
- Baca
Yohanes 14:22. Pertanyaan bagus! Mengapa Allah mengandalkan kita untuk
memberikan gambaran tentang Allah kepada dunia? (Baca Yohanes 14:23-24. Tak
pelak lagi kita merupakan “agen terdepan” yang bekerja dengan Roh Kudus
untuk membawakan gambaran tentang Allah kepada dunia. Allah akan
menyatakan diriNya kepada semua orang yang datang kepadaNya.)
- Tawaran
Bantuan
- Apakah
pemikiran tentang peran saudara dalam memperkenalkan Kerajaan Allah itu
merupakan sesuatu yang memberatkan? Apakah hal tersebut melampaui
kesanggupan saudara? Baca Yesaya 41:13. Apa tawaran yang Allah berikan
kepada kita?
- Baca
1 Petrus 5:7. Terapi apa yang Allah tawarkan untuk mengatasi rasa was-was
kita?
- Sobat,
sebagaimana halnya Yesus menyatakan BapaNya, demikian juga kita harus
menyatakan Trinitas. Ini bukanlah pekerjaan yang kita harus lakukan
dengan kekuatan sendiri. Yesus menyediakan Roh Kudus dan Ia menawarkan
tanganNya untuk memegang tangan kita. Pertanyaannya adalah, maukah engkau
mengerjakan tugas tersebut? Maukah engkau mempelajari Allah dan perintah-perintahNya
supaya engkau dapat melukiskan gambaran yang benar tentang Allah?
- Pekan
depan: Kehidupan yang Penuh Pujian