<-- Boaz and Ruth: Firm Foundations

Boas dan Rut: Landasan yang Kokoh

(Ruth 1-4)

Dalam Susah atau Senang: Pelajaran 7

 

Copr. 2007, Bruce N. Cameron, diterjemahkan oleh Debbie Jacobs. Semua referensi Alkitab dikutip dari Alkitab Terjemahan Baru ©1974 Lembaga Alkitab Indonesia, kecuali disebutkan lain. Saran jawaban terdapat di dalam tanda kurung. Pengajar diasumsikan menggunakan papan tulis atau alat peraga lainnya dalam membawakan pelajaran. Pelajaran ini dapat dilihat di http://www.GoBible.Org/indonesian.

Pendahuluan: Terkadang hidup ini terasa kejam. Dalam saat-saat seperti itu kita mempertanyakan di mana gerangan Allah berada? Mengapa Ia mengijinkan hal-hal mengerikan semacam ini terjadi kepada kita? Pekan ini kita akan menyaksikan perempuan-perempuan yang kehidupannya tercabik oleh kematian pasangan hidupnya. Apakah ada hasilnya jika tinggal setia kepada Allah? Apakah ketetapan hati dan kebulatan tekat ada faedahnya? Mari selami pelajaran kita dan temukan jawabnya!

  1. Bencana

    1. Baca Rut 1:1-5. Ini merupakan saat yang sangat tidak menyenangkan untuk dijalani. Tidak ada pemerintahan di Israel (Hakim-hakim 17:6), dan semua orang melakukan apa yang dikehendaki. Rupanya tidak ada hujan juga kala itu, jadi Elimelekh memutuskan untuk memboyong keluarga kecilnya ke negeri lain di mana ada makanan. Apa pendapat saudara tentang keputusan Elimelekh? (Keputusannya menempatkan perkara badaniah di atas perkara rohaniah. Israel memang tidak menuruti Allah sebagaimana yang seharusnya, namun bangsa Moab memiliki allah bernama Kemos.)

      1. Mahlon dan Kilyon menikahi perempuan Moab. Apa yang salah dengan hal ini? (Tidak secara khusus dilarang (Ulangan 7:1-3), namun hal itu bukanlah gagasan yang baik karena mereka menyembah ilah lain.)

      2. Apakah kepindahan mereka membuat situasi Naomi menjadi lebih baik? (Upaya sang suami untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya ternyata malah memperburuk keadaan.)

    2. Naomi mendengar bahwa masa paceklik di Israel sudah berakhir, maka ia memutuskan untuk pulang. Baca Rut 1:8-13. Perempuan macam apa Naomi ini? (Ia menyimpan perasaan getir terhadap Allah, namun ia tidak menunjukkan sikap mementingkan diri di hadapan menantu-menantunya. Menantu-menantunya ini telah menjadi istri yang baik bagi anak-anaknya dan ia kini mencarikan masa depan bagi mereka.)

    3. Baca Rut 1:14-15. Naomi meyakinkan Orpa mengenai arah terbaik bagi masa depannya, namun Rut memutuskan untuk tetap tinggal. Bagaimanakah keadaan rohani Naomi saat ini? (Ia sedang memberontak terhadap Allah. Menurut pendapatnya, Allah telah menyakitinya, bukannya menolongnya. Oleh karena itu ia menyarankan agar Orpa dan Rut untuk kembali kepada “bangsa dan allah” mereka.)

      1. Apakah Naomi memang selalu seperti ini – memberontak terhadap Allah? (Baca Rut 1:16-18. Keluarga Elimelekh membuat Rut bertobat dan mengabdi pada Allah yang benar. Sekalipun Rut telah kehilangan suami, ia tidak menunjukkan sikap memberontak seperti ini terhadap Allah. Gantinya, Rut menunjukkan karakternya yang kuat oleh mengabaikan “saran praktis” bagi masa depannya dan sebagai gantinya ia tetap setia kepada Naomi dan Allah Israel. Naomi tentunya mengimani sesuatu karena Rut menyebutkan “Allahmu.”)

  2. Berkat Allah atas Rut

    1. Baca Rut 2:1-4. Apa yang kita pelajari tentang Boas? (Ia seorang kerabat Elimelekh, terpandang di mata masyarakat, pemilik ladang dan petani. Ia seorang yang saleh dan memiliki hubungan yang baik dengan para pekerjanya.)

      1. Fakta lain apa yang kita pelajari tentang Rut? (Ia bukanlah pemalas.)

      2. Perhatikan bahwa Rut 2:3 menyebutkan “kebetulan ia berada di tanah milik Boas.” Sepertinya ini soal kebetulan semata. Begitukah yang saudara lihat? (Allah sedang menuntun langkah dari perempuan muda yang suka kerja keras ini!)

    2. Baca Rut 21:5-7. Mata Boas menangkap sosok Rut. Apa rekomendasi yang sang mandor sampaikan tentangnya? (Ia menyebutkan tiga hal penting. Pertama, ia memberitahu Boas bahwa perempuan itu seorang kerabat (atau setidaknya tinggal dengan salah satu dari kerabat Boas). Kedua, bahwa ia meminta ijin untuk “memungut” jelai (sesuatu yang menjadi haknya menurut Imamat 23:22). Ketiga, ia seorang pekerja keras.)

      1. Menurut saudara apakah Boas sudah pernah mendengar sebelumnya tentang “ perempuan Moab .. [yang] pulang bersama-sama dengan Naomi?” (Naomi memiliki kisah yang sangat sedih. Satu titik terang yang dimilikinya adalah perempuan muda dari Moab ini yang bukan saja meninggalkan negerinya sendiri untuk menolong Naomi, ia juga telah bertobat kepada Allah Israel. Orang banyak pastilah memiliki opini yang baik tentang Rut.)

    3. Baca Rut 2:8-10. Pertanyaan Rut sama dengan yang saya ingin ajukan, mengapa Boas berbuat baik kepadanya? Mengijinkannya memungut jelai – yang merupakan haknya – merupakan satu perkara. Lain perkara jika ia memberitahu Rut untuk memungut di ladangnya saja, menjanjikan lindungan pribadi, dan menjadikannya bagian dari “keluarga.” Mengapa? (Baca Rut 2:11-12. Ternyata dugaan saya tentang reputasi Rut benar. Pada benak Boas telah terbentuk opini yang tinggi tentang Rut, jadi manakala ia “kebetulan” muncul di ladangnya, Boas ingin sekali menolongnya.)

      1. Alih-alih berharap “dikaruniakan upahmu sepenuhnya oleh TUHAN” berlaku bagi Rut, mengapa Boas tidak berikan saja kepadanya upah tersebut?

    4. Baca Rut 2:13. Apa pendapat saudara tentang jawaban ini? Bagaimana jika ia mengatakan, “Betul. Saya telah berbuat banyak untuk Naomi! Pekerjaan memungut jelai ini sangat menyiksa. Bagaiama kalau engkau menolong saya lebih jauh? Saya patut ditolong. Engkau kaya, pasti sanggup melakukannya.”

    5. Baca Rut 2:14-16. Selain memberinya makan, menurut saudara apa yang Boas sedang upayakan bagi Rut? (Ia ingin Rut merasa diterima dan diterima oleh pekerja-pekerjanya. Ia tidak ingin Rut malu karena memungut jelai. Ia memandangnya sebagai seorang yang istimewa. Seseorang yang, jika situasinya berbeda, tidak akan memungut jelai.)

      1. Dalam menolong orang miskin, prinsip apa yang sejauh ini kita temukan dalam kisah ini? (Boas tidak semata-mata memberikan uang atau barang kepada Rut – sekalipun ia sanggup melakukan hal tersebut. Mengikuti rencana Allah soal memungut jelai, orang miskin haruslah bekerja untuk memperoleh makanan. Di lain sisi, Boas menyadari keadaan Rut yang kurang beruntung dan mengambil langkah untuk menjauhkan dia dari rasa malu, menjaga keamanannya, dan memudahkannya mengumpulkan makanannya.)
         
    6. Baca Rut 2:17-18. Apa ciri karakter yang kita temukan dalam diri Rut? (Kembali kita dapati bahwa ia seorang pekerja keras. Kita juga dapati bahwa ia seorang yang murah hati.)

  3. Boas dan Rut
    1. Baca Rut 2:19-20. Cerita kita ini mengemukakan fakta baru. Boas adalah “seorang yang wajib menebus kita.” Apa itu? (Coba baca beberapa ayat: Imamat 25:25, Imamat 25:47-49; dan, Ulangan 25:5-10. Keluarga sangatlah penting di israel. Gagasan tentang seorang anggota keluarga “menebus” seseorang yang mengalami masa-masa sulit dituliskan di dalam hukum. Bahkan diteruskan dalam “hukum Imamat” di mana saudara laki-laki dari orang yang telah meninggal akan menikahi jandanya agar memperoleh anak yang akan meneruskan nama orang yang telah meninggal. Rut dan Naomi tidak saja mengalami kesulitan keuangan, keduanya telah kehilangan suami.)

      1. Dalam menolong orang miskin, prinsip lain apa yang kita temukan dalam ayat-ayat ini? (Kewajiban primer terletak pada keluarga)

    2. Baca Rut 3:1-4. Ingatkah saudara akan argumen Naomi bahwa Rut seharusnya tinggal bersama bangsanya agar ia dapat memperoleh suami? Apa yang Naomi perbuat kini? Apakah ia sedang mengupayakan agar Rut merayu Boas? (Tidak. Naomi sedang melakukan “tugasnya” sebagai orangtua yang hendak mengusahakan sebuah perkawinan bagi Rut. Boas tidak berupaya untuk menikahi (menebus) Rut, jadi Naomi hendak mengupayakan agar sesuatu terjadi. Ia menyuruh sang gadis membersihkan diri dan merebahkan diri di sisi Boas saat ia tidur. Aroma parfum yang dikenakannya akan melayang dan terhirup oleh dengkuran Boas dan ia mungkin akan bermimpi tentang perkawinan. Manakala kakinya terasa dingin ia akan terbangun dan menemukan Rut – yang cantik dan wangi! Coba lihat bagaimana jadinya rencana ini!)

    3. Baca Rut 3:5-9. Coba kita banding-bandingkan sedikit apa yang tertulis. Naomi berkata pada Rut (Rut 3:4) bahwa saat Boas terbangun “ia akan memberitahukan kepadamu apa yang harus kaulakukan.” Siapa memberitahu siapa tentang apa yang harus dilakukan dalam Rut 3:9? (Rut memberitahu Boas bahwa ia ingin Boas menebus (menikahi)-nya! Cukup sudah menunggu-nunggu Boas untuk mengungkapkan gagasan ini.)

      1. Pelajaran apa yang wanita lajang dapat tarik mengenai perkawinan? (Dengarkan saran orangtua, kenakan baju yang bagus, badan bersih, harum semerbak dan jadilah agresif! Jika tidak demikian maka sang Boas akan terus mendengkur seumur hidupnya.)

      2. Apakah Rut dan Naomi bersikap agresif seperti ini tanpa dorongan apapun dari Boas?

    4. Rut kini telah “memasang” dirinya. Ia bisa ditolak, tidak saja sebagai istri, namun sebagai seorang pemungut jelai. Jika Boas tidak ingin menikahinya, ia mungkin tidak menginginkan kehadirannya yang akan senantiasa mengingatkan Boas akan apa yang Naomi anggap sebagai kewajiban Boas. Baca Rut 3:10-13. Rencana tersebut berhasil! Apakah gagasan ini pernah terlintas di benak Boas? (Ya! Ia telah memikirkan masalah mengenai adanya kerabat yang lebih dekat.)

      1. Apa yang harus dilakukan Boas untuk mengatasi masalah ini? (Boas harus melakukan sedikit “upaya hukum” untuk meluruskan segalanya.)

    5. Baca Rut 3:16-18. Bagaimana Naomi menafsirkan situasi tersebut? (Boas akan melakukan yang terbaik agar hal ini terlaksana.)

    6. Baca Rut 4:1-6. Berapa nilai yang saudara akan berikan kepada Boas sebagai negosiator? Apakah ia menyebutkan janda siapa yang melekat pada tanah tersebut? Yang mana yang logis?

    7. Baca Rut 4:9-10. Apakah ketentuan hukumnya telah terpenuhi? (Ya.)

    8. Baca Rut 4:13-16. Bagaimana Naomi berubah dari seorang perempuan yang bersungut terhadap Allah menjadi seorang nenek dari cucu yang kelak menjadi kakek dari Raja Daud? (Ini merupakan gabungan dari berbagai perkara. Keputusan untuk kembali kepada umat Allah. Loyalitas, komitmen dan kerja keras Rut. Hukum Allah. Tangan Allah yang menuntun Rut pergi ke ladang Boas. Kebaikan hati Boas. Semua perkara baik ini bekerja bersama-sama dan menghasilkan sesuatu yang teramat istimewa bagi Boas, Rut, Naomi (dan kini, Obed kecil.)

    9. Sobat, manakala engkau menaati aturan Allah, manakala engkau bekerja dengan keras dan cerdas, Allah akan mengingat dan memberkati engkau bahkan di saat-saat yang nampaknya sulit sekalipun.

  1. Pekan depan: Elkana dan Hana: Memenuhi Nazar.