<-- From Prison Cell to Palace

Dari Penjara ke Istana

(Kejadian 37-41)

Kejadian – Permulaan dan Kepemilikan: Pelajaran 12

 

Copr. 2006, Bruce N. Cameron. Semua referensi Alkitab dikutip dari Alkitab Terjemahan Baru ©1974 Lembaga Alkitab Indonesia, kecuali disebutkan lain. Saran jawaban terdapat di dalam tanda kurung. Pengajar diasumsikan menggunakan papan tulis atau alat peraga lainnya dalam membawakan pelajaran. Pelajaran ini dapat dilihat di http://www.GoBible.Org/indonesian.

 

Pendahuluan: Waktu berlalu, bapa Ishak meninggal lalu anaknya Yakub dan Esau mengebumikannya. Kedua putranya ini, yang kini telah berdamai, memutuskan bahwa harta benda mereka berdua terlalu banyak untuk tinggal di daerah yang sama. Esau pindah ke daerah pebukitan dan memperoleh kemakmuran di sana. Yakub tetap tinggal di Kanaan, negeri yang dijanjikan kepada Abraham, Ishak dan sekarang kepadanya. Mari lanjutkan hikayat bersambung yang terdapat dalam Kejadian!

  1. Yusuf dan Saudara-saudaranya
    1. Baca Kejadian 37:1-2. Perhatikan dengan anak-anak yang mana Yusuf bekerja. Menurut saudara bagaimana tampilan kehidupan mereka? (Mereka merupakan putra-putra dari isteri-isteri yang lebih ÒrendahÓ derajatnya. Lebih buruk lagi, kakak mereka, Ruben, tidur dengan salah satu dari ibu-ibu ini (Kejadian 35:22 – Bilha) dan Ishak mengetahui hal tersebut. Saya berkeyakinan bahwa dengan semua kecemburuan yang berkembang dalam keluarga ini, mereka merasa rendah diri.)

      1. Apa yang dilakukan oleh putra dari isteri yang disukai terhadap putra-putra yang Òtidak disukaiÓ ini?

      2. Mengapa fakta ini tertera dalam Alkitab? Bagaimana reaksi saudara jika saudara menjadi seorang anak yang Òtidak disukai?Ó

    2. Baca Kejadian 37:3-4. Sebelum ini kita telah membahas gagasan tentang orang-orang tua yang memiliki anak-anak favorit dan masalah yang timbul karena soal favorit. Mengapa Yakub menyukai Yusuf? (Alkitab menyebutkan karena ia lahir di masa tua Yakub. Saya merasa yakin bahwa status Rakhel ibunya yang disukai ada kaitannya juga dengan hal ini. Jubah tersebut biasa dimiliki oleh putra bangsawan.)

      1. Kehidupan yang bagaimana yang Yusuf alami karena jubah itu? (Mereka menjadi kasar terhadapnya.)

      2. Apakah Yakub berlaku bijaksana? (Tidak. Bukannya membantu Yusuf, ia membuatnya tersisih seperti kaum paria.)

    3. Baca Kejadian 37:5-9. Senangkah saudara pada Yusuf?

      1. Berapa banyak dari masalah yang dihadapi Yusuf diciptakan oleh Yusuf sendiri? (Bahwa Ayah lebih suka padanya sudah membuat keadaan cukup buruk. Lebih memburuk lagi karena Yusuf tidak memiliki akal sehat. Ia melaporkan hal-hal buruk yang dilakukan saudara-saudaranya dan sesumbar bahwa ia akan berkuasa atas mereka.)

      2. Menurut saudara bagaimana jawaban Yusuf atas pertanyaan dalam Kejadian 37:8? (Perhatikan ayatnya: bencilah mereka kepadanya karena mimpinya Òdan karena perkataannya itu.Ó)

    4. Baca Kejadian 37:10-11. Apakah Yakub merasa terhina oleh mimpi tersebut? (Ya, namun ia menganggap serius mimpi itu.)

      1. Siapa menurut saudara yang memberikan mimpi tersebut kepada Yususf?

        1. Jika saudara menjawab, ÒAllah,Ó pantaskah seseorang menyimpan sendiri pekabaran Allah?

        2. Jika tidak, apakah Allah menjadi bagian dari masalah popularitas Yusuf? (Roma 14, khususnya Roma 14:22-23, menyebutkan bahwa manakala terkait dengan hal-hal yang Òbisa menjadi perdebatanÓ kita tidak perlu memberitahukan kepada orang lain setiap kebenaran yang Allah singkapkan kepada kita. Kita perlu menggunakan akal sehat agar kita tidak menghina sesama umat Kristiani. Menurut saya ini salah satu kebenaran yang Paulus akan sampaikan kepada Yusuf untuk dijadikan pegangan.)

  1. Yusuf dan Pengkhianatan

    1. Baca Kejadian 37:12-14. Saat Yakub meminta Yusuf untuk Òbawalah kabar tentang itu kepadaku,Ó apakah menurut saudara ia mengutus Yusuf agar mendapatkan laporan tentang mutu pekerjaan saudara-saudaranya?

      1. Apakah situasinya serupa dengan situasi Kejadian 37:2?

      2. Jika Yakub mengetahui tentang masalah antara Yusuf dan kakak-kakaknya, mengapa ia mengirim Yusuf untuk melakukan tugas itu?

    2. Baca Kejadian 37:18-20. Ini adalah keluarga dari mana umat pilihan Allah akan bangkit. Orang-orang macam apakah mereka ini?

      1. Apakah penyebab langsung dari keputusan mereka untuk membunuh Yusuf? (Mimpi-mimpinya.)

      2. Menurut saudara apakah pertimbangan atas hak kesulungan ada kaitannya dengan hal ini?

    3. Baca Kejadian 37:21-22. Apakah saudara berharap agar Ruben yang turun tangan menghalangi? (Ada masalah serius dalam karakter Ruben. Dialah anak yang meniduri isteri ayahnya (Kejadian 35:22).

    4. Baca Kejadian 37:23-24. Mengapa mereka mengambil jubah Yusuf? (Jubah tersebut menjadi penanda yang membuatnya istimewa – dan kelihatannya mengungguli mereka.)

      1. Bisakah Yusuf bertahan hidup dalam sumur ini? (Tidak. Ia akhirnya akan mati.)

    5. Baca Kejadian 37:25-30. Berapa dari para kakak ini yang tidak setuju dengan upaya membunuh Yusuf? (Dua.)

      1. Alkitab menyebutkan dua nama yang tidak setuju dengan upaya membunuh Yusuf. Menurut saudara mengapa mereka mendapat pujian atas tindakan mereka? (Mereka seharusnya menentang apapun perbuatan merugikan yang diberlakukan terhadap Yusuf, namun oleh memelihara nyawanya mereka memelihara nyawa mereka di kemudian hari manakala bencana kelaparan datang.)

      2. Bagaimana perasaan saudara seandainya saudara adalah Yusuf dan saudara dibawa pergi sebagai budak meninggalkan rumah dan ayah saudara?

        1. Apa pendapat saudara soal mimpi saudara?

    6. Baca Kejadian 37:31-35. Ayat 35 menyebutkan bahwa semua anak Yakub menghiburkan dia. Menurut saudara apa dampaknya terhadap anak-anak yang telah menjualnya ke dalam perhambaan?

  1. Yusuf dan Potifar

1.    Baca Kejadian 39:1-6. Yusuf seorang budak, namun Allah besertanya. Kehidupan seperti apa yang dinikmati Yusuf pada titik ini? (Kemungkinannya hidup yang sangat menyenangkan mengingat ia bertanggung jawab atas segala sesuatu dalam rumah seorang yang penting.)

2.    Baca Kejadian 39:6-10. Lagi-lagi (ingat akan Rahel) Alkitab menggambarkan tubuh dan rupa dari salah satu karakter dalamnya. Mengapa Yusuf menolak untuk tidur dengan isteri tuannya? (Ia menyebutkan kepercayaan yang telah diletakkan tuannya ke atasnya, namun ia menekankan penolakannya dengan mendasarkan pada tuntutan Allah.)

1.    Mengapa Yusuf bahkan menolak untuk bersama perempuan tersebut? Ia tentu saja yakin akan dirinya sendiri! (Berada dekat dosa merupakan suatu gagasan buruk.)

3.    Baca Kejadian 39:11-15. Kalau isteri Potifar ingin tidur dengan Yusuf, mengapa ia melakukan hal ini? (Ia merasa ditolak dan dicemooh oleh seorang budak, sebagaimana yang direfleksikan dalam tuduhan Òmempermainkan kitaÓ yang ia ajukan.)

4.    Baca Kejadian 39:16-20. Keil and Delitzche Commentary on the Old Testament mengemukakan bahwa hukuman ini sangat ringan. Apa artinya? (Bahwa Potifar menyukai Yusuf dan tidak yakin akan tuduhan isterinya. Ketergantungan isteri Potifar terhadap jubah Yusuf dalam kisah yang diceritakan oleh perempuan itu menyatakan bahwa ia membutuhkan jubah tersebut guna nama baiknya.)

5.    Baca Kejadian 39:20-23. Perhatikan bahwa ayat-ayat ini berulang-ulang menyebutkan bahwa ÒTuhan menyertaiÓ Yusuf. Apakah demikian yang saudara lihat?

1.    Apakah demikian yang dilihat Yusuf?

2.    Apa akibat dari penurutan Yusuf? (Dari luar tampaknya penurutan membuatnya dijebloskan ke dalam penjara.)

3.    Menurut saudara, seberapa ÒamanÓ-kah tidur dengan isteri Potifar? Dengan mengesampingkan tuntutan Allah, tak diragukan lagi hal tersebut akan sangat berbahaya karena perempuan tersebut manja dan mungkin akan bosan dengannya – dan barangkali akan menyerahkannya. Pada saat itu, kemungkinan akan ada bukti lain dari perselingkuhan tersebut dan Potifar akan membunuhnya.)

  1. Yusuf dan Pemulihan Nama Baik

1.    Di dalam penjara Yusuf berkenalan dengan sepasang mantan pegawai istana Firaun. Mereka bermimpi dan Yusuf dengan tepat mengartikan mimpi mereka. Arti mimpi bagi seorang dari mereka adalah bahwa ia akan dikembalikan kepada posisinya semula. Baca Kejadian 40:14-15 untuk melihat apa yang diminta Yusuf kepada pegawai ini. Bagaimana saudara menggambarkan hal ini? Apakah upaya itu menunjukkan percaya pada Allah? (Saya rasa tidak ada yang salah dengan permintaan Yusuf. Permintaan tersebut tidak menunjukkan kurangnya percaya pada Allah.)

2.    Baca Kejadian 40:23. Seberapa besar saudara mengandalkan manusia untuk mengeluarkan saudara dari kesulitan?

3.    Baca Kejadian 41:1-3. Berapa lama lagi Yusuf merana dalam penjara? (Dua tahun! Ujian bagi imannya.)

4.    Baca Kejadian 41:14-16. Bagaimana iman Yusuf? (Tetap teguh. Ia memberi penghargaan kepada Allah.)

5.    Baca Kejadian 41:25-32. Keputusan apa yang harus Firaun ambil? (Akankan ia mempertaruhkan masa depan kerajaannya pada seorang asing yang baru saja ia seret keluar dari penjara?)

1.    Jika saudara berada di tempat Firaun, apa yang akan saudara perbuat?

6.    Baca Kejadian 41:33-36. Apa yang Yusuf lakukan? Ini bukanlah bagian dari mengartikan mimpi – ini adalah saran bagaimana menjalankan negara dari Òawak penjara!Ó

7.    Baca Kejadian 41:37-40. Saya menganggap ini sebagai keputusan mencengangkan dari Firaun. Atas dasar apa ia mengambil keputusan tersebut? (Yusuf memberikan penghargaan kepada Allah, bukan pada dirinya sendiri. Sebagai hasilnya, Firaun yakin ia menyerahkan pekerjaan tersebut kepada Allah, bukan kepada manusia/)

8.    Sobat, bagaimana dengan engkau? Ketika terjadi hal-hal buruk, apakah engkau tetap berpegang pada keyakinanmu akan Allah? Apakah engkau memberinya penghargaan atas segala hal baik dalam hidupmu?

  1. Pekan depan: Akhir dari Permulaan.