<-- 70 Weeks

70 Minggu

(Daniel 9:24-27, Ezra 4 & 7)

Injil, Pemeriksaan dan Penghakiman: Pelajaran 7

 

Copr. 2006, Bruce N. Cameron. Semua referensi Alkitab dikutip dari Alkitab Terjemahan Baru ©1974 Lembaga Alkitab Indonesia, kecuali disebutkan lain. Saran jawaban terdapat di dalam tanda kurung. Pengajar diasumsikan menggunakan papan tulis atau alat peraga lainnya dalam membawakan pelajaran. Pelajaran ini dapat dilihat di http://www.GoBible.Org/indonesian.

 

Pendahuluan: Pekan lalu, setelah mempelajari doa Daniel yang memohon agar bangsanya dikembalikan ke negeri mereka dan kaabah mereka dibangun kembali, kita dapati bahwa Gabriel segera datang memberi jawaban kepada Daniel. Sebuah jawabah yang datang langsung dari tahta Allah! Kita juga telah “mengintip” beberapa ayat untuk mengetahui apa yang Gabriel beritahukan kepada Daniel. Pekan ini kita akan membaca ulang ayat-ayat tersebut untuk kemudian kita coba pahami artinya. Mari kita mulai!

 

1.      Menafsirkan Penglihatan

1.      Baca Daniel 9:24. “Tujuh puluh kali tujuh” adalah istilah yang ganjil. Menurut saudara apa artinya “tujuh?” (Secara logika “tujuh” merujuk kepada seminggu. Ada tujuh hari dalam satu minggu. Dengan demikian, Gabriel sedang membicarakan tentang 70 minggu.)

1.      Berapa lamakah tujuh puluh minggu itu? (Tujuh puluh minggu itu kira-kira satu sepertiga tahun.)

2.      Baca Daniel 9:25. Menurut saudara siapakah "Seorang yang Diurapi” itu? (Lihat Kisah 10:37-38. Sebutan ini merujuk kepada Mesias – Yesus.)

1.      Dengan mempertimbangkan bahwa kerangka waktu yang dibicarakan adalah dari saat terbitnya dekret untuk membangun kembali Yerusalem hingga ke zaman Yesus, apa betul bahwa jangka waktu yang kita sedang bahas ini lamanya kira-kira setahun lebih? (Tidak. Sebagaimana halnya dengan yang tertulis dalam Daniel 8, 70 minggu ini simbolis semata (1 hari = 1 tahun). Dengan demikian, 70 kali 7 (490 hari) kemungkinan besar berarti 490 tahun. Kesimpulan ini menguatkan kesimpulan yang kita sudah tarik sebelumnya bahwa 2.300 hari yang disebut dalam Daniel 8:14 melambangkan 2.300 hari.)

3.      Perhatikan lagi Daniel 9:24-25. Apa yang terjadi selama 490 tahun ini? (Diberikan waktu pada orang Yahudi dan Yerusalem untuk “melenyapkan kefasikan, untuk mengakhiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan, untuk mendatangkan keadilan yang kekal.”)

1.      Bagaimanakah caranya orang Yahudi mengakhiri dosa dan mendatangkan keadilan yang kekal? (Mereka tidak bisa melakukannya. Ini menjadi bukti lebih lanjut bahwa “Seorang yang Diurapi” itu adalah Yesus. Yesus memberi jaminan bahwa dosa akan berakhir dan orang benar akan hidup kekal.)

2.      Dalam komentar Alkitabnya, Strong menyebutkan bahwa Daniel 9:24 menggunakan kata Ibrani “chathak” yang artinya “memotong.” Alkitab New International Version menerjemahkan kata ini menjadi “decreed [ditentukan/ditetapkan/diputuskan] sementara King James Version menerjemahkannya sebagai “determined [ditentukan/ditetapkan/diputuskan]. Masuk akalkah hal ini menurut saudara? (Perhatikan penerapannya dalam kalimat ini: Sang majikan “memotong” (cuts off) pembicaraan lebih lanjut saat ia memutuskan (menentukan/menetapkan) apa yang akan dilakukan. Ada sudut pandang lain, jadi cermati hal ini lebih dalam lagi. Karena Gabriel sedang menjelaskan kepada Daniel apa artinya nubuatan 2.300 hari (Daniel 8:14), maka selayaknya nubuatan “70 minggu” tersebut kita pahami sebagai bagian (“dipotong”) dari nubuatan 2.300 hari.)

4.      Baca Daniel 9:26. Apa arti “disingkirkan” bagi “Seorang yang Diurapi?” (Kedengarannya seperti kematian. Bandingkan Kejadian 9:11 dan nubuatan Yesaya 53:8 tentang Mesias. [Alkitab King James Version menggunakan kata “cut-off” dalam Daniel 9:26, Kejadian 9:11 dan Yesaya 53:8])

5.      Perhatikan lebih cermat lagi angka-angka yang kita lihat dalam Daniel 9:24-27. Berapa periode waktu yang saudara dapati? (Tiga. Jumlah seluruhnya 490 tahun (70x7) ditemukan dalam ayat 24. Penggalan pertamanya adalah 49 tahun (7x7) yang ditemukan dalam ayat 25. Penggalan kedua adalah 434 tahun (62x7) yang ditemukan dalam ayat 25-26. Penggalan terakhir adalah 7 tahun (1x7) yang ditemukan dalam ayat 27. Semua ini jika dijumlahkan hasilnya adalah 490 tahun atau tujuhpuluh kali “tujuh.”)

1.      Apa yang terjadi selama periode 49 tahun? (Tampaknya ini merujuk kepada pembangunan kembali Yerusalem.)

2.      Apa yang terjadi di akhir periode 483 tahun (49+434)? (Seorang yang Diurapi datang (Daniel 9:25). Walaupun ada tiga dekret untuk membangun kembali Yerusalem, hanya ada perbedaan kecil saja di antara berbagai komentar Alkitab dalam menyebutkan tanggal dimulainya pembangunan. The SDA Bible Commentary mematok tahun 458/457 SM sebagai tahun keluarnya dekret (Dekret Arthasasta. Lihat Ezra 7:1-26). Dengan tahun 457 SM sebagai awal, periode 483 tahun membawa kita pada tahun 27 TM – tahun Yesus di mana dibaptis dan memulai pelayananNya pada orang banyak.)

3.      Apa yang terjadi selama periode 7 tahun? (Daniel 9:26 mengatakan bahwa setelah 483 tahun Seorang yang Diurapi itu akan “disingkirkan” dan Daniel 9:27 mengatakan bahwa Seorang yang Diurapi itu akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan pada pertengahan dari “tujuh” masa. Jika kita lanjutkan garis waktu dari 457 SM sampai 27 TM, tambahan 3-4 tahun (pertengahan dari tujuh) akan membawa kita pada tahun 31 AD – tahun di mana Yesus disalibkan. Penjelasan Gabriel masuk akal karena dengan disalibnya Yesus maka tidak perlu lagi mengorbankan hewan dalam kaabah yang telah direkonstruksi di Yerusalem.)

1.      Bagaimana pemahaman saudara akan frasa (Daniel 9:27) “membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali “tujuh” masa? (Dalam Matius 21:43-45 Yesus meramalkan bahwa kerajaan Allah akan diambil dari pemuka Yahudi yang menolakNya dan diberikan kepada orang lain – termasuk orang bukan Yahudi sebagaimana yang kita bisa baca dalam buku Kisah. The SDA Bible Commentary menuliskan bahwa tahun 34 TM (7 tahun setelah tahun 27 TM) yang ditandai dengan pelemparan batu kepada Stefanus menjadi awal dari penyebaran injil kepada orang bukan Yahudi. Lihat Kisah 7 & 8.)

2.      Bagaimana pemahaman saudara akan Daniel 9:26 yang menyebutkan tentang pemusnahan “kota dan tempat kudus itu?” (Pada tahun 70 TM Roma menghancurkan Yerusalem dan kaabah yang telah direkonstruksi. Roma cocok sebagai penggambaran “raja” yang akan datang. Mazmur 79:1 meramalkan bahwa kaabah akan “dinajiskan” oleh orang-orang yang membuat Yerusalem menjadi timbunan puing – ini cocok dengan "kekejian yang akan datang membinasakan.”)

6.      Bagaimana perasaan saudara seandainya saudara adalah Daniel yang mendengar berita ini dari Gabriel? (Layaknya mendengar kabar baik, kemudian mendengar kabar mengerikan. Kaabah akan direkonstruksi dan kemudian kembali dihancurkan! Lebih buruk lagi, Mesias akan “disingkirkan” dan tak akan memiliki apapun! Aduuh!)

2.      Membangun Kenyataan

1.      Baca Ezra 7:1 dan Ezra 7:6-7. Apa yang kita ketahui tentang Ezra? (Ia seorang ahli Alkitab dan seorang pengajar.)

1.      Bagaimana hubungannya dengan raja Arthasasta? (Raja berkenan kepadanya karena sang raja memberi dia segala yang dimintanya.)

2.      Bagaimana hubungannya dengan Allah? (Allah juga berkenan kepadanya.)

2.      Baca Ezra 7:8. Menurut saudara apa yang Ezra telah mintakan dari Raja Arthasasta? (Pulang ke Yerusalem dan membangunnya kembali.)

3.      Baca Ezra 7:11-19. Menurut saudara apa yang dimaksud dalam ayat 19 saat disebutkan “perlengkapan-perlengkapan yang diserahkan kepadamu untuk ibadah di rumah Allahmu?” (Menurut saya barang-barang ini adalah perlengkapan ibadah di kaabah yang dulu dirampas oleh orang Babilonia ketika mereka menghancurkan kaabah. Sekarang perabotan kaabah tersebut dikembalikan.)

4.      Baca Ezra 7:20-23. Apakah ayat-ayat ini sejatinya mengatakan bahwa mereka sementara membangun kembali kaabah? (Tidak juga. Ayat 23 mengizinkan mereka untuk melaksanakan “dengan tekun untuk keperluan rumah Allah semesta langit,” “segala sesuatu yang berdasarkan perintah Allah semesta langit.” Sebuah komentar Alkitab (A Commentary, Critical and Explanatory, on the Old and New Testament) menyebutkan bahwa “pekerjaan itu terkait hanya kepada pembangunan kembali kaabah bukannya tembok-tembok” kota.)

5.      Baca Ezra 4:6-8 dan Ezra 4:11-12. Apa yang dikeluhkan? (Orang Yahudi sedang membangun tembok-tembok Yerusalem.)

6.      Baca Ezra 4:13-16. Apa argumen yang dilontarkan Rehum? (Bahwa jika bangsa Yahudi membangun tembok kota Yerusalem mereka akan memberontak, mempertahankan tempat itu dan tidak membayar pajak.)

7.      Mengapa di sini cenderung ditunjukkan bahwa dekret yang dikeluarkan oleh Arthasasta adalah untuk membangun kembali kaabah, bukannya tembok-tembok Yerusalem? (Di sini ditunjukkan bahwa bangsa Yahudi diberi wewenang untuk pulang dan membangun. Selanjutnya, ini menegaskan gagasan bahwa kewenangan mereka adalah membangun kembali kaabah, tempat kudus Allah, bukan membangun kembali tembok-tembok kota. Seolah-olah inilah yang Rehum sementara keluhkan kepada pihak yang berwewenang terkait dengan apa yang sedang terjadi dalam pekerjaan pembangunan kembali.)

1.      Apa yang ditunjukkan di sini mengenai ketepatan penglihatan Daniel? (Bahwa fase pertama dari apa yang dilihat Daniel dalam penglihatannya sedang digenapi.)

8.      Baca Ezra 4:17-21. Apakah Rehum menang?

1.      Apa tepatnya yang terjadi kemudian? (Baca Ezra 4:24. Pembangunan dihentikan. Oh ya, menurut Wiersbe’s Expository Outlines on the Old Testament, Darius yang disebut dalam Ezra 4:24 BUKANLAH Darius orang Media yang ditulis dalam Daniel 5, 6 dan 9.)

2.      Perhatikan apa sebenarnya yang terhenti. Apakah Rehum mengatakan hal yang sebenarnya? (Ezra 4:24 menyebutkan mereka menghentikan pekerjaan membangun kaabah. Jadi, tampaknya Rehum telah mengatakan bahwa mereka secara ilegal telah membangun kembali tembok-tembok kota agar dapat menghentikan pembangunan kembali kaabah.)

1.      Saat saudara sedang melakukan pekerjaan Allah, pernahkah orang-orang berbohong tentang saudara?

9.      Bagaimana perasaan saudara, ribuan tahun sesudahnya, ketika membaca penafsiran Gabriel tentang penglihatan itu? (Saya memperoleh bukti tambahan bahwa: a) Allah mengatur sejarah; b) Yesus adalah Mesias yang diramalkan; dan, kerena Yesus telah datang pada kali pertama sebagaimana telah dinubuatkan, c) Bahwa Allah akan menepati janjinya akan Kedatangan Yesus kali Kedua!)

10.  Tahun-tahun yang telah saya utarakan masih bisa diperdebatkan. Menurut saudara apakah ada bedanya? (Anggaplah tanggal tepatnya dari dekret untuk membangun kembali Yerusalem, pelayanan Yesus kepada orang banyak dan penyalibanNya masih bisa diperdebatkan. Menggeser sedikit tanggal-tanggal ini tidak akan merubah ketepatan yang luar biasa dari penglihatan Daniel. Gantinya terjebak perdebatan tentang tahun persisnya, kita dapat menaruh keyakinan pada gambaran besar dari waktu terjadinya dan ketepatan nubuatan 70 minggu yang mencengangkan ini.)

11.  Sobat, ada Allah yang mengetahui masa depan dan yang mengetahui masa depanmu. Maukah engkau dengan yakin melayaniNya?

3.      Pekan depan: Tahun 1844 Disederhanakan.