<-- Daniel 7

Daniel 7

(Daniel 7)

Injil, Pemeriksaan dan Penghakiman: Pelajaran 4

 

Copr. 2006, Bruce N. Cameron. Semua referensi Alkitab dikutip dari Alkitab Terjemahan Baru ©1974 Lembaga Alkitab Indonesia, kecuali disebutkan lain. Saran jawaban terdapat di dalam tanda kurung. Pengajar diasumsikan menggunakan papan tulis atau alat peraga lainnya dalam membawakan pelajaran. Pelajaran ini dapat dilihat di http://www.GoBible.Org/indonesian.

 

Pendahuluan: Pekan lalu kita mempelajari suatu mimpi menakjubkan yang diberikan pada Raja Nebukadnezar. Dalam pelajaran kita tentang Daniel minggu ini, ada mimpi lain namun diberikan langsung kepada Daniel. Sebagaimana Nebukadnezar pada pekan lalu, Daniel sangat gelisah akan mimpinya – terutama bagian tentang binatang buas yang menakutkan dengan gigi besinya yang besar. Mari masuki mimpinya dan siaga menghadapi bahaya!

 

1.      Mimpi Itu

1.      Baca Daniel 7:1. Mengapa Daniel menulis mimpinya? (Ia tidak ingin seperti Nebukadnezar yang lupa akan mimpinya! Serius, hal ini menyatakan dua hal kepada kita. Pertama, Daniel berpendapat bahwa mimpinya penting. Kedua, kita beroleh keyakinan akan ketepatan dan keakuratan mimpinya.)

2.      Baca Daniel 7:2-3. Bayangkan diri saudara berada dalam gambaran ini. Apakah saudara sedang berdiri di tengah badai? Menurut saudara apa artinya “empat angin dari langit” yang “mengguncangkan laut besar?” (Jika saudara sedang berada di atas perahu, segeralah putar haluan untuk kembali ke pantai! Kelihatannya ini adalah badai besar. Empat angin dari langit sepertinya adalah empat arah pada kompas.)

1.      Baca Wahyu 17:15. Pemahaman apa yang kita peroleh tentang arti laut? (Gambaran yang saya dapatkan dari Daniel 7:2-3 adalah bahwa bangsa-bangsa di dunia sedang mengalami kekacauan dan pergolakan, dan dari “lautan yang bergejolak” ini muncul empat binatang besar.)

3.      Baca Daniel 7:4-7. Sejauh ini apakah kita sudah pernah mempelajari sesuatu dalam kitab Daniel yang sedikit mirip dengan gambaran ini? (Ya. Pekan lalu, dalam Daniel 2 kita melihat lintasan sejarah yang dinubuatkan dalam mimpi tentang patung. Gambaran ini mewakili empat kerajaan besar: Babel, Media-Persia, Yunani dan Roma yang berturut-turut bangkit dan runtuh.)

4.      Mari kita baca sampai bagian akhir mimpi ini. Baca Daniel 7:8-14. Jika ini merupakan pernyataan sejarah dunia dan penghakiman terakhir, sebagaimana yang saya pikir, bagaimana perasaan saudara mengenai hal itu? (Sebagaimana dalam mimpi di Daniel 2, Allah melaksanakan penghakiman dan Allah beserta umatnya menang. Allah menang dalam sejarah manusia.)

1.      Apakah dua kegiatan Allah yang diungkapkan dalam mimpi ini? (Ayat 9-10 menunjukkan bahwa Allah melaksanakan penghakiman di surga dan ayat 11-14 menunjukkan pembinasaan kuasa-kuasa duniawi dan penobatan Yesus (“anak manusia”-Matius 17:22).)

2.      Kapan penghakiman tersebut dimulaikan? (Kelihatannya terjadi sebelum akhir zaman, saat “tanduk kecil” itu masih ada.)

2.      Arti Mimpi Itu

1.      Coba kita berhenti sejenak. Secara garis besar apa yang Daniel 2 (dari pekan lalu) dan Daniel 7 ajarkan kepada kita? (Allah berkuasa atas raja-raja, kerajaan dan lintasan sejarah. Ada pergumulan semesta antara kebaikan dan kejahatan. Akan datang penghakiman Allah. Sementara itu, Allah bermitra dengan manusia-manusia yang setia untuk menyingkap runtuhnya kejahatan di masa yang akan datang.)

2.      Baca Daniel 7:15-16. Bagaimana reaksi Daniel terhadap mimpinya dibanding reaksi saudara? Bagaimana perbandingannya dengan reaksi Nebukadnezar pekan lalu? Mimpi tersebut membuat Daniel gelisah. Ia ingin mengetahui apa arti mimpinya.)

1.      Menurut saudara mengapa Daniel gelisah?

2.      Siapa orang yang didekati Daniel dalam ayat 16? (Bagian terakhir dari mimpi Daniel adalah bagian di mana dia mengamat-amati apa yang sedang terjadi di surga. Dapat disimpulkan bahwa Daniel mendekati mahluk surgawi dan minta bantuan untuk menafsirkan mimpi tersebut.)

3.      Baca Daniel 7:17-18. Penafsiran ini datang langsung dari surga. Apa tafsiran dari keempat binatang tersebut? (Mereka ini adalah kekuasaan dunia yang bangkit berturut-turut. Karenanya, dengan jelas kita dapat lihat bahwa ini merupakan rangkaian yang sama dari kekuasaan dunia yang disingkapkan dalam Daniel 2: Babel, Media-Persia, Yunani, Roma.)

1.      Menurut saudara apakah Daniel memiliki gambaran umum yang sama soal arti mimpi tersebut?

1.      Jika ya, saya tanya kembali mengapa Daniel gelisah? (Tidak ada alasan bagi Daniel untuk digelisahkan oleh apa yang telah ia ketahui sejak masa mudanya (Daniel 2.) Sebaliknya, apa yang menggelisahkan Daniel, dan apa yang akan menyita sebagian besar dari waktu belajar kita, adalah informasi baru mengenai binatang yang keempat.)

4.      Baca Daniel 7:19-20. Apa yang berbeda dengan binatang keempat ini? (Salah satunya adalah menakutkan. Namun, semua binatang ini kelihatannya menakutkan bagi saya. Perbedaan utama adalah tanduk-tanduknya. Daniel 7:7 menyebutkan tentang berbedanya binatang tersebut dan secara khusus menyebutkan tanduk-tanduknya.)

1.      Apa yang istimewa dengan tanduk yang satu ini? (Sepertinya tanduk ini diidentifikasikan dengan seseorang. Perhatikan bahwa dengan tiga binatang yang pertama, Babel (Daniel 7:4) digambarkan dengan karakteristik “seperti manusia.” Karena kita telah pelajari bahwa Nebukadnezar adalah penguasa Babel yang paling menonjol, binatang ini sepertinya menunjuk kepadanya. Namun, binatang lainnya tampil sebagai kekuasaan dunia tanpa disertai identitas dari seseorang yang menonjol. Tanduk itu, sama halnya dengan Babel namun tidak sama dengan binatang lainnya, digambarkan dengan ciri-ciri “seperti manusia.”)

5.      Baca Daniel 7:21-22. Apalagi yang kita pelajari tentang tanduk kecil ini? (Bahwa tanduk itu menganiaya umat Kristen dan “mengalahkan” mereka. Kemenangannya atas orang-orang kudus berakhir oleh penghakiman Allah. Bandingkan Daniel 7:8-11)

6.      Baca Daniel 7:23-25. Sang penafsir surgawi mengatakan bahwa tanduk-tanduk itu adalah sepuluh raja. Bagaimanakah perbandingannya dengan patung dalam mimpi Nebukadnezar? (Cocok sekali. Tidak satupun kerajaan dunia yang dominan setelah Roma. Gantinya, Kerajaan Romawi berubah menjadi kaki dan jari-jari kaki (saudara mungkin memiliki sepuluh jari – seperti sepuluh tanduk) yang merupakan campuran dari besi dan tanah liat. Karenanya, kita lihat bahwa setelah kerajaan Romawi ada bangsa-bangsa yang lemah (tanah liat) dan yang kuat (besi), namuni tak satupun dari mereka yang memerintah dunia. Bandingkan Daniel 2:40-43.)

3.      Pemeriksaan terhadap “Tanduk Kecil”

1.      Kapan “tanduk kecil” yang nampak sebagai manusia ini bangkit? (Ia bangkit setelah kerajaan Romawi pecah menjadi sepuluh kerajaan. Daniel 7:24 berkata ia bangkit “sesudah” “sepuluh raja yang muncul dari kerajaan [Romawi] itu.”)

1.      Berapa lama “tanduk kecil ini” berkuasa? (Ada dua pernyataan terkait dengan waktu. Dalam kekuasaan sampai dengan saat penghakiman surgawi (Daniel 7:8-9, 26) dan dalam kekuasaan selama "satu masa, dua masa dan setengah masa.” Daniel 7:25)

2.      Sebuah ajaran populer menyebutkan bahwa “tanduk kecil” itu adalah Raja bangsa Seleucide yang bernama Antiokhus Ephiphanes yang memerintah selama sebelas tahun yakni tahun 175-164 S.M. Antiokhus berkuasa setelah kematian Alexander yang Agung di penghujung masa Kerajaan Yunani. (Lihat, Goldstein, Grafitti dalam buku Holy of Holies, hal. 39-42.)    

1.      Apakah Antiokhus Ephiphanes cocok dengan penggambaran tanduk kecil? (Tidak. Waktunya salah sama sekali. Antiokhus berkuasa sebelum, bukan sesudah, Kerajaan Romawi. The Treasury of Scripture Knowledge menceriterakan bahwa kesepuluh kerajaan tersebut, yang berasal dari terbaginya Kerajaan Romawi, berdiri antara tahun 356 sesudah masehi dan 526 sesudah masehi. Dengan demikian, Antiokhus terlalu cepat 500 tahun lebih untuk cocok dengan nubuatan ini. Sebagai tambahan, sebelas tahun masa berkuasanya sangatlah sulit untuk terulur sampai saat penghakiman terakhir.)

2.      Menurut Daniel 7:25 tanduk kecil ini berusaha untuk mengubah “waktu dan hukum.” Menurut saudara apa artinya hal itu? (Bandingkan Daniel 2:19-21. Mengubah saat dan waktu adalah hak istimewa (prerogatif) Allah. Jadi, tanduk ini dengan penganiayaaannya terhadap orang-orang kudus dan menggunakan hak prerogatif Allah, sepertinya adalah suatu kuasa yang tampak luarnya beragama yang mengaku memiliki kewenangan Allah.)

1.      Ketika saudara memikirkan suatu waktu yang Allah berlakukan sebagai hukum, apa yang muncul dalam benak saudara? (Yang muncul dalam benak saya adalah Keluaran 20:8-11 – perintah untuk menghormati hari Sabat.)

3.      Berdasarkan petunjuk yang sejauh ini ada, menurut saudara apa yang dilambangkan oleh “tanduk kecil” ini? (Para komentator saling silang pendapat mengenai hal ini. Namun saya yakin bukti-bukti dengan jelas menunjuk kepada Roma Kepausan yang bangkit setelah Roma Kekafiran terpecah. Ia berbeda dari raja-raja lainnya dalam hal pengakuan terhadap kekuasaan agamanya lebih besar daripada pengakuan terhadap otoritas sekulernya. Ia diidentifikasikan dengan seorang manusia – Roma Kepausan diidentifikasikan dengan Paus. Ada periode sangat memilukan selama Abad Pertengahan ketika Roma Kepausan menganiaya orang-orang yang tidak sependapat dengannya. (The Treasury of Scripture Knowledge; A Commentary, Critical and Explanatory, on the Old and New Testaments.) The New Bible Commentary sepertinya menunjuk kepada Roma Kepausan, tanpa secara khusus mengidetifikasinya. Saya ingin pembaca saya tahu bahwa beberapa dari kasus kebebasan beragama yang paling menonjol yang saya tangani adalah membela kaum Katolik. Saya suka dan kagum dengan pendirian teguh Gereja Katolik menentang aborsi dan kejahatan lainnya. Namun, saya harus simpulkan bahwa ayat-ayat ini menunjuk pada Roma Kepausan.) 

1.      Mungkinkah ayat-ayat ini menunjuk pada suatu kuasa yang lain? (Para pelajar Alkitab saling beda pendapat, namun Matthew Henry memiliki pemahaman yang sangat penting sehubungan dengan hal ini. Ia menunjukkan bahwa nubuatan kerap memiliki lebih dari satu penggenapan. Salah satu yang yang jadi pemikiran saya adalah Daniel 7:25-27 yang menggambarkan urutan kejadian di mana sang “tanduk kecil” dibinasakan dan orang-orang kudus memerintah. Ini memunculkan isu waktu (waktu akan dibahas setelah pelajaran ini). Barangkali merupakan suatu hal yang mungkin bahwa sementara Roma Kepausan merupakan suatu penggenapan dari nubuatan ini, akan ada “Raja Tanduk” lain yang akan menggenapi ramalan akan antikris yang akan hidup pada saat Kedatangan Yesus Kali Kedua.)

4.      Coba lihat apakah kita bisa menentukan waktu dari “tanduk kecil ini.” Daniel 7:25 menyebutkan “masa” dalam kaitannya dengan pemerintahan “tanduk kecil” itu. Apakah “masa” itu? (Agar lebih memahami hal ini, lihat Daniel 4:16 dan 25. Manakala kepada Nebukadnezar dikatakan bahwa “tujuh masa” akan berlalu, itu artinya tujuh tahun. Jadi, “satu masa, dua masa dan setengah masa” selayaknya merujuk kepada tiga setengah tahun.)

1.      Apakah 3,5 tahun ini harfiah atau simbolis? (Rujukan waktu yang kita punyai – “tanduk kecil” itu berkuasa hingga saat penghakiman – pastilah memerlukan lebih dari 3,5 tahun harfiah. The Treasury of Scripture Knowledge menunjukkan prinsip “tahun-hari” dari nubuatan. 3,5 tahun diterjemahkan sebagai 1.260 hari dan disimpulkan bahwa ini melambangkan 1.260 tahun.

1.      Pernahkan saudara melihat periode waktu 1.260 hari/tahun disebutkan di bagian lain dalam Alkitab? (Ya. Wahyu 11:3 dan 12:6 keduanya menyebutkan periode waktu yang sama ini. Wahyu 13:5 juga menyebutkan “empat puluh dua bulan” (sama dengan 1.260 hari).)

5.      Baca Daniel 7:26. Kegiatan apa yang akan terjadi pada akhir dari periode 1.260 tahun ini? (“Majelis Pengadilan akan duduk.” Sidang pengadilan dimulai. Ini merupakan sidang majelis pengadilan yang digambarkan lebih lengkap dalam Daniel 7:9-10.)

6.      Baca Daniel 7:27. Apa yang terjadi pada akhir sidang pengadilan? (Segenap kekuasaan dunia diserahkan kepada orang-orang kudus. Allah membawa “pemerintahan”-Nya “yang kekal.” Ini menunjuk kepada Kedatangan Yesus Kali Kedua!)

7.      Sobat, kita memiliki “peta waktu” yang membawa kita pada akhir dunia sebagaimana yang kita ketahui. Apakah engkau sepakat bahwa Allah yang memegang kendali? Maukah engkau memutuskan untuk menjadi bagian dari KerajaanNya?

4.      Pekan depan: Daniel 8.