<-- Principalities and Powers

Para Pemerintah dan Penguasa

(Ayub 1, Wahyu 12, Zakharia 3, Roma 3)

Injil, Pemeriksaan dan Penghakiman: Pelajaran 1

 

Copr. 2006, Bruce N. Cameron. Semua referensi Alkitab dikutip dari Alkitab Terjemahan Baru ©1974 Lembaga Alkitab Indonesia, kecuali disebutkan lain. Saran jawaban terdapat di dalam tanda kurung. Pengajar diasumsikan menggunakan papan tulis atau alat peraga lainnya dalam membawakan pelajaran. Pelajaran ini dapat dilihat di http://www.GoBible.Org/indonesian

 

Hal apa yang paling penting bagi saudara saat ini? Apa yang perlu saudara perbaiki atau lakukan pekan ini? Terkadang kita terlalu terjebak dalam dunia kecil kita sampai-sampai kita lupa akan fakta bahwa kita hidup dalam konteks yang lebih besar. Di sekeliling kita meluas pertikaian antara kebaikan dan kejahatan. Kita ini hanyalah roda penggerak yang kecil dalam bentangan rencana besar untuk mengalahkan kejahatan. Mari selami Alkitab kita dan pelajari lebih lanjut!

 

1.      Ayub dan Dewan

1.      Baca Ayub 1:1-3. Maukah saudara bertukar tempat dengan Ayub? (Untuk memutuskannya saudara perlu “memutakhirkan” wujud dari kekayaannya.)

1.      Orang seperti apakah Ayub itu?

2.      Seperti apa dia dalam hal rohani?

3.      Seperti apa dia dalam hal materi?

4.      Bagaimanakah keadaannya dibanding rekan-rekannya?

2.      Baca Ayub 1:4-5. Ayah seperti apakah Ayub itu?

1.      Apa yang menjadi kepedulian terbesarnya terkait dengan anak-anaknya?

3.      Apakah saudara menyukai dan mengagumi Ayub?

4.      Adegan dalam cerita kita tiba-tiba berganti. Baca Ayub 1:6-7. Pertemuan seperti apakah ini?

1.      Menurut saudara di mana pertemuan ini berlangsung? (Karena Setan mengatakan “dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi,” sepertinya tidaklah mungkin pertemuan ini terjadi di bumi. Perhatikan bahwa kelompok tersebut datang untuk “menghadap TUHAN.” Dengan demikian surgalah yang mungkin menjadi tempat pertemuan.)

2.      Coba tengok sekelumit latar belakang agar lebih memahami pertemuan dewan ini. Baca Wahyu 12:7-9. Masa lalu macam apa yang dimiliki Allah dan Setan? (Dahulu keadaan di surga menjadi demikian buruk dan perang pun meletus. Terjadi bentrokan antara tentara Allah dan tentara Setan, dan kemenangan ada di pihak Allah. Setan dan tentara malaikatnya dibuang ke bumi.)

3.      Bukankah jika Setan dibuang ke bumi, maka hal itu membuktikan bahwa pertemuan yang digambarkan dalam buku Ayub itu berlangsung di bumi? (Baca Wahyu 12:10. Ayat ini menjadikan jelas bahwa ada suatu periode waktu setelah dosa masuk ke dunia kita di mana Setan memiliki akses terbuka menuju surga dan dia menjadi pendakwa manusia di hadapan Allah.)

5.      Baca Ayub 1:8-11. Apa yang Setan lakukan terhadap Ayub? (Sebagaimana digambarkan dalam Wahyu 12, Setan mendakwa Ayub di hadapan Allah. Allah memuji Ayub dan Setan menyerangnya. Berdasarkan semua yang kita telah baca, menurut hemat saya pertemuan dewan yang dituliskan dalam buku Ayub ini berlangsung di surga.)

2.      Anda dan Pertikaian itu

1.      Jika seorang yang “sempurna” (Ayub 1:1 “saleh dan jujur”) menjadi sasaran serangan Setan, bagaimana dengan saudara? Menurut saudara apa yang Setan katakan tentang saudara?

2.      Wahyu 12:12. Apa pekerjaan Setan sekarang ini sebagaimana dikemukakan dalam ayat ini?

3.      Baca Zakharia 3:1-4. Benarkah tuduhan Setan terhadap Yosua? (Ya. Ia “mengenakan pakaian yang kotor.”)

1.      Jika tuduhan Setan terhadap Yosua benar adanya, akankah tuduhan terhadap saudara juga benar? (Pengidentifikasian Yosua sebagai “imam besar” yang “berdiri” di hadapan Allah (lihat Ulangan 10:8) mengingatkan kita akan gambaran imam besar yang mewakili orang-orang pada Hari Raya Pendamaian – hari di mana dosa-dosa diangkut dari perkemahan umat Allah. (Lihat Imamat 16:2-34.) Menurut saya dialog ini secara simbolis adalah tentang saudara – Yosua mewakili saudara.)

2.      Upaya tanding apa yang bisa kita lihat dalam contoh Yosua ini? (Setan mendakwa kita dan Allah berdiri membela kita.)

1.      Tatkala seorang anggota gereja menuduh anggota lainnya sebagai orang berdosa, apakah ini merupakan upaya Setan?

1.      Bagaimana halnya dengan 1 Korintus 5:1-2?

3.      Manakala Yosua disebut “puntung yang telah ditarik dari api,” unsur apa dari keadaan kita yang disoroti oleh pernyataan itu? (Kita ini telah hilang – menuju api kematian. Yesus “menarik” kita dari takdir tersebut.)

4.      Apa yang dilakukan Yosua agar luput dari dakwaan Setan? (Ia berada pada “tempat yang tepat.” Namun, Zakharia 3:4 dengan jelas menyatakan, “aku telah menjauhkan kesalahanmu.” Yesus mengambil pakaian yang kotor dari Yosua dan memberinya “pakaian pesta.”)

4.      Baca Ibrani 2:14-18. Tadi kita telah membaca tentang keadaan Imam Besar Yosua. Imam besar yang mana yang kita sedang baca di sini? (Yesus. Apakah saudara melihat transisinya? Setan mendakwa Yosua akan dosanya – dan Allah turun tangan untuk menyelamatkannya. Ayat ini menunjukkan bahwa kita memiliki Imam Besar yang lebih baik dalam diri Yesus. (Lihat Ibrani 8.) Yesus merupakan Imam Besar yang, alih-alih didakwa, menghardik Setan yang (berhak) mendakwa kita atas dosa-dosa kita.)

3.      Keselamatan dan Pergumulan

1.      Roma 3:21-22. Hal penting apa yang kita perlukan agar diluputkan Allah dari dakwaan Setan? (Iman dalam Yesus.)
 

1.      Apa yang ayat 22 maksudkan ketika mengatakan, “Tidak ada perbedaan?” (Lanjutkan membaca Roma 3:23-24. Kita semua adalah orang berdosa dan kita semua dibenarkan oleh kasih karunia semata.)

2.      Baca Roma 3:25-26. Apa yang Allah pertaruhkan dalam pertempuran ini? Mengapa Yesus harus mati ganti kita? (Allah menunjukkan pada kita bahwa Ia adil.)

1.      Sekarang ini saya sementara membaca sebuah buku di mana disebutkan bahwa salah satu tokohnya tidak lagi mempercayai Allah karena ia pikir Allah tidak adil. Apakah iman kita dalam Yesus (Roma 3:22) berarti percaya pada keadilanNya?

1.      Seberapa besarkah isu “keadilan Allah” dalam pergumulan antara kebaikan dan kejahatan?

2.      Apakah Setan sedang berdalih tentang keadilan saat ia mendakwa kita?

3.      Pertikaian ini terus berlangsung. Kita telah melihat bahwa Setan adalah pendakwa kita, ia berada di bumi, dalam marah dan geram. Apakah Setan sedang “sekarat” – dengan susah payah beringsut?.

1.      Secara keseluruhan, bagaimana Setan melakukan pekerjaannya? (Baca 1 Yohanes 5:19. Yesus telah menyediakan jalan bagi kita agar ditarik dari api dan dibenarkan di hadapan Allah. Namun, tidak berarti bahwa pertempuran telah usai. Yohanes mengatakan “seluruh dunia” berada di bawah kendali Setan. Pertempuran antara kebaikan dan kejahatan masih menggila.)

4.      Sobat, bagaimana dengan engkau? Apakah engkau sementara memperhatikan pertarungan antara kebaikan dan kejahatan? Di mana engkau berdiri dalam pertempuran ini? Sudahkah engkau memilih untuk menerima pengorbanan Yesus ganti engkau? Sudahkah engkau menjadikanNya Imam Besar-mu? Percayakah engkau bahwa Ia adil?

4.      Pekan depan: Penghakiman Harus Dimulai.