<-- The Promise of the Holy Spirit

Janji tentang Roh Kudus
(Yoel 2, Matius 3, Kisah 1)
Roh Kudus: Pelajaran 4

 

Copr. 2006, Bruce N. Cameron. Semua referensi Alkitab dikutip dari Alkitab Terjemahan Baru Ó1974 Lembaga Alkitab Indonesia, kecuali disebutkan lain. Saran jawaban terdapat di dalam tanda kurung. Pengajar diasumsikan menggunakan papan tulis atau alat peraga lainnya dalam membawakan pelajaran. Pelajaran ini dapat dilihat di http://www.GoBible.Org/indonesian

 

Pendahuluan: Pernahkah kepada saudara dijanjikan sesuatu yang benar-benar saudara dambakan? Kenaikan pangkat? Uang? Perkawinan? Mobil baru? Liburan? Bagaimana rasanya menanti-nantikan pemberian tersebut? Saya tidak tahu bagaimana saudara menyikapinya, namun saya memperoleh kesenangan yang luar biasa dari penantian tersebut. Saya akui, terkadang penantiannya jadi sama baiknya dengan pemberian itu sendiri – mungkin lebih baik! Terkadang saya dapati bahwa saya sedang mengharapkan pemberian yang tidak tepat! Minggu ini pelajaran kita adalah tentang menanti-nantikan kuasa Allah sepenuhnya dalam hidup kita. Mari segera mulaikan pelajaran kita dan temukan arti pemberian tersebut!

 

1.      Pencurahan

1.      Baca Yoel 2:28. Ayat tersebut diawali dengan “Kemudian.” Apa artinya? (Arti mendasarnya, “bukan sekarang.”)

1.      Mari kita melompat ke Yoel 2:31. Apakah “hari Tuhan yang hebat dan dahsyat” itu? (Ini merujuk pada Kedatangan Yesus yang Kedua.)

2.      Tengok kembali Yoel 2:28. Secara garis besar kita ketahui bahwa waktu yang dimaksud “bukan sekarang,” namun sebelum Kedatangan Kedua. Bagaimana hubungannya dengan saat di mana kita sedang hidup sekarang? Apakah kita sedang hidup dalam periode yang digambarkan oleh Yoel? (Ya. Baca Kisah 2:14-16. Saat yang dimaksud adalah Pentakosta dan Petrus berkata bahwa pencurahan Roh Kudus atas murid-murid adalah penggenapan nubuat Yoel. Kita tunda sampai minggu depan untuk belajar tentang Pentakosta. Namun, intinya adalah bahwa kita sementara hidup dalam periode yang terletak di antara Pentakosta dan Kedatangan Kedua.)

3.      Pelajaran apa yang saudara dapatkan dalam Yoel 2:28 soal siapa yang akan dipenuhi Roh Kudus? (Semua orang menerima karunia Roh Kudus: tua dan muda, laki-laki dan perempuan.)

1.      Pemberian macam apa? (Nubuat, mimpi dan penglihatan.)

4.      Baca Yoel 2:29. Mengapa Yoel menekankan bahwa Roh Kudus akan diberikan pada “laki-laki dan perempuan?” (Peran perempuan dalam jemaat masih menjadi kontroversi. Ayat ini mengatakan bahwa Roh Kudus akan mencurahkan kuasaNya pada kaum perempuan. Orang-orang yang berpendapat bahwa kaum perempuan tidak dapat digunakah sepenuhnya oleh Allah haruslah berhenti sejenak dan menanyakan pada diri sendiri apakah mereka sendiri sedang bekerja untuk Tuhan pada zaman akhir. Ini layak menjadi bahan pemikiran.)

1.      Mengapa Yoel 2:29 menyebutkan “hamba-hamba?” (The Bible Knowledge Commentary mengatakan bahwa Yoel 2:29 lebih tepat diterjemahkan, “dan bahkan ke atas hamba-hamba laki-laki dan perempuan.” Ini berarti bahwa Allah akan menggunakan semua usia, semua jenis kelamin dan semua kelas sosial sebagai alat bagi kuasaNya.)

1.      Termasuk saudara?

5.      Kita lanjutkan nubuatan ini. Baca Yoel 2:30-31. Sudahkah “mujizat-mujizat” ini terjadi? (Pastinya hal-hal ini telah terjadi di beberapa tempat. Banyak pembaca yang ingat bahwa kejadian-kejadian ini dilaporkan telah terjadi di daerah New England di Amerika Serikat kira-kira 100 tahun yang lampau. Bahwa hal tersebut dapat merupakan bagian dari “mujizat-mujizat” yang disebutkan dalam nubuatan ini, saya yakin orang-orang Amerika pun tidak percaya bahwa hanya itu yang ada dalam benak Allah ketika Ia menurunkan nubuatan ini kepada Yoel! Menurut saya, ini adalah peristiwa-peristiwa yang kelak akan terjadi di seluruh dunia, atau peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam waktu hampir bersamaan di banyak tempat di dunia yang menyebabkan orang-orang yang mengetahui nubuat ini menjadi waspada.)

2.      Baptisan

1.      Baca Matius 3:11-12. Yohanes Pembaptis yang berbicara. Siapa yang sedang ia gambarkan? (Secara gamblang ayat dalam pasal ini menuliskan bahwa Yohanes sedang menggambarkan Yesus. Lihat juga Yohanes 1:32-36.)

1.      Menurut Matius 3:11-12, apa yang akan Yesus lakukan? (Membaptis dengan Roh Kudus dan api. Mengumpul gandum dan membakar jerami.)

1.      Apakah ini merupakan nubuatan yang jitu? Terbukti kebenarannya?

2.      Baca Yohanes 4:1-2. Bagaimana saudara menjelaskan ayat ini dalam terang nubuatan Yohanes Pembaptis? Dikatakan bahwa Yesus tidak membaptis.

3.      Baca Yohanes 16:7-8. Bagaimana saudara menjelaskan ayat ini dalam terang nubuatan Yohanes Pembaptis? Dikatakan bahwa Yesus harus pergi sebelum Roh Kudus itu datang.

1.      Yohanes Pembaptis meramalkan bahwa Yesus akan membaptis orang-orang dengan Roh Kudus, namun ternyata Yesus tidak membaptis dan Ia harus pergi sebelum Roh Kudus bisa datang.  Apakah Pembaptis keliru semata?

2.      Tengok kembali Matius 3:11-12. Benarkah kata-kata Yohanes Pembaptis soal Yesus membakar jerami? (Yohanes Pembaptis melukiskan gambaran tentang Yesus yang dalam beberapa tingkatan benar adanya. Pertama, kita berpikir tentang air dan api sebagai alat pembersih. Kematian Yesus menyebabkan baptisan kita memiliki arti. Kita turun ke dalam “kubur air” untuk memperingati Yesus yang turun ke dalam kubur, dan kita keluar dari air untuk merayakan kebangkitan Yesus. (Lihat Roma 6:3-4) Karenanya, Yesus adalah “pembaptis” yang sesungguhnya. Kedua, Yesus membersihkan kita dengan darahNya yang diserahkan sebagai korban ganti kita. (Ibrani 9:14). Ketiga, saat Yesus datang kembali Ia akan memisahkan orang-orang benar dari orang-orang jahat dan membersihkan dunia dengan api. (Wahyu 20:9-10) Terakhir, tak satupun dari hal ini akan terjadi, tidak ada yang bisa dilakukan oleh Roh Kudus, jika Yesus tidak menang atas dosa di kayu salib.)

1.      Coba kita pertemukan hal ini dengan bahasan tentang waktu di mana Roh Kudus dikaruniakan. Apa yang terkandung dalam rangkaian pertanyaan saya tadi dalam hal waktu di mana Roh Kudus dikaruniakan? (Pekerjaan besar Roh Kudus pada manusia terjadi setelah kebangkitan Yesus dan sebelum Kedatangan Kedua. Dengan kata lain, waktu di mana kita sedang hidup sekarang ini!)    

3.      Baca Yohanes 7:37-39. Kembali kita melihat gambaran Yesus dan air. Bagaimana caranya kita memperoleh air yang Yesus janjikan yang memurnikan dan memberi hidup? (Melalui Roh Kudus.)

1.      Apa yang dikatakan ayat ini soal waktu di mana Roh Kudus dikaruniakan? (Ayat tersebut mengatakan bahwa pemberian ini tiba setelah Yesus “dimuliakan” – setelah Yesus dibangkitkan dari kematian. Lagi-lagi, kita dapati bahwa sekaranglah waktunya!)

3.      Janji itu

1.      Baca Yohanes 14:25-27. Kita telah berulang-ulang menetapkan bahwa kita sementara hidup pada masa di mana Roh Kudus dijanjikan. Tepatnya, apa arti janji tersebut menurut ayat ini? Bagaimana Roh Kudus bekerja dalam hidup kita? (Saya tidak tahu bagaimana dengan saudara, namun saat saya memikirkan Roh Kudus, saya berpikir tentang sebuah ledakan – ledakan kuasa dan mujizat. Sepertinya di sini Yesus mengatakan hal sebaliknya. Roh Kudus akan membawa damai ke dalam hidup kita. Ia akan melakukan hal tersebut dengan mengingatkan kita akan apa yang Yesus ajarkan dan menolong agar kita memahami ajaran-ajaran tersebut. Dapatlah dimengerti bila Roh Kudus disebut sebagai “Penghibur” dalam ayat ini.)

2.      Baca Kisah 1:4-5. Apa artinya dibaptiskan oleh Roh Kudus? Apa yang Yesus janjikan kepada murid-muridNya?

3.      Baca Kisah 1:6. Apa yang murid-murid ingin agar Yesus janjikan pada mereka?

1.      Apa menurut saudara mereka mengaitkan Roh Kudus dan status mereka sebagai penguasa-penguasa dunia? (Ini mengingatkan saya akan sikap saya: “Berikanlah Roh Kudus pada saya supaya jemaat saya dapat menjungkir-balikkan kota (negara, negeri) ini. Biarlah semua mata tertuju ke sini.”)

4.      Baca Kisah 1:7-8. Bagaimana Yesus menjawab permintaan akan kuasa pribadi ini?

1.      Jika murid-murid tahu apa yang akan terjadi pada mereka selama sisa hidup mereka, akan kecewa kah mereka? (Ya! Mereka tidak pernah menjadi penguasa. Mereka dianiaya oleh penguasa. Mereka menjadi korban dari kuasa yang dipunyai oleh penguasa dunia.)

2.      Apa Yesus menepati janjiNya? (Kisah 1:8 menjanjikan bahwa kuasa Roh Kudus akan datang untuk membantu mereka menjadi saksi atas hidup dan ajaran yesus. Yesus melakukan tepat seperti apa yang Ia janjikan.)

5.      Sobat, engkau sementara hidup di masa di mana Roh Kudus dijanjikan. Sudahkan engkau siap menerima kuasa itu untuk mengerti dan mengingat firman Allah? Sudahkah engkau meminta kuasa itu untuk bersaksi kepada orang lain? Sudahkah engkau mengundang Roh Kudus masuk ke dalam hidupmu agar engkau memperoleh damai? Atau, adakah engkau mencari tanda dan mujizat yang membawa kemuliaan pada dirimu?

4.      Janji Itu Digenapi