Yesus
dan Roh Kudus
(Lukas 1 & 4, Yohanes 14)
Roh Kudus: Pelajaran 3
Copr. 2006, Bruce N. Cameron. Semua referensi Alkitab dikutip dari Alkitab Terjemahan Baru Ó1974 Lembaga Alkitab Indonesia, kecuali disebutkan lain. Saran jawaban terdapat di dalam tanda kurung. Pengajar diasumsikan menggunakan papan tulis atau alat peraga lainnya dalam membawakan pelajaran. Pelajaran ini dapat dilihat di http://www.GoBible.Org/indonesian
Pendahuluan: Jika saya menanyakan apakah saudara ingin lebih pintar, lebih arif, lebih kuat, dan secara umum lebih berkuasa, apa komentar saudara? Pelajaran minggu ini akan membuka mata kita untuk menyaksikan kuasa besar yang dulu Yesus miliki ketika Ia hidup di dunia!
1.
Roh Kudus dan Pembuahan
1.
Baca Lukas 1:26-28. Apa
yang kita ketahui tentang Maria? (Tuhan besertanya, ia sangat disayangi Allah
dan ia sudah bertunangan. Sekalipun tinggal di kota yang memiliki reputasi
buruk, Ia dapat menjaga kesucian dirinya.)
1.
Senangkah saudara jika
seorang malaikat datang dan mengucapkan kata-kata seperti itu kepada saudara?
2.
Baca Lukas 1:29. Apa
reaksi Maria ketika mendengar kata-kata tersebut? Mengapa reaksinya beda dengan
reaksi saudara? (Karunia kerendahan hati yang dimilikinya mungkin lebih besar
dari yang kita punyai!)
1.
Bayangkan seseorang
datang menemui saudara dan berkata, “Kamu nampak (ia menyebutkan umur yang 10
tahun lebih muda dari umur saudara sekarang), pakaianmu hebat, kamu adalah
orang yang memiliki inteligensi tertinggi yang pernah saya kenal dan rasanya
sulit untuk membayangkan ada orang lain yang lebih baik hati dari kamu.” Apa
tanggapan saudara? “Terima kasih,” atau, “Apa sih maumu?” Akankah
saudara “bertanya di dalam hati, apakah arti salam itu?”)
3.
Dalam Lukas 1:30-33
malaikat menyampaikan berita besar kepada Maria bahwa ia akan menjadi ibu dari
Mesias. Maria mengajukan sebuah pertanyaan. Baca Lukas 1:34.
4.
Baca Lukas 1:35 untuk
mendapatkan jawabannya. Siapa yang menyebabkan Maria mengandung bayi Yesus?
(Roh Kudus.)
1.
Banyak orang meragukan
hal ini. Apa yang membuat saudara mempercayainya? Jawaban yang lebih mendetail
dari kalimat “Saya percaya apa kata Alkitab” tentu akan sangat membantu.
1.
Apa yang kita pelajari
dari Mazmur 104:30 saat kita mempelajari pelajaran pertama dari seri ini? (Kita
pelajari dari ayat ini dan Kejadian 1:1-3, bahwa Roh Kudus turut aktif dalam
Penciptaan dunia. Jika Roh Kudus dapat menciptakan dunia beserta segala isinya,
mana mungkin tugas ini [menjadikan Maria mengandung] terlalu besar untuk Ia
laksanakan?)
2.
Baca Roma 8:11 dan 1
Petrus 3:18. Apa yang kita pelajari di sini mengenai Roh Kudus dan hidup?
(Bahwa Roh Kudus adalah kuasa kebangkitan.)
3.
Sobat, apakah engkau
melihat bagaimana tiga kepercayaan ini terkait erat? (Penciptaan, Anak Dara
Melahirkan dan Kebangkitan semuanya menghidupkan suatu kepercayaan terhadap
kuasa Roh Kudus. Jika engkau mempercayai salah satunya, tidak masuk akal jika
tidak mempercayai ketiga-tiganya.)
2.
Perhatikan lagi bahwa
Lukas 1:35 menyebutkan “kuasa Allah Yang Mahatinggi.” Apakah ini merujuk kepada
Roh Kudus? Apakah ayat ini mengajarkan bahwa Roh Kudus adalah sarana yang
Allah gunakan untuk menyalurkan kuasaNya kepada kita?
1.
Jika jawaban di atas
salah satu dari pesan yang disampaikan ayat ini, seberapa pentingkah Roh Kudus
itu terhadap hidup kerohanian saudara?
2.
Buku-buku dan film-film
kerap mengulang-ulangi tema tentang “super-hero” yang memiliki kekuatan
luar biasa. Jika saudara memiliki peluang untuk “meminjam” kekuatan seorang super
hero, apakah saudara mau mengambil peluang tersebut?
1.
Jika saudara menjawab
“ya,” maka pikirkanlah betapa lebih besar lagi kuasa Roh Kudus yang bisa
saudara dapatkan? Mengapa tidak sungguh sungguh berdoa mohon kuasa tersebut
dalam hidup saudara?
5.
Baca Lukas 1:38. Sikap
seperti apa yang perlu kita tunjukkan agar kuasa Roh Kudus hadir dalam hidup
kita?
6.
Perhatian kita tertuju
pada Maria saat kita mempelajari tentang Yesus. Apa yang diajarkan oleh metode
pembuahan ini mengenai Yesus?
1.
Apa yang hal tersebut
ajarkan mengenai peran Roh Kudus dalam hidup Yesus di atas bumi? (Roh Kudus ada
besertaNya sejak awal mula. Sekarang saudara paham bukan mengapa Ia sanggup
melakukan perkara-perkara besar!)
2.
Roh Kudus dalam
Kehidupan Yesus
1.
Baca Lukas 4:18-19. Apa
yang menjadi dasar bagi Yesus ketika melakukan mujizat-mujizat di dunia ini?
(Roh Tuhan.)
1.
Apa yang menjadi dasar
bagi Yesus ketika membawa pekabaran kepada dunia ini? (Roh Tuhan.)
2.
Apa hubungan antara
mujizat dan injil? (Penghubungnya adalah Roh Kudus, namun keduanya dimaksudkan
untuk menuntun orang-orang kepada suatu persekutuan dengan Yesus. Baik
pekabaran maupun mujizat melepaskan manusia dari akibat dosa.)
2.
Dalam pelajaran pertama
dari seri ini, kita telah mempelajari penyembuhan orang yang buta dan tuli dan
dirasuk setan. Ingat tentang pembicaraan antara orang Parisi dan Yesus mengenai
sumber kuasaNya? Mari kita baca kembali hal ini dalam Matius 12:27-29. Kata
Yesus siapa yang menjadi sumber kuasaNya untuk menyembuhkan?
3.
Janji akan Kuasa
Baca Yohanes 14:11-12. Kita baru saja menyinggung mujizat-mujizat yang Yesus
perbuat melalui kuasa Roh Kudus. Kata Yesus kuasa apa yang tersedia bagi kita?
1. Bagaimana gambaran yang Yesus berikan mengenai orang-orang yang dapat memiliki kuasa ini? (“Barangsiapa percaya kepadaku.” Ini bukanlah sekedar janji bagi kedua-belas murid. Ini bukanlah sekedar janji bagi jemaat mula-mula. Disebutkan “barangsiapa” yang memiliki iman dalam Yesus.)
4.
Baca Yohanes 14:13-14.
Dari mana asalnya kuasa untuk melakukan mujizat-mujizat ini? (Yesus berkata
bahwa Ia “akan melakukannya.”)
5.
Baca Yohanes 14:15-18.
Apa penjelasan lebih lanjut yang Yesus berikan mengenai kuasa yang sedia Ia
berikan kepada kita? (Perhatikan bahwa segera setelah Yesus berkata “Saya akan
menjadikan hal-hal ini menjadi mungkin” Ia beranjak pada bahasan tentang Roh
Kudus yang diberikan kepada kita. Kuasa Roh Kudus bukanlah sesuatu yang
terpisah dari Trinitas, tapi merupakan sarana oleh mana kuasa surgawi
terselenggara di dunia ini.)
6.
Apakah kuasa Roh Kudus
terbatas hanya untuk melakukan mujizat? (Ingat dalam Lukas 4:18 Yesus mengatakan
bahwa Roh Kudus membantuNya dalam membawa pekabaran.)
7.
Baca Yohanes 20:21-23.
Adakah hubungan antara memiliki Roh Kudus dan mengampuni dosa?
1.
Dapatkah orang Kristen
yang dipenuhi Roh mengampuni dosa orang lain?
2.
Baca Matius 16:19, Ayub
1:4-5 dan 1 Yohanes 5:16-17. Apakah kita memiliki kuasa untuk memintakan
pengampunan bagi dosa-dosa tertentu yang dilakukan orang lain? (Ketiga ayat ini
dan Yohanes 20 semuanya mengutarakan bahwa orang-orang Kristen dapat membawa
pengaruh pada dosa orang lain. Saya tidak menemukan ayat dalam Alkitab yang
menyebutkan seseorang (selain Yesus) yang mengampuni dosa orang lain.
Sesungguhnya ide tentang satu orang yang menyatakan penyesalan atas dosa orang
lain bertentangan dengan seluruh tema Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Jika
hal ini mungkin terjadi, Yesus akan bisa sekedar menyatakan penyesalan mewakili
kita dan menyatakan bahwa semua orang sudah diampuni. Ia tidak perlu secara
pribadi menerima hukuman atas dosa kita. Menurut hemat saya ayat-ayat ini
mengutarakan bahwa oleh menggunakan kuasa Roh Kudus kita dapat menolong membawa
orang-orang lain kepada pertobatan.)
3.
Baca Yohanes 16:7-8.
Jika pada saudara tersedia kuasa Roh Kudus untuk menolong orang lain agar
bertobat dari dosa, sudahkah saudara menggunakan kuasa tersebut?
8.
Sobat, bisakah engkau
melihat bahwa Roh Kudus ada bersama-sama dengan Yesus sejak awal kehadiranNya
di dunia dan sepanjang umur hidupNya? Bisakah engkau juga melihat bahwa
perkara-perkara besar yang Yesus lakukan di dunia ini melalui kuasa Roh juga dapat
engkau lakukan melalui kuasa Roh? Maukah engkau berdoa agar kuasa Roh Kudus
segera berlaku atasmu?
3. Pekan depan: Janji tentang Roh Kudus.