Roh
Kudus Dilambangkan dalam Kitab Suci
(Lukas 3, Yohanes 7, Zackaria 4, 2 Korintus 1)
Roh Kudus: Pelajaran 2
Copr. 2006, Bruce N. Cameron. Semua referensi Alkitab dikutip dari Alkitab Terjemahan Baru Ó1974 Lembaga Alkitab Indonesia, kecuali disebutkan lain. Saran jawaban terdapat di dalam tanda kurung. Pengajar diasumsikan menggunakan papan tulis atau alat peraga lainnya dalam membawakan pelajaran. Pelajaran ini dapat dilihat di http://www.GoBible.Org/indonesian
Kalian para lelaki, pernahkah seseorang membandingkan saudara dengan seekor gajah, sapi, ayam atau ayam jago? Ibu-ibu dan nona-nona, pernahkah seseorang membandingkan saudari dengan sekuntum bunga, seekor macan, sebuah khayalan atau seorang ‘tomboy?” Perbandingan-perbandingan tersebut dibuat untuk membantu agar orang lain memperoleh gambaran yang lebih baik tentang orang yang sedang kita bicarakan. Allah melakukan hal yang sama dengan Roh Kudus. Agar kita lebih mengerti keberadaanNya, Alkitab membandingkan Roh Kudus dengan beberapa hal yang minggu ini akan kita telusuri dalam pelajaran kita. Mari kita segera selidiki Alkitab!
1.
Merpati
1.
Baca Lukas 3:21-22. Di
sini kita baca bahwa Roh Kudus dapat mengambil wujud seekor binatang. Mengapa
Roh Kudus tampil sebagai binatang?
1.
Mengapa dalam wujud
burung tertentu ini?
2.
Baca Bilangan 6:10-11.
Kitab Bilangan pasal ini menjabarkan apa yang harus dilakukan jika seseorang
hendak mengkhususkan dirinya bagi Allah untuk suatu periode waktu. Pengkhususan
ini disebut kaul “Nazir.” Selama masa kaul ini, saudara tidak boleh berada
dekat mayat. Jika saudara melakukannya, ayat yang kita baca menjabarkan apa
yang harus dilakukan. Menurut saudara mengapa merpati yang dikorbankan?
1.
Hal penting apa yang
saudara dapati dari fakta bahwa Roh Kudus terkadang mengambil wujud hewan
korban? (Kita mengingat Yesus sebagai Domba Allah – untuk mengingatkan kita
akan pengorbananNya bagi kita. Roh Kudus sebagai anggota lain dari Trinitas
mengambil wujud korban lain yang berterima. Menurut saya hal ini menunjukkan
sikap Roh Kudus terhadap kita.)
2.
Baca Matius 19:16.
Renungkan kembali ayat yang tadi kita baca tentang baptisan Yesus. Hubungan apa
yang dapat saudara lihat antara Yesus dan Roh Kudus yang datang dalam wujud
seekor merpati? (Hal ini melambangkan ketidak-berdosaan Yesus dan peran Roh
Kudus untuk menolong Yesus agar tetap seperti itu. Bandingkan dengan Yohanes
3:14-15.)
2.
Air
1.
Baca Yohanes 7:37-39.
Apa peran air dan mengapa itu merupakan ilustrasi yang baik bagi Roh Kudus?
(Saudara laki-laki saya tinggal di sebuah rumah yang baru dibangunnya di Rancho
Mirage, California. Saat saya melintasi area baru ini, pada kapling yang belum
dikembangkan pasir-pasir kotor akan berterbangan, namun kapling yang telah
dibangun rumah (dan tanahnya telah diairi) terlihat seperti taman. Air
sepenuhnya merobah area gurun pasir ini.)
1.
Tengok kembali Yohanes
7:38. Apa artinya memiliki aliran-aliran air hidup mengalir dari saudara?
(Saudara akan menolong merubah orang-orang sekeliling saudara, dari orang Kristen
yang kering dan berdebu menjadi orang Kristen yang hidup dan bersemangat.)
2.
Renungkan jemaat tempat
saudara. Apa yang Roh Kudus dapat lakukan untuk merubah orang-orang dalam
jemaat saudara?
3.
Tengok kembali Yohanes
7:39. Apa artinya bahwa Roh Kudus belum diberikan kepada orang-orang karena
Yesus belum dimuliakan? (Baca Yohanes 16:7-11. Kuasa Roh Kudus tidak akan
diterima orang sampai Yesus kembali ke surga.)
4.
Sudahkah Roh Kudus
diberikan kepada orang-orang di jemaat saudara?
1.
Sudahkah jemaat saudara
merasakan aliran-aliran air hidup?
3.
Minyak, Api dan Terang
1.
Dalam Zakharia 4 kita
dapati Allah memberi khayal pada nabi Zakharia untuk mendorong orang-orang
membangun kembali kaabah yang sudah dihancurkan oleh orang Babel. Baca 4:1-3.
Jelaskan kandil yang terlihat dalam khayal ini (Ada tempat minyak pada bagian
atasnya. Oleh gravitasi minyak mengalir turun melewati 7 saluran menuju 7 sumbu
untuk memberi 7 cahaya terang.)
1.
Apa maksud kedua pohon
di tiap sisi lampu ini? (Zakharia 4:11-12. Kita dapati bahwa pada masing-masing
pohon zaitun ini terpasang pipa emas. Setiap pipa emas mengalirkan minyak ke
dalam tempat minyak yang terletak di bagian atas kandil.)
2.
Saudara bisa bayangkan
gambaran kandil ini? Apa yang saudara akan lakukan agar kandil ini tetap
menyala? (Ini adalah sebuah lampu “otomatis.” Keran pada pohon menyalurkan
minyak dan lampunya secara teoritis dapat terus menyala. Sepertinya suatu
penemuan yang hebat dan ajaib.)
2.
Zakharia ingin tahu
maksud penggambaran kandil tersebut. Mari kita baca Zakharia 4:4-6. Apa
kekuatan dari kandil ini? (Minyak zaitum mewakili Roh Kudus.)
1.
Apa yang ilustrasi ini
ajarkan mengenai kuasa Roh Kudus? Siapa yang menciptakan pohon-pohon tersebut?
(Ini menunjukkan bahwa kuasa Roh Kudus itu tidak terbatas. Karena Allah yang
membuat pohon-pohon tersebut, kita dapat lihat bahwa kita tidak perlu
menyalurkan kuasa Roh Kudus.)
2.
Apa hasil akhir dari
kuasa Roh Kudus dalam analogi ini? (Api dan terang yang terus-menerus! Api
menciptakan terang yang mengusir kegelapan dan memungkinkan kita untuk
melihat.)
Menurut pemahaman saudara, apa artinya frase “Bukan dengan keperkasaan dan
bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku?” (Perhatikan konteksnya.
Bangsa-bangsa sekitar tidak ingin kaabah tersebut dibangun kembali. Allah
berkata kepada Zakharia bahwa kaabah itu akan dibangun kembali bukan oleh
keperkasaan armada perang atau kekuatan individu, melainkan akan dilakukan oleh
kuasa Roh Kudus.)
1.
Sobat, apa jemaatmu
perlu dibangun atau dibangun kembali secara rohaniah? Apa engkau secara pribadi
memerlukan lebih banyak api dan terang dalam perjalanan rohanimu? Jika
demikian, apa langkah pertamanya? (Undang kuasa Roh Kudus ke dalam hidup
saudara dan jemaat.)
4.
Jaminan
1.
Baca 2 Korintus
1:18-20. Menurut saudara apa artinya orang “ya dan tidak?” (Seseorang yang
tidak dapat dipercaya. Seseorang yang mengatakan apa yang akan dilakukan lalu
melakukan hal yang berbeda.)
1.
Mengapa Allah itu
senantiasa Allah “Ya?” (Allah memegang janjinya demikian pula
pengikut-pengikutNya.)
2.
Apa maksud saudara
ketika mengatakan “amin?”
3.
Apa “amin” itu dalam
ayat 20? (Paulus menuliskan bahwa “amin” itu diucapkan lewat Yesus. Saat
mengatakan, “amin,” kita menegaskan apa yang baru saja dilakukan, bukan? Yesus
menegaskan janji yang Allah telah berikan kepada manusia. Paulus mengatakan
bahwa Yesus membuktikan bahwa Allah memegang janji-janjinya. Bahwa Allah itu
“ya dan ya” jika menyangkut hubunganNya dengan manusia.)
2.
Baca 2 Korintus
1:21-22. Bagaimana Roh Kudus menegaskan lebih lanjut ketulusan Allah? (Apa
saudara melihat alasan yang Paulus bangun? Ia menunjukkan bahwa Yesus
menggenapi janji datangnya Mesias. Setelah Yesus datang, Roh Kudus mulai
menegaskan janji datangnya surga, Kedatangan Yesus yang Kedua.)
1.
Aplikasikan hal ini
pada saudara. Bagaimana kata Paulus bahwa saudara bisa tahu yang saudara akan
masuk surga? (Roh Kudus adalah “meterai tanda milik” Allah atas diri saudara.
Jika kuasa Roh Kudus nyata dalam diri saudara, ini merupakan tanda bahwa Allah
akan membawa saudara ke surga bersamaNya.)
3.
Kita sudah pelajari
bahwa pembandingan Roh Kudus dengan beberapa hal mengajar kita lebih banyak
tentang keberadaan Roh Kudus. Apa yang diajarkan oleh analogi “jaminan” dalam 2
Korintus 1:22 mengenai keberadaan Roh Kudus? (Jaminan adalah suatu istilah
hukum yang menjamin pelaksanaan, menunjukkan hanya prosentasi kecil dari apa
yang akan dihasilkan. Roh Kudus menunjukkan sebagian dari kuasa Allah yang akan
datang.)
1.
Ceritakan beberapa hal
yang dicatat dalam Alkitab tentang perbuatan Roh Kudus pada jemaat mula-mula.
Jelaskan bagaimana kegiatan-kegiatan ini menjadi contoh kecil dari apa yang
Allah janjikan untuk kemudian hari.
4.
Sobat sementara kita
belajar lebih banyak tentang keberadaan, kuasa dan pekerjaan Roh Kudus, menjadi
nyata bahwa kita tidak bisa menyelesaikan apapun dalam dunia rohani tanpaNya.
Maukah engkau mengundang Roh Kudus untuk menjadi mitra dan kekuatanmu dalam
memajukan kehendak Allah?
5. Pekan depan: Yesus dan Roh Kudus.