(Efesus 3)
Efesus: Pelajaran 7
Copr. 2005, Bruce N. Cameron. Semua referensi Alkitab dikutip dari Alkitab Terjemahan Baru Ó1974 Lembaga Alkitab Indonesia, kecuali disebutkan lain. Saran jawaban terdapat di dalam tanda kurung. Pengajar diasumsikan menggunakan papan tulis atau alat peraga lainnya dalam membawakan pelajaran. Pelajaran ini dapat dilihat di http://www.GoBible.Org/indonesian
Pendahuluan: Senangkah saudara mengungkap rahasia? Bagaimana perasaan saudara tatkala saudara berhasil mengungkap sebuah rahasia sementara orang lain tidak? Minggu ini kita mempelajari sebuah rahasia Allah. Rahasia yang alam semesta harapkan bisa saudara ungkapkan. Mari lompat ke dalam rahasia kita!
1.
Narapidana Paulus
1.
Baca Efesus 3:1. Apa
status Paulus ketika ia menuliskan nasihat kepada orang Efesus? (Ia berada
dalam penjara.)
1.
Mengapa ia dipenjara?
(Menurutnya itu karena orang bukan Yahudi. Wiersbe’s Expository Outlines on
the New Testament [Penjelasan atas Perjanjian Baru karangan Wierbe]
mengarahkan perhatian kita kepada Kisah 22 untuk mendapatkan jawabannya.
Karenanya, mari telusuri apa yang terjadi dalam buku Kisah.)
2.
Baca Kisah 21:27-29.
Apa tuduhan yang diajukan terhadap Paulus
1. Apa yang mendasari tuduhan tersebut?
3.
Baca Kisah 21:30-32.
Bagaimana saudara menggolongkan pandangan orang Yahudi terhadap Paulus?
1.
Mengapa mereka
sedemikian memusuhinya? (Karena hubungannya dengan orang bukan Yahudi.)
4.
Dalam Kisah 21:33-40
Paulus diselamatkan oleh prajurit-prajurit, ditangkap dan ditanyai oleh kepala
pasukan. Ia memutuskan untuk membiarkan Paulus berbicara kepada orang banyak
dengan harapan hal tersebut akan meluruskan kesimpang siuran dan menenangkan mereka.
Baca cepat-cepat Kisah 22:1-22, dan pusatkan pada Kisah 22:21-22. Misi khusus
apa yang Allah tugaskan kepada Paulus? (Untuk melayani orang bukan Yahudi.)
1.
Apa yang aneh dari hal
tersebut? (Paulus memulaikan dengan sikap yang sama (Kisah 22:3-4) seperti
halnya orang banyak.)
1.
Apakah hal ini terjadi
juga terhadap saudara? Sudahkah sikap saudara terhadap ras atau golongan atau
orang lain berubah karena injil?
2.
Baca ulang Kisah
22:21-22. Dengan mempertimbangkan keseluruhan urutan kejadian, mengapa orang Yahudi
sangat gusar akan pengumuman Paulus bahwa Allah telah mengirim Paulus untuk
melayani orang-orang bukan Yahudi? (Sepertinya ini adalah suatu penolakan yang
kita bahas minggu lalu – orang Yahudi adalah orang dalam yang “tahir”. Orang
bukan Yahudi adalah orang luar yang tidak tahir. Pemikiran bahwa orang bukan
Yahudi dapat memiliki jalan masuk kepada Allah mengacaukan seluruh pandangan
mereka. Juga merampas status eksklusif mereka. Tak satupun menjadi berita
menggembirakan.)
3. Andai saudara adalah Paulus, “orang dalam” sejati, senangkah saudara menerima misi untuk membawa injil kepada orang bukan Yahudi?
1.
Andai saudara adalah
Allah, mengapa saudara memberikan misi ini kepada Paulus? (Karena hal itu
menggugurkan sanggahan terhadap Paulus. Paulus adalah “Yahudi sejati.” Orang
Yahudi tidak bisa mengemukakan bahwa pandangannya saat ini berasal dari
sejumlah cacat pada latar belakangnya. Tak seorangpun dapat berkilah, “Ia tidak
pernah menjadi orang Yahudi yang sebenarnya. Tidak heran kalau ia seperti ini
sekarang.”)
1.
Baca Efesus 3:2-3. Apa
rahasia yang dinyatakan kepada Paulus? (Baca Efesus 3:6 – bahwa orang bukan
Yahudi adalah ahli waris bersama-sama dengan orang Yahudi. Mereka berbagi janji
hidup kekal melalui Yesus.)
1.
Apa maknanya bagi
Paulus untuk “menyelenggarakan” kasih karunia Allah? (Sungguh suatu pemikiran
yang mulia. Tatkala saudara berbagi pemberian kasih karunia Allah dengan orang
lain, saudara membantu mengatur pekerjaan Allah di dunia.)
2.
Baca Efesus 3:4-5 dan
Efesus 3:9. Mengapa Allah merahasiakan kebenaran?
1.
Apa maksud Paulus dalam
Efesus 3:9 ketika ia nyatakan bahwa Allah “menciptakan segala sesuatu?” (Maksud
Paulus adalah bahwa sang Pencipta dapat memutuskan untuk mengungkap hal-hal
kapan saja Ia kehendaki. Ciptaannya tidaklah bisa mengatakan, “Mengapa engkau
tidak bilang sebelumnya?”)
2.
Lihat kembali Efesus
3:5. Tidak pernahkah rahasia ini diungkapkan sebelumnya? (Kata Paulus belum
pernah begitu jelas dinyatakan. Saya dapat gambaran bahwa hal ini diketahui di
masa lalu dalam derajat yang terbatas, namun sekarang Allah inginkan hal itu
diungkapkan lebar-lebar.)
1.
Baca Yesaya 56:6-7 dan
Yesaya 49:6. Kita telah membahas “Allah sangat berkuasa dan Ia dapat melakukan
apapun yang dikehendakiNya” sebagai jawaban atas rahasia berbagi injil dengan
orang bukan Yahudi. Alasan logis apa yang dapat saudara temukan dalam hal Allah
lebih banyak mengungkap rahasia pada jaman Paulus? (Yesaya 49:6 adalah nubuatan
mengenai Mesias. Karena Israel menolak Yesus sebagai Mesias, masuk akal untuk
pergi melampaui orang Yahudi dengan pekabaran tentang Yesus. Allah senantiasa
mengijinkan orang bukan Yahudi untuk datang kepadaNya (Yesaya 56:6-7), tapi
kini ada alasan sangat praktis untuk membuang Israel sebagai titik utama kontak
Allah dengan manusia.)
3.
Baca Efesus 3:6. Bagaimana
caranya injil mempertemukan orang Yahudi dan orang bukan Yahudi? (Karena Yesus
mati bagi dosa semua orang, dan karena keselamatan adalah oleh kasih karunia
bukan oleh perbuatan, kita semua kini memenuhi syarat untuk masuk ke dalam
Kerajaan Allah.)
1.
Baca Efesus 3:7-8.
Bagaimana Paulus mendeskripsikan dirinya? (Paling hina di antara orang-orang
kudus)
1.
Baca 1 Korintus 15:9.
Bagaimana Paulus mendeskripsikan dirinya di sini? (Paling hina di antara para
rasul.)
2.
Baca 1 Timotius 1:15.
Bagaimana Paulus mendeskripsikan dirinya di sini? (Yang paling berdosa)
3.
Pikirkanlah rangkaian
pernyataan ini: Paulus adalah yang paling hina di antara para rasul, paling
hina di antara orang-orang percaya dan (lebih menurun lagi) yang paling
berdosa. Apa maksud Paulus? Bahwa kita harus mencampakkan semua seminar “harga
diri” yang telah kita ikuti?
1.
Baca 2 Korintus 11:30.
(Paulus “bermegah” dalam kelemahannya karena hal itu menunjukkan kuasa Allah.
Paulus mempunyai tugas besar – untuk menyelenggarakan “rahasia” bahwa injil
kasih karunia kini harus lebih banyak lagi dibagikan kepada orang bukan Yahudi.
Paulus tidak mengaku bahwa dia diberi tugas ini karena ia sangat bijak, penting
dan penuh kuasa. Gantinya, adalah Allah yang bijak, penting dan penuh kuasa.)
1.
Bagaimana sikap saudara
dibandingkan dengan sikap Paulus?
1.
Baca Efesus 3:10-11.
Siapakah “pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa di sorga” ini?
(Malaikat-malaikat?)
1.
Baca 1 Petrus 1:10-12
dan Lukas 15:10. Gambaran macam apa yang kita dapatkan mengenai malaikat Allah?
(Mereka adalah pemandu sorak dan penolong yang tidak sepenuhnya mengerti
bagaimana rincian keselamatan di atas bumi akan berlangsung. Mereka belajar
perihal keselamatan.)
2.
Apa yang Efesus 3:10
kemukakan ihwal jemaat (yaitu saudara) mengajar malaikat-malaikat? (Sobat,
Allah sementara menggunakan saudara untuk menguraikan kepada malaikat-malaikat
rincian tentang bagaimana rencana keselamatan berlangsung di dunia. Paulus
mengemukakan kepada kita bahwa malaikat-malaikat tidak memahami rahasia bahwa
orang bukan Yahudi dan orang Yahudi kini akan bersama-sama memberitakan
kerajaan Allah di dunia. Malaikat-malaikat sedang mempelajari kita.)
3.
Adakah “pemerintah”
merupakan suatu istilah yang tepat untuk mendeskripsikan malaikat? (Menurut
saya, lebih dari malaikat yang dideskripsikan di sini. Masuk akal jika ini
maksudnya bahwa dunia-dunia lain sedang mempelajari bagaimana pertentangan
antara yang baik dan yang jahat serta rencana keselamatan sementara berlangsung
di planet bumi ini.)
2.
Baca Efesus 3:12-13.
Mengapa kita bisa mempunyai keyakinan dalam menghampiri Allah? (Apa yang Yesus
telah lakukan meningkatkan status kita di hadapan Allah. Jika malaikat-malaikat
dan dunia lain sementara menatap kita untuk mendapat bantuan agar memahami
pekerjaan Allah di dunia, pikirkanlah apa pengaruhnya bagi keyakinan saudara.
Saudara adalah pusat dari tindakan tersebut!)
1.
Baca Efesus 3:14-16.
Dengan ihwal maha pentingnya apa yang sedang kita lakukan serta panggung
semesta tempat kita bekerja, apa yang perlu kita ijinkan untuk melakukan
pekerjaan kita? (Kuasa dari Roh Kudus.)
2.
Baca Efesus 3:17-19.
Apa hubungan kasih dengan hal ini? (Tidak saja pengetahuan bahwa Yesus
mengasihi kita memberi kita kekuatan untuk melaksanakan tugas, tapi juga
pengertian dan berbagi sebuah perasaan bahwa kasih adalah bagian besar dari
misi kita.)
3.
Baca Efesus 3:20-21.
Sobat, impian macam apa yang saudara miliki untuk menyelesaikan pekerjaan Allah
di dunia? Paulus berkata bahwa Allah dapat menggunakan saudara untuk
melaksanakan lebih banyak daripada yang saudara dapat bayangkan! Akankah
saudara membayangkan hal-hal besar bagi Allah hari ini?