Pelajaran 3 Hari Sabat Penyembuhan dan Keras Hati
(Markus 2:23-3:35)
Copr. 2004, Bruce N. Cameron, J.D. Semua referensi terdapat pada New International Version (NIV), copr. 1973, 1978, 1984 International Bible Society, Kecuali yang dicatat lain. Kutipan-kutipan dari NIV dipakai atas izin dari Zondervan Bible Publishers. Jawaban yang disarankan terdapat dalam tanda kurung (). Jika anda biasa menerima pelajaran ini melalui email, tetapi hilang dalam satu minggu, anda dapat menemukannya dengan mengklik link ini: http://www. GoBible.org.
Pendahuluan: Baru-baru ini, saya mengeluarkan sebuah artikel bahwa pada perdebatan terhadap tindakan Yesus pada hari Sabat yang mengajarkan kita bahwa kita seharusnya tidak banyak pengamatan terhadap hal itu. Benarkah itu? Apakah yang sedang Yesus contohkan untuk mengajar kita dalam tindakan-Nya terhadap hari Sabat? Mari kita mulai firman Tuhan dan lihat apakah kita memahami pelajaran Yesus bagi kita!
I. Menuai Pada Hari Sabat
A. Baca Markus 2:23-24. Apakah para pemimpin Yahudi memperhatikan tentang pencurian atau melanggar hari Sabat? (Baca Ulangan 23:24-25. Apa yang sedang dilakukan oleh para murid tidak dianggap pencurian.)
1. Mengapa hal ini dianggap suatu kejahatan pada hari Sabat? (Musa melarang suatu anggapan terhadap hal – hal pada hari Sabat, bagai memasang api. (Keluaran 35:3.) tidak ada tertulis, bagaimanapun, mengenai makan biji – bijian. Para pemimpin Yahudi seharusnya menduga bahwa para murid Yesus sedang bekerja (menuai) pada hari Sabat. (Keluaran 20:8-10; Keluaran 34:21.))
1. Jika anda adalah Yesus bagaimana anda akan jawab tuduhan ini? (“apakah kamu gila? Apa yang sedang mereka lakukan adalah bukan bekerja.”)
A. Baca Markus 2:25-26. Bagaimana Yesus menjawab ini ? (Dia berkata “Daud juga melanggar peraturan .”)
1. Baiklah, para orang tua, Saya memerlukan pendapat anda tentang hal ini. Salah satu anak anda melakukan suatu pelanggaran yang jahat pada peraturan keluarga. Ketika anda menegur anak tersebut, dia berkata “Jane juga melanggar!” Apa pendapat anda mengenai jenis pembelaan ini?
1. Yesus memiliki suatu kebaikan yang sempurna dan pembelaan sederhana - “ini bukan bekerja.” Dia tidak dapat memilih suatu pembelaan yang tidak akan kita terima dari anak – anak kita. Dia jadi berdebat hal yang lain. Apakah itu?
Adakah beberapa keadaan yang “orang lain melakukan” pembelaan akan berlaku? (Ya. Ada tiga. Pertama, pengecualian perseorangan. Orang yang melanggar peraturan itu punya hak untuk melanggar peraturan. Para karyawan di bandara bisa parkir di tempat yang dekat dan khusus Kalau anda parkir di sana, itu oke apabila anda bisa mengatakan“ saya juga salah satu karyawan di bandara.” Daud baru saja akan menjadi raja Israel. Mungkin Yesus sedang mengatakan bahwa dia punya hak khusus untuk seorang raja. Kedua, pengecualian dari keadaan sekitar. Mungkin jika “lapar dan kebutuhan” merupakan sebuah pengecualian yang sah terhadap peraturan Hari Sabat – yaitu kebutuhan manusia mengganti peraturan Hari Sabat. Ketiga, sebuah peraturan yang tidak berlaku. Anda mengatakan bahwa orang melanggar peraturan-peraturan apabila peraturan tersebut adalah peraturan yang tidak berlaku atau tidak bisa ditetapkan. Anda mengatakan, “ tidak masalah jika anda mengendarai sepuluh kilometer per jam melebihi batas kecepatan. Semua orang melakukannya, dan polisi tidak akan menghentikan anda.”)
a. Menurut anda manakah dari ketiga alasan ini adalah Yesus yang membuat? (Baca Markus 2:27-28. Jikalau, dalam ayat 28, Yesus tidak berkata bahwa Dia memiliki hak istimewa (yaitu ungkapan “Saya juga seorang Raja,”), setidaknya Dia berkata “Selayaknya Raja Aku berhak untuk mengatakan pelanggaran-pelanggaran pada Hari Sabat.” Dalam ayat 27 Yesus mengajarkan sesuatu tentang sifat dasar Hari Sabat. Ini sepertinya menjadi ungkapan “kebutuhan manusia.“)
A. Untuk mendapatkan sebuah gambaran yang lebih baik dari ini, mari kita memeriksa Matius 12:3-7. Matius menjelaskan pada kita suatu gambaran lebih lengkap terhadap penjelasan Yesus. Dengan wawasan yang lebih akrab ini, manakah dari dari dua penjelasan alternatif ini adalah yang Yesus buat? (Daud merupakan pengecualian; para nabi merupakan pengecualian terhadap hukum. Secara sederhana Yesus sedang menjelaskan bahwa Dia merupakan pengecualian terhadap hukum.)
1. Apakah yang Yesus maksud, menurut anda dalam Matius 12:7 pada saat Dia mengutip Hosea 6:6 “Aku meninginkan kemurahan hati, bukan pengorbanan?” (Telusuri perlahan terhadap lemparan tuduhan tersebut.)
A. Mari kita kembali ke Markus 2:27. Bagaimana anda memahami ayat ini? (Yesus berkata “Aku adalah Raja” lebih dari orang-orang yang bersama Aku yang telah meninggalkan hukum Hari Sabat.” Dia memberitahu para pemimpin Yahudi bahwa Dia tidak setuju dengan pandangan mereka terhadap Hari Sabat. Hari Sabat dibuat untuk menjadi suatu berkat bagi manusia. Tujuannya adalah untuk menguntungkan manusia. Itu tidak peraturan yang dipegang di atas keperluan manusia)
I. Hari Sabat Penyembuhan
A. Baca Markus 3:1-2. Apakah yang membuat mereka berpikir kemungkinan Yesus akan menyembuhkan pada Hari Sabat?
A. Baca Markus 3:3. Para pemimpin Yahudi berpikir mereka perlu mengamati dekat-dekat untuk melihat bilamana Yesus melanggar hukum. Mereka akan “menangkap Dia.” Bagaimana Yesus menanggapai hal tersebut? (Dia memanggil orang itu dengan tangan yang cacat ke depan supaya tidak ada orang yang melewatkannya)
A. Baca Markus 3:4-5. Apakah yang sedang Yesus ajarkan kepada kita mengenai observasi Hari Sabat?
1. Apakah disana terdapat beberapa hal pada apa yang Yesus katakana akan menyebabkan anda percaya bahwa Dia tidak percaya pada pemeliharaan Hari Sabat? (Dengan jelas Yesus menguraikan apa yang seharusnya menjadi ketetapan yang sebenarnya bagi pemeliharaan Hari Sabat, bukan apa yang menjadi beberapa ketetapan di sana.)
1. Yesus dapat menyembuhkan kelumpuhan tangan orang itu pada hari berikutnya. Mengapa Dia harus menjadi marah dengan hal-hal itu yang menginginkan kesalahan pada sisi “conservatif?” (Ketika saya beranjak dewasa di sekolah agama, saya menahan bebagai macam peraturan. Ini tidak pernah terjadi pada saya yang memegang semua peraturan-peraturan ini bisa dengan sendirinya menjadi dosa. Ini sepertinya bahwa hanya pelanggaran peraturan yang dapat menjadi dosa. Hanya dalam tahun baru-baru ini saya memulai untuk memahami dasar-dasar Ulangan 4:2 => ini hanya sebagai kesalahan menambahkan peraturan-peraturan Tuhan tidak diharuskan seperti itu adalah untuk mengajar anda dapat mengabaikan peraturan yang Tuhan kehendaki. Kedua hal tersebut meletakkan anda pada posisi merampas kuasa Tuhan.)
I. Nama-nama Hewan Peliharaan
A. Baca Markus 3:13-19. Saya mendengar ini berkata bahwa Yesus tidak pernah “memanggil” Yudas. Ayat-ayat ini menunjukkan bahwa hal ini tidak benar. Mengapa Yesus akan memanggil seseorang untuk menjadi seorang rasul yang pada akhirnya akan menghianati Dia?
1. Pada “daftar panggilan” rasul, manakah rasul yang dipanggil pertama kali? (Petrus. Ini merupakan bukti-bukti kelanjutan bahwa Markus bekerja dengan bekeja bersama Petrus serta pekabaran mencatat gambaran nasehat-nasehat Petrus.)
1. Rasul manakah yang memperolah “nama panggilan?” Apakah yang ingin ditunjukkan dari hal ini? (Secara umum ini menunjukkan kasih yang khusus. Istri saya menguji saya dengan menunjuk bahwa ayah saya mempunyai nama panggilan untuk saudara laki-laki saya, tapi tidak untuk saya!)
I. Dukacita Roh Kudus
A. Mari kita kembali serta membaca Markus 3:6 kemudian penggal bagian bawah dan baca Markus 3:22. Apakah menurut anda para pemimpin Yahudi percaya bahwa Yesus bersekutu dengan raja iblis? (Markus 3:6 menyatakan bahwa mereka berada dalam suatu bentuk “pelarian diri dari Dia.” Dengan demikian , saya piker ini tidak mungkin mereka secara benar percaya perubahan-perubahan ini.)
A. Baca Markus 3:23-27. Apakah logika yang Yesus gunakan untuk menentang perubahan “raja iblis?”
1. Haruskah kita menjalankan logika Yesus untuk bersaing dengan agama non Kristen saat ini, yang mengatakan nilai-nilai positif moral?
1. Dunia telah menyiarkan kematian Paus Paulus Yohanes minggu ini. Saya mengagumi dia karena kekuatannya berdiri pasa sebagian besar persengketaan masalah moral pada waktu itu. Sebagai contah, dia ambil posisi yang tidak berubah memerangi aborsi, selagi gereja saya membiarkan praktik aborsi dilakukan di rumah sakit-rumah sakit gereja iru sendiri. Pada beberapa tahun yang lalu, gereja saya kebayakan mengemukakan moral berdiri pada suatu masalah social umum yang memerangi rokok! (“Pada saat setiap orang setuju, kita akan sungguh-sungguh menyetujuinya!”) Tetapi, beberapa yang saya tahu akan menuduh Paus bersekutu dengan Beelzebub. Bagaimana anda memahami dan menjalankan ajaran Yesus terhadap tuduhan-tuduhan tersebut yang menentang Paus?
A. Baca Markus 3:28-29. Apakah Yesus mengubah topik? Apakah Dia berhenti pasa subyek yang lain? (Tidak.)
1. Ini adalah beberapa dari sebagian takut akan kata-kata Alkitab. Apakah yang Yesus katakan mengenai mengatakan bahwa kerja ini adalah kerja Setan? (Yesus berkata ini merupakan “dosa yang kekal.” Sebagian lebih senang terhadap hal ini sebagai “dosa yang tak bisa diampuni.”)
1. Konteks atas tuduhan yang melawan Yesus adalah penyembuhanNya. Apakah ini berarti bahwa saya melihat tabib yang mengajar Yesus, dan saya menuduh bahwa dia bekerja dengan kekuatan Iblis, bahwa saya melakukan dosa yang tidak bisa diampuni?
a. Bagaimana bila saya menuduh bahwa banyak pamimpin orang Kristen adalah bersekutu dengan Iblis, apakah saya melakukan dosa yang tidak bisa diampuni?
1. Atau, apakah Yesus hanya bermaksud bahwa jika saya menutup hati saya terhadap tugas Roh Kudus, berarti saya melakukan dosa yang tidak bisa diampuni?
a. Apakah Yesus mengarahkan ini untuk sebuah pernyataan tunggal, atau suatu pendirian? (Pandangan saya adalah bahwa Yesus sedang berbicara suatu pendirian, dan ketidaktelitian serta pernyataan yang bersifat memfitnah tentang umat Kristen bukan merupakan dosa yang tidak bisa diampuni. Bagaimanapun, saya akan menganjurkan perhatian besar pada area ini karena saya tidak ingin bersalah!)
A. Saudara, Yesus tidak mengajar kita untuk melanggar Hari Sabat. Sebaliknya, Dia mengajarkan pada kita bagaimana untuk memahami lebih baik yang dimaksudkan memelihara Hari Sabat. Pertentang terhadap pemeliharaan Hari Sabat, dan tuduhan yang dibuat menentang Yesus, mengajarkan kita bahwa kita perlu berhati-hati terhadap pelemparan tuduhan menentang umat Kristen hanya karena mereka tidak sependapat dengan kita pada beberapa poin. Tuhan menyuruh kita untuk menunjukkan kemurahan hati. Akankah anda berbuat demikian?
I. Minggu depan: Konfrontasi di Galilea.