Pelajaran 6 Agama di Tempat Kerja
(Kejadian 2, Kolose 3, Ulangan 9)
Copr. 2004, Bruce N. Cameron, J.D. Semua referensi terdapat pada New International Version (NIV), copr. 1973, 1978, 1984 International Bible Society, Kecuali yang dicatat lain. Kutipan-kutipan dari NIV dipakai atas izin dari Zondervan Bible Publishers. Jawaban yang disarankan terdapat dalam tanda kurung (). Jika anda biasa menerima pelajaran ini melalui email, tetapi hilang dalam suatu minggu, anda dapat menemukannya dengan mengklik link ini: .
Pendahuluan: Bagaimana anda memberikan suatu pandangan pada pekerjaan anda? Apakah itu merupakan sebuah prasarana yang tidak enak? Apakah itu merupakan sesuatu kesukaan anda? Apakah itu tiada arti? Apakah itu merupakan berkat dalam hidup anda? Apakah itu sebuah makna untuk memberkati yang lain atau untuk diri anda sendiri? Apa hubungan diantara pekerjaan kita dan komitmen kita terhadap Tuhan? Mari kita membuka Alkitab dan lihat nasehat apa yang diberikan kepada kkita mengenai Kekristenan dalam bekerja!
I. Mengapa Bekerja?
A. Mengapa anda bekerja ? Jika anda dapat memilih, sebenarnya saat ini ingin menjadi lepas sama sekali dari kerja pada sisa hidup anda, akankah anda melakukannya? Apa yang akan anda putuskan jika terdapat “bebas sama sekali dari kerja” berarti anda tidak dibiarkan melakukan kerja dari berbagai bentuk pada sisa hidup anda?
B. Baca Kej 2:15-17. Tuhan memiliki taman tersebut dan Dia memerlukan seorang perawat taman, lalu Dia menciptakan Adam. Apakah hal ini merupakan bagaimana cara anda membaca kisah tersebut? (Tidak. Kej 1:28-30 memberitahu kita bahwa taman itu telah dibuat untuk manusia, bukan untuk yang lainnya.)
1. Apabila taman itu dibuat untuk manusia, lalu mengapa Tuhan memberitahu Adam untuk “kerjakan dan pelihara itu?” (Ini saran bahwa bekerja adalah keuntungan kita. Kerja merupakan bagian dari penciptaan sempurna (penciptaan Allah akan manusia).
2. Perhatikan bahwa dalam Kej 2:15-17 perintah untuk bekerja sebenarnya muncul sebelum amaran tentang memakan dari pohon pengetahuan baik dan jahat. Apakah hal itu merupakan suatu alasan dari kedua perintah yang bersebelahan tersebut(kerjakan dan pelihara)? (Kita mengakui bahwa terlalu banyak pada tangan-tangan kita terkadang menjadi sumber dari kejahatan.)
C. Baca Kej 3:17-19. Setelah jatuh ke dalam dosa, bekerja
adalah sebutan “bekerja keras.” Apakah kerja masih menjadi sesuatu kesenangan? (Itu tidak terdengar sebagai sesuatu kesenangan bagi saya.)
1. Pelajaran kita ( hari Minggu ) menyarankan bahwa “ bekerja keras” masih memiliki segi positif mengangkat kita bangkit dari dosa. Apakah anda setuju? Jika demikian, mengapa? (Saran “bekerja keras” adalah untuk menjaga kita keluar dari permasalahan. Saya pikir itu alasan yang ada sebelum berdosa. Alasan untuk “bekerja keras” merupakan bagian dari berusaha yang mengingatkan kita dari masalah-masalah yang ditimbulkan oleh dosa.)
a. Kej 11 memberitahu kita bahwa setelah air bah orang-orang membangun menara Babel. Beberapa diantaranya percaya bahwa suatu alasan untuk membangun menara itu adalah penyelamat orang-orang tersebut melawan airbah yang lain. Orang-orang memberontak akan menyelamatkan mereka melawan penghukuman dari Tuhan. Jika anda, sebagaimana juga saya, mempunyai pekerjaan yang tidak memerlukan “ kerja keras” dan “keringat” , apakah kita menentang melawan penghukuman Tuhan? (Jika alasan itu untuk berkeringat dan berusaha adalah mengingatkan kita dari dosa, lalu secara sederhana ingat kita kurang akan segi hidup ini. Bagaimanapun, yang terjadi dari semua yang muncul merupakan suatu peringatan bagi kita. Lihat Roma 8:20-21.)
2. Berapa lama Tuhan katakana kita harus bekerja? (Kabar buruk. Ayat-ayat ini di dalam in Kejadian berkata tentang kita bekerja selama kita hidup . (Kej 3:17 “selama kehidupannya.”))
D. Baca Ulangan 9:7-10. Apakah anda setuju dengan Salomo bahwa hidup anda dan kerja anda adalah tak berarti?
1. Pelajaran kita (hari Senin) mengutip Ulangan 9:10 sebagai landasan Kekristenan menjadi pekerja keras. Jika hidup anda dan kerja anda tak merarti, point apa yang terdapat disana dalam melakukan kerja anda “dengan seluruh kemampuan anda?”
E. Baca Ulangan 2:21-22. Apakah Salomo benar?
F. Baca 1 Tesalonika 4:11-12. Apakah alasan-alasan Paulus memberi sebagai pekerjaan? (Dapat kehormatan dari orang lain dan tidak harus tergantung daripada orang lain. Win the respect of others and not have to depend on others.)
1. Apakah ini alasan-alasan yang berarti untuk bekerja? Are these meaningful reasons to work?
G. Baca Ephesians 4:28. Alasan apakah Paulus memberi untuk pekerjaan di sini? (Supaya anda bisa menolong orang lain.)
H. Baca 1 Timotius 5:7-8. Alasan penting apa untuk pekerjaan kita menemukan di sini? (pekerjaan membiarkan kita mendukung keluarganya.)
I. Pertimbangkan seri ayat itu yang baru saja kita periksa. Salomo memberitahu kita di dalam Ulangan bahwa pekerjaan keras dan sukses tidak mempunyai arti. Orang lain akan dapat manfaat dari pekerjaan kita setelah kita meninggal dunia. Paulus, di pihak lain, memberitahu kita tentang aspek-aspek yang positif dari pekerjaan. Bagaimana bisa mendamaikan Salomo dan Paulus? (Saya pikir I think Salomo kena depresi dan tulisan-tulisannya di dalam bagian ini menggambarkan perasaannya. Di pihak yang lain, ada kebenaran di dalam yang di mengatakan. Kalau membuat banyak uang adalah tujuan pekerjaanmu, akhirnya itu tidak mempunyai artinya. Bagaimanapun, kalau menolong orang lain adalah tujuan pekerjaanmu, maka itu mempunyai arti yang besar. Kejadian menunjukkan kita bahwa Tuhan tujuan orisinal dengan memberi pekerjaan adalah untuk memberkati kita. Kalau anda menolong orang lain itu akan menjadi berkat kepadamu.)
I. Bagaimana kerja?
A. Baca Kolose 3:22. Nasihat ini diberi kepada orang-orang budak. Apakah ini diaplikasikan kepada pekerja-pekerja masa kini? (Saya merasa nasehat ini bisa diaplikasikan kepada siapapun yang melayani orang lain.)
1. Ingat kali terakhir atasnya pergi liburan. Apakah ini merubah cara anda kerja?
B. Baca Kolose 3:23-24. berapa kerja seharusnya kita kerja? (Dengan penuh hatinya.)
1. Mengapa? (Sebab kita seharusnya memandang pekerjaan kita sebagai kita kerja langsung untuk Tuhan.)
2. Apakah akan menjadi hasil pekerjaan kita kalau kita kerja seperti kita kerja untuk Tuhan? (Tuhan akan memberi pahala kepada kita.)
3. Lalu nasehat Salomo bagaimana? (Sampai nasehat itu difaham sebagai diaplikasikan ke pihak uang, nasihat tersebut masih berdiri. Tetapi pernyataan Salomo bahwa pekerjaan tidak mempunyai arti tidak konsisten dengan nasihat Paulus bahwa pekerjaan kita mempunyai arti untuk Tuhan dan bahwa Dia akan memberi upah untuk pekerjaan tersebut.)
4. Mengapa Tuhan mau tahu kalau kita kerja yang baik atau tidak? (Baca Mattius 5:14-16. Kwalitas pekerjaan kita mempunyai kaitan dengan kesaksian Kekristenan. Kalau kita pekerja-pekerja yang malas, ini memantulkan secara buruk atas pekerjaan Kristus. Tetapi kalau kita menjadi pekerja-pekerja unggul, maka ini memantulkan secara positif atas kepercayaan-kepercayaan Kekristenannya.)
I. Iuran penyatuan dan yang tidak bisa dibuat oleh orang religius
A. Baca 2 Korintus 6:14-16. Kita telah membaca ayat ini minggu yang lalu. Apakah ini diaplikasikan kepada Penyatuan Pekerja-pekerja? Would this advice apply to membership in a labor union?
1. Kebanyakan Penyatuan Pekerja-pekerja di dalam Amerika Serikat mendukung petugas umum yang dan calon politik yang mempromosikan keguguran anak dan hak-hak homoseks. Penyatuan pekerja-pekerja yang paling besar, National Education Association, telah mengadopsi keputusan- keputusan yang mempromosikan baik keguguran-keguguran anak dan hak-hak homoseks. Ayat 14 mengatakan apa tentang menjadi anggota atau pendukung uang di dalam penyatuan-penyatuan pekerja seperti ini?
2. Ingat bahwa di dalam Kolose 3:23-24 kita diberitahu kita seharusnya kerja untuk atasnya sebagai kita kerja untuk Tuhan. Apakah anda menciptakan sebuah pemogokan melawan Tuhan?
J. Anda mungkin bisa ingat cerita di dalam Mattius 17 tentang Yesus dan pajak Bait Suci. Pertanyaan saat itu adalah apakah Yesus membayar pajak itu atau tidak. Pertanyaan itu menunjukkan sebuah konflik di antara kewajiban untuk bayar pajak dan isu ketahunan Yesus. Kalau dia adalah anak Tuhan, mengapa Dia harus bayar pajak kepada AyahNya? Baca solusi Yesus untuk soal sulit ini di dalam Mattius 17:27.
1. Ini mengajar kita apa tentang konflik-konflik di antara peraturan kerja dan katahati kita? (Yesus menunjukkan ketuhananNya oleh membuat sebuah mukjizat untuk bayar pajak itu. Ketika cara itu mungkin tidak disediakan untuk kita di dalam semua tantangan di kerja, prinsip adalah Jalan bersama-sama dengan orang atasnya sejauh mungkin, coba tidak menyinggungkan mereka – tetapi jangan melanggar peraturan kepercayaan agamamu.)
2. Untuk mereka di dalam AS yang dihadapi dengan mendukung Penyatuan Pekerja, peraturan hukum membiarkan anda membayar ongkos penyatuan Pekerja kepada sebuah amal ( derma). Anda ikut kewajiban sejauh mungkin tanpa melanggar katahatinya.
I. Nasihat Praktis untuk Pekerja-pekerja
A. Baca Lukas 6:35, 37-38. Apakah seharusnya menjadi sikat kita terhadap teman kerja yang sulit?
1. Bagaimana kita mengevaluasikan pekerja-pekerja yang lain? (Saya tidak pikir ini berarti pengawasan-pengawasan tidak harus membuat evaluasi pekerja-pekerja. Selanjutnya kita akan baca sebuah ayat tentang disiplin yang menyarankan koreksi adalah baik dan diperlukan. Tetapi, teman bekerja harus berhati-hati tentang kritikan dan hukuman.)
2. Haruskah kita menjadi rela untuk ikut andil dan menolong dengan proyek-proyek di tempat kerja? (Ayat itu memberitahu kita memberi kepada yang lain.” )
3. Apa alasan Alkitab memberi untuk menjadi murah hati dengan membantu dengan kerja dan tidak kritis dan menghukum mereka? (Timbal baliknya. Kalau anda menolong orang lain, mereka menolong anda. Kalau anda mengkritik dan menghukum orang lain, mereka akan menkritik anda.)
B Baca Amsal 12:1. Apakah anda menyukai disiplin? Apa alasan kita harus menyukainya? (Itu mengajar kita sesuatu. Kita mendapat lebih bagus dengan kerja kita.)
C> Baca Amsal 16:13. Seberapa penting menjadi jujur dengan pengawasannya dan teman kerjamu?
D> Baca Proverbs 12:20. Kalau anda mempromosikan kedamaian, justru perpisahan di kantor, apa yang akan menjadi akibatnya?
E> Baca Ulangan 10:20. Haruskah anda “bermulut jelek” atas pekerja kita? Haruskah kamu berkata sesuatu yang buruk mengenai bos anda di belakangnya?
F> Baca Amsal 17:27-28 dan 13:3. Seberapa penting kata-kata kita di tempat pekerjaan untuk sukses kita? Apa nasihat yang anda temukan di dalam ayat-ayat ini tentang menjadi hati-hati mengenai bagaimana kita berbicara di tempat kerja?
G> Saudara , Tuhan menciptakan kerja untuk keuntungan kita dan keuntungan orang di sekitar kita. Akankah anda memutuskan hari ini anda akan mendekati pekerjaanmu seperti anda bekerja untuk Tuhan? Jika anda melakukannya, Tuhan berjanji akan memberi anda upah!
I. Minggu depan: Kehormatan untuk Otoritas.