<-- Lesson 5 Friendship

Lesson 5  Friendship  

(Various Amsal, 1 Samuel 20)

    

Copr. 2004, Bruce N. Cameron, J.D.  Semua referensi dari Alkitab adalah kepada New International Version (NIV), copr. 1973, 1978, 1984 International Bible Society, Kecuali dicatat yang lain. Kutip-kutip dari NIV telah dipakai dengan izin dari of Zondervan Bible Publishers. Jawapan yang disarankan bisa ditemukan di dalam tanda kurung. Kalau anda biasanya menerima pelajaran ini lewat e-mail, tetapi sesuatu minggu, pelajarannya hilang anda bisa menemukannya oleh mengklik atas link ini: .

 

Pendahuluan: Pernakah anda mendengar, “Seorang teman di dalam waktu keperluan adalah teman sejati.”? Baru saja saya mendengarnya dimodifikasikan menjadi “Seorang teman yang perlu sesuatu adalah penyakit leher.” Apakah ada sesuatu yang bersamaan di antara dua pernyataan ini? Apakah kebenaran pernyataan itu tergantung daripada anda adalah teman itu yang berada keadaan keperluan? Apa, sebenarnya  seorang teman? Bagaiamana anda seharusnya memilih teman-teman? Apa nasihat Alkitab memberi kita tentang persahabatan? Mari kita mulai pelajaran dan menemukan jawabannya!

 


I.                Uang dan Teman

 

A.               Baca Amsal 18:24.  Kalau satu teman adalah bagus, apakah dua teman atau lebih menjadi lebih bagus? 

 

1.               Atau, apakah teman-teman  seperti suami-suami atau isteri-isteri? Kita belajar minggu yang lalu bahwa seorang laki-laki dengan seorang perempuan adalah idaman Tuhan.

 

2.               Mengapa anda pikir banyak “pendamping” bisa menyebabkan kejatuhan? (Saya pikir ayat ini mengatakan bahwa ketika anda mempunyai banyak kenalan, tidak satupun yang cukup akrab untuk mau menolong ketika anda menghadapi kejatuhan. Anda saja “ penyakit leher” untuk mereka. Di pihak yang lain, sorang teman yang sejati akan menolong ketika anda menghadapi darurat. Itu adalah  “teman sebenarnya.”) 

 

B.               Baca Amsal 19:4 dan Amsal 19:6-7. Mengapa uang mempunyai pengaruh atas persahabatan? (Orang-orang mau menjadi teman anda kalau mereka pikir mendapat untung dari persahabatan itu. Ini adalah inti ayat 6.)

 

1.               Apakah ini sebuah gambaran tentang cara kehidupan atau pola kehidupan seharusnya terjadi?

 

2.               Jikalau seorang teman sejati tetap bersamamu di dalam masa kesulitan, mengapa teman-teman seorang miskin dan anggota keluargannya meninggalkannya? (Mungkin ini bukan teman yang benar, atau ini mengatakan sesuatu tentang terus-menerus minta pertolongan dari orang lain.)

 

a.               Apakah anggota keluarga lebih dipercayai daripada teman? (Anggota keluarga biasanya tidak memilih anda sebagai anggota keluarga. Ide ini adalah mereka yang mempunyai kewajiban, sebab mereka adalah sebagian keluarga.  Ayat 7 menyarankan bahwa hubungan ini mempunyai batasan praktis – tetapi sebuah batasan yang melebihi keterbatasan teman-teman anda.)

 

b.               Pernakah anda bertemu orang yang perlu banyak? Pernahkah anda merenungkan, “Kalau saya mempunyai hubungan dengan orang ini dia selalu akan minta sesuatu dari aku. Seharusnya aku menghindarinya.”

 

3>   Bandingkan Amsal 17:17 dengan Amsal 17:18. Bagaimana anda memisahkan persahabatan dan kekurangbijakan? (Seharusnya anda tidak sampai di tempat anda menjadi  “penjamin” untuk keputusan buruk teman-temannya. Seorang sejati tahu bahwa anda akan berada di setiap saat, tetapi mungkin ini tidak berarti anda akan menyelamatkan teman anda dari semua kesulitan uangnya.)

 

4>   Baca Amsal 27:10. Apa yang ini memberitahu kita tentang teman yang berada di dalam masa sulit? (Ada teman-teman keluarga  lama yang mempunyai tentutan istimewa untuk pertolongan kita. Nampak bahwa di sini teman lebih suka daripada anggota keluarga yang mempunyai hubungan yang jauh.)

 

C.   Saat anda mempertimbangkan ayat-ayat ini yang baru saja kita baca, nasihat apa yang anda teemukan tentang persahabatan? (Jangan mengharap bisa percaya teman yang tidak akrab. Menghindari menjadi teman yang selalu “melarat” sebanyak mungkin. Kalau anda teman sejati, anda akan menolong di dalam masa kesulitan.)

 

I.               Nasihat dan Teman-teman

 

A.               Baca Amsal 22:11. Apa yang anda seharusnya lakukan kalau anda ingin mempunyai teman-teman istimewa yang mempunyai kekuasaan?

 

1.               Apakah maksud dari “manis berbicara”?

 

A.               Baca Amsal 27:6. Mengapa  musuhmu akan menciummu? Mengapa temanmu akan melukaimu? (Baca Amsal 27:9. Inti di dalam ayat-ayat ini adalah seharusnya anda percaya temanmu akan memeberi anda nasihat yang benar. Seharusnya mereka tidak bohongimu supaya anda merasa baik.  Temanmu seharusnya memberitahu anda hal yang paling baik untukmu – dan anda, kalau anda bijaksana, tidak akan menerima itu sebagai penghinaan. Anda tidak akan merasa ‘dilukai’ oleh nasihat teman anda. Pada saat yang sama, kita belajar dari Amsal 22:11 bahwa nasihat kita sebagai teman harus menjadi “manis.”)

 

 

II.           Memilih Teman

 

A.               Baca Amsal 22:24-25 dan Amsal 12:26. mengapa mengambil keputusan tentang calon teman-teman begitu penting? (Anda dipengaruh oleh teman-teman anda.)

 

1.               Pikir tentang teman yang anda miliki sekarang dan beritahu saya satu frase, atau perangai yang anda tahu dari mereka?

 

2.               Apa yang mereka tahu dari anda?

 

3.               Dapatkah anda melihat beberapa pengaruh positif yang telah anda lakukan disekitar anda? Bagaimana dengan suatu pengaruh negatif?

 

B.               Baca Kalimat pertama dari 2 Korintus 6:14. Apakah diartikan sebagai “pasangan”? Beri beberapa contoh.

 

C.               Baca semua 2 Korintus 6:14-15. Point apa Paulus membuat tentang alasan kita tidak “dipasangkan” dengan orang yang tidak percaya? (Paulus mengatakan kita tidak mempunyai banyak persamaan dengan orang yang tidak mempercayai Tuhan.)

 

1.               Mengapa ini penting? (Baca 2 Korintus 6:16-17.Kelihatanya Paulus mengingatkan kita tentang pengaruh orang lain. Kita adalah bait suci Tuhan, oleh karena itu kita seharusnya tidak dinodai oleh pengaruh yang tidak sehat dari orang yang tidak ikut Tuhan.)

 

D.               Bisakah kita mempunyai pengaruh positif atas orang lain kalau kita harus pisah dari mereka? (Seri ayat-ayat ini mempelajari dua hal. Pertama, pengaruh yang jahat mempunyai lebih pengaruh atas hubungan akrab daripada pengaruh baik.  Kita tidak dipanggil untuk memisahkan diri sendiri dari orang yang tidak ikut Tuhan, tetapi kita disuru supaya tidak mempunyai hubungan akrab dengan mereka.)

 

E.               Bagaimana dengan hubungan-hubungan “ tidak manusiawi”? Apakah anda ‘dipasangkan’ dengan TV? Video games? Film-film? Novel-novel Raja Steven ? Apakah ini memengaruhi pikiran anda?

 

1.               Pertimbangkan bahwa di dalam kelompok pengaruh itu yang baru saja disebutkan, pengaruh itu adalah benar-benar satu arah. Hanya saja anda bisa dipengaruhi jika anda tidak mengembalikan pengaruh itu.

 

 

F.               Baca 1 Samuel 19:11-12. Siapakah orang-orang di sini? (Saul adalah raja. Daud adalah “Calon Raja.” Michal adalah isteri Daud dan anak perempuan Saul.)

 

G.               Baca 1 Samuel 20:1. Jonatan adalah anak laki-laki Raja Saul – dan kemungkinan besar,  Jonatan dan Daud bersaing untuk mendapatkan tahta. Apa yang Daud ingin tahu dari Jonatan? (Dia cari informasi dari dalam)

 

1.               Selain dari informasi, apa yang Daud minta? (pengadilan. Dia mau tahu apa pengaduan terhadap dia supaya Si Raja mau membunuh dia.)

 

2.               Dulu kita membahas peribahasa “ seorang teman dalam masa keperluan adalah sebuah penyakit leher.” Apakah Daudd seorang teman di dalam masa keperluan?

 

C>               Baca 1 Samuel 20:2. Apakah Jonatan mempunyai informasi dari  dalam tentang hal ini?

 

1.               Apakah  Jonatan biasanya mempunyai informasi dari dalam?

 

C>               Baca 1 Samuel 20:3. Teori apa yang Daud sarankan tentang kenapa Jonatan salah tentang rencana Raja Saul?

 

1.               Sejauh manatingkat kepercayaan yang daud miliki terhadap Jonatan?

 

2.               Kalau anda menjadi Jonatan, apa yang mungkin menyelimuti benak anda? (Bahwa kalau Daud telah dibunuh, jalur anda untuk menjadi raja akan menjadi lebih bersih.)

 

a.               Atas pertanyaan ini apa yang akan Jonatan peroleh jika Daud mati? (lompat ke depan dan Baca 1 Samuel 20:30-31. Apa yang Jonatan peroleh?

 

b.               Bagaimana anda memperlakukan teman-teman anda ketika ada salah satu dari meeka dapat untung?

 

D>               Baca Filipi 2:3-4. dan 1 Samuel 20:4. Apakah Jonatan mengikuti nasihat  Tuhan tentang persahabatan? Pasti.)

 

1.               Nampak bahwa Filipi 2:4 memberitahu kita bahwa itu adalah baik kalau kita memperhatikan keperluan kita. Apakah Yonatan lihat keperluan dirinya?

 

E>   Baca 1 Samuel 20:5-11. Daudd memutuskan sebuah rencana supaya bisa menentukan kalau dia benar-benar di dalam keadaan yang berbahaya atau tidak. Seberapa banyak kepercayaan yang di tempatkan dalam Yonatan?

 

1.               Mengapa Jonatan minta Daud pergi ke ladang dengan dia? (Jonatan khawatir orang lain akan tahu tentang apa yang dia dan Daud rencanakan. Tentu saja orang di sekitar Yonatan telah setia kepada dia dan mungkin mereka tidak serendah hati kepada Daud sebagai Yonatan. Mungkin mereka mempunyai sifat yang sama dengan Raja Saul.)

 

F>   Baca 1 Samuel 20:12-16. Ingat bahwa saya baru saja tanya anda kalau Yonatan memperhatikan keperluan diri sendirinya? Setelah anda telah membaca lebih dari cerita ini, jawabannya apa  untuk pertanyaan itu? (Yonatan memahami bahwa Tuhan akan membuat  Daud menjadi raja. Dia tahu bahwa itu akan menempatkan dia dan keluarganya di dalam keadaan berbahaya – sebab sebagai “saingan”   untuk tahta tersebut, teman-teman Daud akan mau membinasakan dia dan semua keluarganya. Dia dapat perjanjian dari Daud, sebuah perjanjian bahwa keluarga dia akan dilindungi. Dia melindung keluargannya.)

 

G>   Baca 1 Samuel 20:17. Apa yang membuat Daud dan Yonatan berteman begitu sempurna? (Baca Marus 12:29-31. Yonatan dan Daud memenuhi secara sempurna perintah untuk mencinati satu sama lain sebagi mereka mencintai diri sendiri. Kalau  Yonatan tidak memahami keinginan Tuhan tentang Kerajaan Daud, Kita bisa mengatakan bahwa Yonatan mencintai Daud lebih daripada dia mencintai diri sendiri.)

 

H>   Saya sarankan anda membaca semua cerita ini sendirian. Yonatan menyelamatakan kehidupan Daud. Walaupun  Yonatan telah dibunuh di dalam peperangan dengan ayahnya, Daud simpan perjanjiannya terhadap keluarga Yonatan yang masih hidup.

 

H> Saudara, bagaimana hati anda tentang teman-teman yang anda pilih? Bagimana anda sebagai teman? Apakah anda sebaik standar Alkitab tentang persahabatan?

 

I.               Minggu depan: Agama di dalam tempat kerja.