<-- Lesson 2 Honor Your Father and Your Mother

Lesson 2 Honor Your Father and Your Mother  

(Keluaran 20, Ephesians 6, Deuteronomy 21)

    

Copr.2004 Bruce N. Cameron.J.D. Semua referensi adalah ke  Versi New International (NIV),copr.1973,1978,1984 International

Bible Society, kecuali dicatat lain. Kutipan-kutipan dari NIV  dipakai dengan izin dari Zondervan Bible Publishers. Jawapan yang disarankan ditemukan  dalam tanda kurung. Kalau dana biasannya menerima pelajaran ini lewat email, tetapi itu dihilangkan suatu minggu, dana bias menemukan nya oleh menklik di atas link ini : http://www.GoBible.org

 

Pendahuluan: Pernahkan anda mendengar orang memberi pujian kepada anda dan kemudian anda ingin tahu kalau itu pujian atau kecaman? Hari ini, di dalam pelajarannya tentang hubungan-hubungan , kita mempelajari rencana Tuhan untuk hubungan di antara orangtua dan anak-anaknya. Tuhan memberi  perjanjian yang hebat kepada anak-anak yang mempunyai hubungan yang benar dengan orangtuanya. Ketika kita meneliti perjanjian itu kita menemukan bahwa itu lebih daripada hanya perjanjian. Apakah itu perjanjian atau ancaman?  Sebuah perjanjian atau sebuah nubuatan? Di sebelah yang lain hubungan itu, keharusan apa orangtua mempunyai kepada anak-anaknya? Mari kita mulai pelajaran ini dan menemukan jawabannya!

 


I.               Perjanjian kehidupan dan kematian

 

A.               Baca Keluaran 20:12. Orangtua-orangtua, berapa banyak di antara anda  yang pikir Sepuluh peraturan tidak harus diikuti oleh manusia sekarang? ( Saya pikir mereka harus diikuti)

 

1.               Semua orangtua jug adalah anak-anak.. Kita lihat mandate untuk orangtua di dalam ayat ini.  Anak-anak manfaat apa kita lihat untuk anda? (Peraturan itu mengatakan bahwa menghormati orangtuanya memberi anda kehipupan yang panjang..)

 

B.               Artinya apa untuk “hormatilah” orangtuamu? (Baca Efesus 6:1-3. Paulus menyamakan “hormatilah orangtuamu” dengan “mentaati orangtuamu.”)

 

1.               Perjanjian apa Paulus melihat sebagai hasil dari taati orangtuamu? (Sebuah kehidupan yang lanjut dan lebih baik.)

 

2.               Apakah kehidupan yang panjang yang dijanjikan di dalam Keluaran 20:12? Kalau anda mengatakan “ya,” mengapa  perintah itu tambah “di tanah yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu?” (Efesus dengan jelas menterjemakah ini sebagai umur yang lanjut. Bagaimanapun, frasa yang ditambah di dalam Keluaran 20:12 kelihatannya menghubungi “menghormati” orangtua ke keadaanya negeri itu.)

 

a.               Kaitan apa anda lihat di antara menghormati orangtua-orangtua dan keadaannya yang lanjut sebuah negeri?

 

3.               Baca Keluaran 21:15 & 17. Hubungan apa ayat-ayat ini mempunyai dengan panjang kehidupan untuk anak-anak yang tidak menghormati orangtuanya? (Ini alasan yang lain mengapa ketidakhormatian ada hubungan dengan kehidupan yang pendek.)

 

a.               Imamat 20:9 and Amsal 20:20 juga  memberi hukuman mati untuk kutukkan ( menolak otoritas) orangtua-orangtua. Haruskah kita mempunyai peraturan seperti itu hari ini?

 

b.               Kalau kita ada, bagaimana masyarakat akan berbeda?

 

C>   Baca Ulangan 21:18-21. Aku ragu-ragu bahwa orangtua-orangtua mencintai anak-anaknya lebih kurang pada masa itu daripada mereka mencintai anak-anaknya sekarang. Apakah anda membawa anak laki-lakimu kepada orang tua itu?

 

a.               Apakah orangtua Samson membawa dia di depan orang tua? (Di dalam Hakim-Hakim 14 kita  membaca tentang kelakuan-kelakuan yang kelihatannya keras kepala dan memberontak oleh Samson. Saya harus ingin tahu berapa  banyak orangtua benar-benar menyebabkan anak-anaknya dihukum mati... The Bible Knowledge Commentary mengatakan bahwa “tidak ada rekod di dalam Alkitab atau di dalam buku-buku yang lain yang mengindikasikan bahwa hukuman ini dilakukan.”)

 

b.               Kalau, sebagai saya menduga, orangtua tidak seringkali (atau tidak sama sekali) menyebabkan anak-anak dihukum mati, mengapa perintah ini berada di dalam Alkitab? (Tiga alasan. Pertama, ayat ini beritahu kita bahwa perintah itu maksud mempengaruh kelakuan anak-anak (“Semua Israel akan mendengar dan menjadi takut.”) Kedua, hukuman untuk orang dewasa yang keras kepala dan memberontak terhadap Tuhan adalah kematian yang kekal. Ini adalah sebuah pelajaran tentang kehidupan. Ketiga, ayat.21 beritahu kita bawah pengaruh-pengaruh yang jahat harus dibersikan.)

 

D>   Ketika kita  mulai meninjau perintah-perintah yang keras ini mungkin anda mengatakan  “Tunggu sebentar, mari kita lari kepada Perjanjian Baru  dan lihat apa yang Yesus mengatakan tentang ini. Dia tidak akan menjadi sekeras itu.” Baca Mattius 15:4. Hukuman apa Yesus mengatakan harus diaplikasikan kepada ketidaktundukan dan ketidakhormatan orangtua? (Yesus mengaitkan ayat-ayat yang kita baru membaca  Keluaran 20:12 and Ulangan 20:9.)

 

1.               Mari kita membaca lebih supaya bisa memahami tujuan Yesus. Baca Mattius 15:5-9. Apa Yesus memasukkan  di dalam perintah “hormatilah” orangtua-orangtua? (bantuan uang untuk orangtua-orangtua.)

 

E    Berapa banyak di antara anda  mempunyai anak-anak remaja? Bebarapa banyak di antara anda bisa mengingat ketika anda mempunyai anak-anak remaja? Kaitan praktis apa berada untuk anak-anak remaja  di antara ketundukan kepada orangtua dan sebuah kehidupan yang lebih baik dan lebih panjang? (hanya dua hari yang lalu saya menyarankan bahwa dua orang mudah seharusnya memberi saya semua keputusan tentang hal yang penting kepada saya untuk beberapa tahun depan. Orangtua yang sudah matang bisa melihat pengaruh yang akan berada selanjut umurnya dari beberapa keputusan yang tertentu atas anak-anaknya. Kalau anak-anak menerima keputusan-keputusan dari orangtuanya yang ikut Yesus, kehidupan mereka akan menjadi lebih baik.)

 

F    Baca Kolose 3:20. Mengapa itu menyenangkan Tuhan kalau anak-anak mentudukan orangtua-orangtuanya

 

1.               Mengapa Alkitab mengatakan bahwa anak-anak harus taati di dalam semua hal?” (Itu beritahu kita bahwa anak-anak harus taati bahkan mereka tidak sudak.)

 

II.           Keharusan orangtua-orangtua

 

A.               Mari kita baca lagi Efesus 6:1. batasan apa anda menemukan untuk keharusan anak-anak mematuhi orangtuanya? (Itu mengatakan  “taatilah orangtuamu di dalam Tuhan.” Maka, kelihatannya itu tambah perbatasan bahwa orangtua harus mengikuti Tuhan.)

 

1.               Orangtua-orangtua, tanggungjawab apa ini meletakkan di atasmu ketika anda beri perintah-perintah kepada anak-anakmu?

 

B.               Baca Ulangan 6:5-9. Kewajiban apa kepada orangtua untuk menunjukkan keperluan Tuhan kepada perhatian anak-anaknya?

 

1.               Kapan pengajaran ini harus mulai?

 

2.               Kapan itu harus selsesai? (Ayat ini kelihatannya mengatakan bahwa pengajaran ini harus lanjut terus menerus.)

 

3.               Kalau orangtua tidak mengajar anak-anaknya mentaati perintah

 

4.               Kalau orangtua tidak mengajar anak-anaknya supaya mereka  taati Tuhan apakah mereka harap anak-anak tersebut akan mentaati mereka?

 

C.               Baca Kolose 3:21. Kewajiban apa yang lain adalah di atas bahu orangtua ketika mereka mau anak-anaknya mentaati? (jangan sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hati.)

 

1.               Apa, secara spesifik, anda akan memuja kebaikan supaya bisa menghindari membuat anak-anakmu sakit hati? (Yang pertama adalah mengevaluasikan peraturanmu yang anda harap anak-anakmu mentaati. Jangan mendebat apapun dengan anak-anakmu yang tidak penting. Secara keseluruhan menyelenggarakan peraturan yang penting. Seharusnya anda mendengarkan anak-anakmu dan kalau mereka benar tentang seperaturan yang sewenang-wenang, berhenti dengan peraturan tersebut.  Yang kedua menjadi lembut dan mencintai anak-anakmu bahkan anda  sedang menyelenggarakan peraturan-peraturan.)

 

D.               Mari kita baca lagi peraturan yang keras itu di dalam Ulangan 21:18-21.  Mengapa orangtua-orangtua harus membawa anak laki-lakinya kepada orang tua kotanya?   (Orang tua di pintu gerbang adalah hakim-hakim di dalam hal legal (Lih Joshua 20:4). Dari ini kita menyimpulkan bahwa posisi orangtua juga diuji)

 

1.               Apa peraturan ini ( pergi ke orang tua kota ) mengajar kita tentang mengendali anak-anak yang sulit hari ini? (Itu mengajar kita  cari nasehat dari orang yang bijaksana yang ikut Tuhan. “Orang Tua ” tersebut adakah orang yang sudah membesarkan anak-anak sendiri, yang mengikut Tuhan dan yang bijaksana. Kalau anak-anakmu mengatakan bahwa anda tidak adil, atau kalau anda pikir anda membuat anakmu sakit hati, ini adalah sebuah tanda  untuk orangtua untuk cari nasehat dari orangtua lain yang bijaksana.)

 

2.               Nampak sebuah fakta yang lain dalam Ulangan 21:19: itu perlu baik ibu maupun bapak membawa anak laki-laki itu kepada orang tua itu. Apa ini mengajar kita tentang kewajiban orangtuanya yang sedang membesarkan anak-anaknya? (Orangtua-orangtua adalah sebuah  “check” satu sama yang lain. Tidak hanya satu orangtua  sebuah “klankbor” untuk orangtua yang lain untuk disiplin, tetapi orangtua itu seharusnya setujuh bagaimana mereka akan membesarkan anak-anak itu – yang paling tidak setujuh atas hal-hal yang penting. Di dalam kasus ini, anak tersebut tidak akan dihukum mati kecuali kedua orangtuanya setujuh dia tidak mempunyai harapan dan semua orang tua dari kota itu setujuh juga.)

 

A.               Saudara, apakah anda mau mempunyai kehidupan yang panjang? Apakah anda ingin anak-anakmu mempunyai kehidupan yang panjang dan lebih baik? Menjadi anak yang patuh, dan menjadi orangtua yang ikut Tuhan adalah penting. Tuhan menyuruh kita belajar keinginannya dan mengajar itu kepada anak-anak kita. Apakah anda setujuh hari ini?

 

I.                    Next week: Parenthood - Joys and Responsibilities.