<-- Pelajaran 6

Pelajaran 6

 

“Tinggalkan Masa Lalu Anda”

( Yohanes 5)

 

 

 

Terbitan 2004 , Bruce N. Cameron JD

 

Semua referensi kitab adalah New International Version (NIV), terbitan 1973, 1978, 1984 International Bible Society, kecuali yang tercatat lainnya.

Kutipan dari NIV dipakai dengan ijin dari Sondervan Bible Publishers.

Jawaban yang disarankan terdapat pada tanda kurung ( ) Jika anda biasa menerima pelajaran ini melalui e-mail, maka akan hilang dalam waktu satu minggu. Anda bisa menemukannya dengan membuka website pada : http://www.GoBible.org

 

Pendahuluan : Orang-orang sering meminta saya berdoa untuk mereka disembuhkan atau ditolong. Beberapa yang saya doakan menjadi sembuh. Sementara yang lain tidak. Pada dasar apakah Tuhan memilih seseorang sembuh? Yohanes 5 memberi kita beberapa penglihatan dalam permasalahan ini dan dalam kuasa Tuhan. Mari kita mulai pelajaran kita dan perhatikan apa yang bisa kita pelajari!

 

I. Kebahagiaan Tak Terduga

    A. Baca Yoh 5:1. Yesus kembali di Yerusalem. Mengapa dia kembali ke

        Yerusalem? (Itu adalah untuk sebuah perayaan keagamaan. Kita tidak

        tahu perayaan yang mana).

 

   B. Baca Yoh 5:2. Apakah sebuah “serambi tertutup” itu? (Ini

       merupakan serambi yang tertutup atau podium. Tentu saja hal itu

       merupakan sebuah tempat yang indah. Sebuah kolam luas dengan

       serambi yang tertutup menimbulkan sebuah gambaran yang indah dalam 

       benakku).

 

   C. Baca Yoh 5:3. -------Sebagai hal practis, apakah tempat ini cantik? Maukah anda buang waktu dekat kolam ini? (Tidak. Klau anda mau jalan kaki dan cuci mata dengan keindahan, anda akan minghindari  tampat ini sebab itu  penuh dengan orang yang menderita. Membayangkan jalan lewat rumah sakit untuk menyenangkan diri sendiri.)                                      

 

   D. Anda boleh perhatikan bahwa NIV, bersama dengan terjemahan yang

       lain, mengabaikan bagian terakhir ayat 3 dan seluruh ayat 4 yang

       terdapat dalam King James dan terjemahan-terjemahan lainnya.

        Pengabaian tersebut karena paling gampang, paling diandalkan, seluruh

        naskah yang diandalkan tidak berisi bahasa ini. Bagaimana anda akan

        menjelaskan Yoh 5:7 tanpa penjelasan di dalam ayat 4? ( Hal itu

        mungkin mengapa beberapa penulis menambahkan bahasa ini untuk

        menjelaskan tradisi di Betesda).

        1. Dari waktu ke waktu saya “kecewa” mengenai fakta NIV

            “mengabaikan bagian dari Alkitab” Pertimbangkan ilmu teologi yang

            “mengabaikan” itu. Apakah hal itu sesuai dengan karakter

            Allah yang hanya menyembuhkan orang cacat tercepat saja?

 

   E. Baca Yoh 5:5-7. Tempatkan diri anda sebagai laki-laki ini.

       1. Harapan apakah yang dia miliki di masa mendatang? (Jika dia bisa

           masuk ke dalam air sebelum orang lain ketika airnya  “bergoncang”

           (ayat 4) dia percaya dia bisa menjadi sembuh. Bagaimanapun

           keanehannya untuk menjadi yang pertama masuk ke dalam air tidak

           ada artinya.

       2. Semacam apakah sistem dorongan yang dia miliki? (Tidak ada).

       3. Semacam apakah sikap mental yang dia miliki?

           a. Ketika anda sakit, bagaimana anda senang bergaul dengan orang-

              orang sakit yang lain?

   F. Mari kita berpusat pada pertanyaan Yesus di ayat 6. Pada dasarnya,

       pertanyaan itu nampaknya begitu goblok kepada saya. Pada asumsi itu

       Yesus tidak menanyakan pertanyaan-pertanyaan bodoh dan pertanyaan-

       pertanyaan bodoh tidak tercatat dalam Alkitab, bagaimanakah anda

       menjelaskan pertanyaan ini? ( Yesus ingin memusatkan perhatian orang

       laki-laki ini pada kesembuhan).

       1. Apakah ayat 7 itu merupakan suatu jawaban atas pertanyaan Yesus?

           (Tidak. Yesus bertanya pada laki-laki itu apa yang dia inginkan. Laki-

           laki itu menanggapi dengan kemungkinan).

 

  G. Baca Yoh 5:8-9a. Ini mengikat beberapa hal satu sama lain di dalam diskusi sampai sekarang.

       1. Kita tahu Tuhan dalam peranan di sini. Apakah Yesus memilih orang

           yang paling cacat untuk sembuh? (Tidak. Petunjuk dalam ayat 4

           (bahasa yang diabaikan) adalah secara langsung bertentangan dengan

           peran Yesus dalam ayat 8-9. Yesus memilih orang-orang yang paling

           putus asa untuk sembuh. Faktanya beberapa penulis yang bermaksud

           baik dengan menambahkan suatu catatan pada naskah bukanlah

           alasan bagi kita untuk menerima “sampah ilmu teologi” tersebut.

           Sesuatu terjadi di kolam itu, tapi meragukan Tuhan melakukannya.

  

       2. Yesus bertanya pada laki-laki itu apa yang dia inginkan dan dia

           menanggapinya dengan kemungkinan. Apakah kemungkinan itu?

           (Kemungkinan diluar angan-angannya).

           a. Apakah anda senang pada laki-laki itu? Apakah Yesus menawarkan

              anda sesuatu yang besar kepada anda dan anda menanggapinya

              dengan batas pemahaman anda sebagai kemungkinan?

       3. Bukankah iman diperlukan untuk menyembuhkan? ( Dalam Mat 9:22

           kita mendengar Yesus berkata kepada perempuan , dia telah

           disembuhkan, “imanmu telah menyembuhkan kamu”).

           a. Iman apakah yang kita tahu dalam orang perempuan ini?

 

II. Pelanggaran Sabat?

    A. Baca Yoh 5:9b-10, 16-18. Laki-laki itu telah sakit selama 38 tahun. Menyembuhkan dia bukan darurat nasional.  Mengapa Yesus menyembuhkan dia pada hari Sabat? Mengapa Yesus

         berkata kepada dia untuk membawa tilamnya pada hari Sabat? (Tentu

         saja, tidak ada yang diperlukan pada hari Sabat. Yesus telah membuat

         suatu point mengenai hari Sabat).

         1. Apakah point itu? Apakah Yesus sedang mengajar kita dalam

             Yoh5:17? (Sedikitnya, Yesus sedang mengajar kita bahwa

             pemimpin-pemimpin Yahudi tidak mempunyai suatu pemahaman

             yang benar tentang hari Sabat. Melakukan kebaikan pada hari Sabat

             secara penuh sesuai dengan rohani pada hari itu. Yesus berkata

             bahwa Bapa-Nya dan Dia selalu bekerja pada hari Sabat. Faktanya,

             hal ini merupakan suatu “God-thing” tidak menjelaskan mengapa

             disembuhkannya orang laki-laki yang membawa tilamnya itu.

             Pelajaran bagi kita melebihi apa yang tepat bagi Tuhan.

             a. Bandingkan Kej 2:2-3 dengan Yoh 5:17. Apakah Allah Bapa tidak

                 memelihara hari Sabat? Apakah dia sebelumnya memelihara hari

                 Sabat, tetapi memberikannya? (Sebenarnya, Tuhan tidak

                 memelihara hari Sabat –setidak di dalam beberapa tongkat. Tuhan masih memberi kita

                 hidup, memegang planet-planet di dalam tempatnya, menguatkan univers dan memperhatikan kit tujuh hari per minggu.

    B. Mengapa Yesus hanya menyembuhkan satu orang saja diluar seluruh

         kelompok  orang-orang cacat ini? Dia mempunyai suatu landasan

         melakukan kerja yang baik pada hari Sabat! Mengapa miss out?     

         (buku E.G. White, The Desire of Ages (halaman 201), menunjukkan

         bahwa menyembuhan seseorang pada hari Sabat akan memarahkan semua orang pemimpin Yahudi kerjannya akan diputus langsung.

         1. Jika hal ini benar, apakah ini mengajarkan kita tentang Tuhan?

             Apakah ini mengajarkan kita tentang diri kita sendiri? ( Tuhan adalah  pragmatis. Dia mempertimbangkan “gambaran besar” dan membuat keputusan didasarkan atas gamgaran itu.

             Barangkali pelajaran yang terpenting adalah membebaskan dari

             kesalahan anda pada pemahaman segala sesuatu itu adalah “tentang

             anda” Sebagian boleh berkata “menyembuhkan orang-orang

             merupakan sesuatu yang paling penting”. Tetapi hal ini tidak benar.

             Rencana dan tujuan Tuhan adalah sesuatu yang terpenting. “Segala

             sesuatu” yang mengenai Tuhan dan rencana-Nya, dan bukan tentang

             kita).

 

III. Berhenti Berdosa!

      A. Baca Yoh 5:11-14. Apakah petunjuk ini merupakan permulaan

           masalah kesembuhan laki-laki itu? ( Tindakan-tindakannya).

           1. Yesus berkata kepada dia “ berhenti berdosa”. Kita semua berdosa,

               apa pendapat anda yang Yesus maksudkan?

               a. Jika anda berkata bahwa laki-laki ini meliputi beberapa dosa

                   tertentu yang disebabkan pelanggarannya, bagaimana anda

                   menjelaskan kata-kata Yesus dalam Yoh 9;1-3 dan Luk 13;1-5?

                   (Jwapan yang paling jelas adalah bawah kadang-kadang dosa kita menyebabkan penyakit dan kadang tidak). William

                   Barclay memberi saran dalam komentarnya pada Yoh (halaman

                   183) bahwa orang Yahudi percaya bahwa  tidak bisa

                   disembuhkan tanpa diampuni dosanya terlebih dulu. Yesus

                   menginginkan laki-laki ini mengetahui bahwa kesembuhannya

                   bukanlah “penyembuhan” masalah dosanya. Yesus

                   mengingatkan dia untuk meyakinkan dia mengerti masalah

                   dosanya itu belum diatasi dan  dia harus menganggap maslah dosanya secara serius).

 

 

IV. Allah Sepenuhnya

      A. Baca kembali Yoh 5:16-18. Kita membaca orang-orang tidak

           diberitahu mengatakan “Saya percaya Yesus adalah orang yang

           sangat baik”. Atau, “Saya percaya dalam Yesus seperti seorang nabi”.

           Apakah mereka yang mendengar Yesus  mengerti Dia untuk berkata

           tentang status-Nya? (Mereka mengerti Dia bilang Dia  sama

           dengan Allah).

 

           1. Jika Yesus bukan Allah sepenuhnya dan manusia sepenuhnya,

               siapakah Dia? (Ini adalah salah satu kebenaran yang mempunyai tepi keras. Jika anda tidak percaya Yesus adalah Allah,

               lalu salah satu dari anda tidak memberi perhatian pada apa yang

               Dia katakan, atau anda harus percaya Dia adalah seorang

               pembohong atau orang yang sakit mental.  Hanya orang kurang ajar berada di tempat di antara keduanya di sini.).

  

 

 

      B. Baca Yoh 5:21-25. Apakah yang dijanjikan kepada mereka yang

           mendengar kata-kata Yesus dan percaya bahwa Allah Bapa telah

           memberikan Yesus kuasa hidup kekal? (Mereka dijanjikan beroleh

           hidup kekal).

     C. Saudara, ini merupakan apa yang kita kerjakan tiap minggu. Dengan mempelajari Alkitab kita “mendengar” kata-kata dari Yesus. Langkah selanjutnya untuk beroleh hidup kekal adalah percaya. Akankah anda percaya dan dengan kepercayaan itu pindah dari kematian kepada kehidupan?

 

V. Minggu depan: Yang Suci dan yang biasa.