Pendahuluan: Salah satu teman kelas sekolah hukum saya mempunyai kebiasaan berdiri di depan kelas sebelum gurubesar sampai, dan menceritakan sebuah lelucon. Seringkali lelucon tersebut tentang Tuhan. Kelas itu akan tertawa keras dan saya akan berusaha tidak senyum sebab saya pikir saya pikir joke tidak patut. Saya telah khawatir tentang penghormatan kepada Tuhan. Hari ini saya selalu coba mengatakan sesuatu yang lucu.. Walaupun itu tidak biasanya dibayangkan di dalam pelajaran-pelajaran ini, saya hampir tidak pernah mengajar sekelas di mana murid tidak tertawa. Apa Tuhan mengharapkan dari kita tentang penghormatan? Apakah standarNya sama dengan kita punya: Kita mau orang tertawa dengan kita dan tidak tentang kita. Mari kita mulai dengan pelajaran kita dan menemukan apa maksudnya menghormati Tuhan!
I. Ketakutan Tuhan
A. Baca Psalms 111:10. Maksud apa “takut sama” Tuhan? (Bahasa Ibrani bisa juga mempunyai arti “menghormati.”)
1. Kita diberitahu bahwa ketakutan mulai membuat kita bijaksana Bagaimana ketakutan bisa membuat kita bijaksana?
a. Apakah anda pernah menemukan bahwa ketika anda menjadi takut anda menjadi lebih pintar Atau apakah takut dan lebih pintar berbeda dari ketakutan dan bijaksanaan yang disebutkan di dalam Mazmur 111?
1. Mengapa penulis Mazmur bicara tentang mengikuti aturan-aturan Tuhan di dalam ayat ini?(Janjian Lama seringkali ulang di dalam cara yang sedikit berbeda.(“parallelisme”). Ini yang terjadi di sini. Yang ini mengajari kita adalah bahwa takhwa terhadap Tuhan artinya bahwa kita mengikuti peraturanNya.)
1. Bagaimana kebijasanaan dan kefahaman yang baik sejajar? (Ini memperlihatkan bagaimana takhwa terhadap Tuhan memberi kita kebijaksanaan. Jika kita mentaati perintah Tuhan, itu menolong kita memahami hubungan kita kepada Tuhan dan terhadap orang sekitar kita. Itu adalah kecerdasan emosi.)
A. Baca Amsal0 1:28-31. Apa artinya takhwa terhadap Tuhan di dalam konteks ini? (Sekali lagi, ketakutan adalah digunakan untuk berarti menerima perintah dari Tuhan.)
1. Ketika kita menolak menerima perintah Tuhan untuk kehidupan kita, apa yang terjadi? (Dua hal. Pertama, kita menderita penghasilan yang alami dari pilihan kita (ayat.31 “makan buah perbuatan mereka”). Keduanya, Tuhan mungkin tidak buat apapun untuk menolong kita (ayat.28 “mereka akan berseru kepadaKu, tetapi tidak akanKu jawab”).
A. Kalau takhwa terhadap Tuhan means berarti kita taati Dia, APA artinya mengasihi Tuhan? (Kita belajar di dalam pelajaran-pelajaran terakhir di dalam kwatal ini bahwa mengasihi Tuhan juga berhasil dengan ketaatan kita.. Yohanes 14:15)
A. Setelah melihat ayat-ayat ini, apa isi yang kuncinya untuk kasih penghormatan terhadap Tuhan? (taati Dia.)
1. Apakah kata-kata kita ada berkaitan dengan menghormati Tuhan? (Baca Keluaran 20:7)
a. Apa anda pikir adalah termasuk di dalam perintah untuk tidak salahgunakan nama Tuhan?
(1) Apakah itu termasuk memberi kesan yang salah tentang Tuhan?
(1) Apakah itu termasuk mengatakan bahwa Tuhan setuju atau tidak setuju tentang aktivitas-aktivitas tertentu ketika itu tidak benar?
I. Kebahagiaan dan canda tawa
A. Baca Yakobus 4:7-10. Apakah ini bemberitahu kita tidak boleh kebahagiaan atau tertawa?
1. Ketika kita diberitahu untuk tunduk kepada ” – apakah ini sama dengan menghormati Tuhan? (Ya. Saya pikir konsep yang sama.)
a. Haruskah kita mengerti bahwa tunduk kepada Tuhan bukanlah termasuk canda tawa dan kebahagiaan and joy? Apakah itu hanya orang tertentu yang tidak harus tertawa atau mendapat kebahagiaan? (Saya pikir ini diarahkan kepada mereka yang tidak menghadapi dosa mereka. Tuhan berkata kepada kita untuk menganggap dosa di dalam kehidupan kita secara serius. Kita tidak harus tertawa tentang hal itu atau mendapat kebahagiaan di dalamnya.)
A. Baca Yesaya6:5-7. Bagaimana perasaan Yesaya tentang dosa-dosanya?
1. Ketika Yesaya mempertimbangkan dosa-dosanya, apa dia pakai untuk membangdingkannya? (Ketika dia dapat pandangan yang terang “Tuhan yang maha esa ” dia menjadi sadar tentang sifat-dasar yang berdosa .)
a. Ketika anda mengukur berapa baik anda, dengan apa anda membandingkannya?
(1) Haruskah kita mempunyai perbandingan yang sama seperti Yesaya?
1. Apa pengaruh ketakutan kita terhadap Tuhan atas pandangan kita tentang dosa kita?(Dapatkah anda melihat sebuah pola di sini? Ketika kita takut dan mengasihi Tuhan kita memutuskan untuk taat padaNya. Datang muka ke muka dengan perintah-perintah Tuhan menyebabkan kita melihat dosa di dalam kehidupan kita.. Itu harus menyebabkan kita untuk mempertimbangkan dosa-dosa kita secara serius.)
1. Apakah Yesaya 6:6-7 mengajarkan kita tentang pengharapan Tuhan untuk membiarkan kita tanpa kebahagiaan atau canda tawa? (Tuhan mengirim malaikat segera kepada Yesaya untuk memastikan dia tentang pengampunan dan penghapusan Tuhan untuk dosa -dosanya.)
A. Baca 1 Petrus 1:8-9. Saat kita menjadi sadar bahwa kita mempunyai pengampunan Tuhan untuk dosa kita , emosi apa kita rasakan? (bahagia! “kebahagiaan yang tidak bisa diungkapkan.”)
A. Baca Psalms 126:2-3. Tentang lelucon dan canda tawa, garis pedoman apa akan anda sarankan dari ayat-ayat ini yang kita telah belajar? Mengenai lelucon yang termasuk Tuhan? (Kalau kita menawarkan Tuhan, kalau kita bercanda tentang dosa-dosa kita, lalu kita tidak menghormati Tuhan atau perintah-perintahNya. Di pihak lain, jika kita menganggap perintah Tuhan untuk kehidupan kita, kalau kita mempertimbangkan dosa=dosa kita secara serius dan cari penyelamatanNya , Lalu akhibatnya akan bahagia dan tertawa dalam kehidupan kita. Kita mempunyai kebahagiaan di dalam apa yang Tuhan telah lakukan untuk kita.)
I. Penghormatan yang dihasilkan?
A. Kita telah membahas apa artinya takut kepada Tuhan. Kita tahu apa artinya menghormati orang lain. Apakah anda menghormati semua orang? Haruskah?
1. Bandingkan 1 Timotius 3:8 dengan 1 Petrus 2:17. Apakah ini menyarankan kita keharusan untuk menghormati orang lain? (Walaupun 1 Petrus 2:17 bicara tentang memberi penghormatan yang ‘patut’ kepada semua orang, Bahasa Yunani benar-benar artinya menhorma semua orang. Di pihak yang lain, 1 Timotius mengajarkan kita bahwa kita harus menjadi berguna untuk dihormati, sarankan bahwa ada yang harus dapat penghormatan lebih dari orang lain. Di dalam buku Titus, orang yang lebih tua diperintah “hidup sederhana , terhormat, bijaksana sehat dalam iman, dalam kasih dan ketekunan” Titus 2:2. Kita harus kerja untuk menjadi terhormat oleh orang lain.)
A. Dasar apa kita untuk menghormati Tuhan? Bagaimana Tuhan mendapat penghormatan kita?
1. Mari kita baca apa yang dikatakan oleh malaikat pertama di dalam Wahyu 14. Baca Wahyu 14:6-7. Didasarkan atas apa adalah penghormatan diberi kepada Tuhan? (Dia Pencipta kita dan Hakim kita.)
1. Mengapa Tuhan berguna untuk menghakimi kita ?( bandingkan Yohanes 9:39 dengan Yohanes 5:21-22 mengunjukkan bahwa Yesus datang ke dunia ini karena Dia tahu kita akan dihakimi. Dia tidak hanya mau menyediakan secara untuk menyelamatkan kita, Dia mau kita memahami keselamatan yang Dia tawarkan kepada kita. Akhibatnya , Allah Bapa, memberi kepada Anak Tuhan kehakiman.)
A. Saudara , akankah anda berkata bahwa sikap anda dan berkataan anda menghormati membayangkan penghormatan terhadap Tuhan? Jika tidak benar, Kenapa tidak meminta Tuhan untuk menolong anda merubah sikap anda hari ini?
I. Minggu depan: mengapa mengampuni?