<--

 

Pendahuluan : Ini pelajaran terakhir di dalam seri ini tentang pengharapan. Apa yang pengharapan anda yang paling penting? Kita telah membahas yang diberi oleh kehidupan  kematian dan bangkit lagi Yesus.  Apa  persis diberi kepada kita? Di mana  kita sampai dengan pengharapan itu? Apa  tujuan  terakhir anda? Mari kita mulai pelajaran kita dan mempertimbangkan beberapa kata baik tentang barang-barang terakhir  yang diberi oleh Tuhan.

 

1. Pengharapan tentang kematian.

 

1. Baca 1 Tesalonika 4: 13 Paulus menulis kepada orang Tesalonika untuk memperbaiki dua kesulitan. Apa  kesulitan tersebut? ( ketidaktahuan dan dukacita tentang kematian)  

 

 

a) Apakah Paulus mengambil semua dukacita dengan apa yang dia akan bilang?  ( dia bilang dia tidak akan dukacita seperti orang yang tidak punya pengharapan. Dukacita kita tidak  seberat sebagai orang lain yang tidak punya pengharapan dari Tuhan)

 

b). Mengapa Paulus memangil kematian “ ketiduran” Atau, apakah dia bicara tentang “ ketiduran.”( Paulus adalah bicara tentang kematian. Kita tidak dukacita ketika  teman dan keluarga tidur tiap hari. Bandingkan gambaran Yesus tentang kematian sebagai ketiduran di dalam Yohanis 11:11-14. Menyebut kematian sebagai  “ ketiduran”  memberi beberapa  ide yang penting. Pertama , itu  bilang ini tidak selama-lamanya. Kedua , itu menyampaikan ide bahwa ini adalah keadaan tidak sadar ketika orang adalah mati.)

2. Baca 1 Tesalonika 4:14 Atas dasar apa  kita mempunyai pengharapan bahwa kematian tidak permanen? ( Pengharapan kita adalah didasarkan di atas fakta bahwa Yesus telah bangkit dari kematian dan oleh sebab itu kita bisa dibangkitkan dari kematian.)

a) Apakah  orang yang  percaya bahwa Yesus hanya orang baik yang telah meninggal 2000 tahun yang lalu, mempunyai pengharapan?

b) Nampak frasa “ Tuhan akan membawa  dengan Yesus orang yang telah jatuh tidur di dalam dia.” Apakah ini memberi kesan  ) Yesus akan membawa orang mati dari surga pada waktu kedatangan kedua kali? Atau b) Yesus akan membawa orang yang mati dari bumi ke surga pada waktu kedatangan kedua kali. Lebih logis kalau pakai kata “ datang” kalau datang dari surga ke bumi. Kata Yunani yang dipakai di sini mempunyai arti  “pimpin”)

                    

3 Baca 1 Tesalonika 4:15-17 Pernyataan Paulus mengasumsi orang mati adalah di mana? ( sekarang kita mempunyai cukup buktian untuk ambil keputusan teologis. Paulus mengasumsi bahwa orang mati tidak di dalam surga sekarang. Kata-kata dia ( ayat 15)  “ kita yang masih hidup….sekali-kali tidak mendahului orang yang telah meninggal” membantah ide bahwa orang yang hidup ketika Yesus datang  akan pergi ke surga pertama. Kalau orang yang percaya  orang mati pergi dengan segera ke surga pada waktu mereka meninggal, mereka tidak mempunyai  alasan untuk membantah  ide bahwa  orang yang hidup akan sampai di surga pertama. Orang Tesalonika tidak mengasumsi orang mati pergi ke surga pertama.

 

1.      Apa  yang ayat 16 bilang adalah pengaturan kebangkitan? ( pada waktu Kedatangan Kedua kali, orang yang mati akan bangkit pertama )

2.      Apa yang terjadi kepada orang yang hidup pada waktu kedatangan kedua kali?

3.      Ketika array 17 bilang “kita yang hidup akan diangkat bersama-sama dengan mereka”  siapa   “mereka”?

4.      Dia  kumpulkan mereka dengan Yesus.

5.      bagaimana  khabar ini memberi pengharapan kepada anda, sebagai orang yang ikut Yesus?( kalau anda masih hidup pada waktu Yesus datang, Dia akan membawa anda ke surga Kalau anda telah meninggal pada waktu Dia datang Dia akan memanggil anda dari kematian dan anda akan diangkat dan bertemu Yesus di dalam udara. Dar sana , Dia akan membawa anda ke surga.)

 

C  Baca 1 Tesalonika 4:18 Apakah pesan ini membesarkan hatimu?

1. Orang Kristen adalah biasanya penuh harapan,  tidak? Mengapa Paulus mengatakan  membesarkan hati satu sama  lain dengan kata-kata ini? ( Ide bahwa orang yang ikut  Yesus dan sekarang telah meninggal akan bangkit dan pergi ke surga supaya hidup selama-lamanya dengan Yesus adalah pengharapan yang paling penting.       Saat Paulus mengakui ( 1 Tes 4:13)  bahwa kematian akan menyebabkan kita merasa dukacita, dukacita kita tidak seberat orang yang tidak mempunyai pengharapan. Akhirnya, kita akan tidak mempunyai dukacita sama-sekali.  Malahan kita akan mempunyai kegembiraan dengan semua  orang cinta kita selama-lamanya.)

 

4. Pengharapan tentang kekekalan.

 

1.      Apa  anda mau menyelesaikan di dalam kehidupan anda? Apa anda mau orang mengingat tentang anda  setelah anda meninggal? ( Orang biasanya mau diingatkan. Kebanyakan mau bikin tanda di atas kehidupan. Itu sesuatu yang bagus tentang menjadi pengacara. Sudah ada beberapa keputusan legal di mana saya pengacara yang menang di dalam kasus tersebut. Keputusan ini telah ditulis dan bisa ditemukan di dalam tiap kota kecil yang mempunyai perpustakaan hukum. Selama ada Amerika Serikat , keputusan yang ada nama saya akan disebagaian  buku hukum.)

 

i)                    Mengapa kita mau bikin tanda kita. ( ini pencobaan buruk untuk hidup lebih lama dari kehidupan kita)

ii)                  Bagaimana pembahasan Paulus di dalam 1 Tes 4 pengaruh pengharapan kita  untuk diingatkan?

 

2.      Konsep tentang hidup selama kekekalan adalah mengagumkan. Bisakah anda membayangkan rumah besar di dalam surga yang tidak diselesaikan? Atau di bumi yang diperbaiki?

 

 D. Berkah dari pengharapan

 

1.      Baca Roma 15:13 Ayat kecil ini ada banyak informasi. Kalau anda mencoba untuk  menemukan apa yang anda perlu untuk dapat pengharapan, dan penelitian anda adalah hanya ayat ini, apa kesimpulan anda? ( Kita perlu kekuasaan Roh Kudus dan kita perlu kepercayaan di dalam Tuhan)

a.      Anda mempunyai ‘Sebuah Tuhan yang kasih pengharapan”  dan anda mempunyai alat-alat yang bisa dapat pengharapan tersebut. ( Roh Kudus dan kepercayaan)  Hasil apa anda bisa harap di dalam kehidupan anda? ( kegembiraan dan perdamaian )

b.      Nampak  bahwa pelajaran ini bicara tentang “ banjir dengan pengharapan.” Mengapa anda mau banjir dengan pengharapan?  Apakah  “penuh” dengan pengharapan  cukup?( Ini di mana orang Kristen membagi pengharapan itu.  Kalau anda “banjir” dengan sesuatu yang orang lain mau, mereka akan mau belajar lebih tentang itu.

 

E. Teman , kita mempunyai Tuhan yang kasih pengharapan. Barang yang paling penting yang kita bisa diharapakan, hidup kekekalan untuk kita diri sendiri, keluarga kita dam teman kita, adalah bagian  pusat pengharapan kita. Pengharapan ada pengaruh amat sangat  besar di atas kehidupan kita sekarang, oleh memberi kegembiraan dan perdamaian.

Pengharapan ini juga janji kehidupan kekekalan dengan Tuhan yang cinta dan menciptakan kita. Apakah anda menerimah penawaran  Tuhan?  Apakah kehidupan  anda banjir dengan pengaharapan supaya orang lain bisa lihat dan bagi pengharapan anda?

 

Minggu depan : Kita mulai topik yang baru.  “Janji Tuhan kekekalan”