Pendahuluan: Keterlambatan. Saya benci itu. Di dalam tahun yang lalu saya lihat survey seluruh negara US yang menunjuk bahwa lalulintas di tempat saya adalah terburuk di dalam kota-kota di Negara ini. Lalu lintas memerintah sebagian besar di dalam hidup saya. Saya berjalan pada waktu tertentu dan menghindari waktu yang lain supaya says tidak terlambat terus. Walaupun saya telah diperlambat di dalam lalu lintas selama beberapa jam saya tidak pernah diperlambat 2,000 tahun. Itu keterlambatan kedatangan Yesus kedua kali dan pelajaran kita minggu ini. Siapa yang tahu itu akan makan sebanyak waktu? Apa harus kita lakukan? Cerita itu akan membantu kita untuk mengerti lebih baik keterlambatan dan apa yang harus kita lakukan untuk itu.
1. Persiapan pernikahan .
A. Baca Matius 25:1 Jenis kejadian apa adalah sebuah pernikahan?
1. Jika anda adalah seorang gadis perawan apakah anda melihat pernikahan dari sudut lain.( Ini orang yang tidak pernah menikah. Tidak hanya pernikahan ini sebuah petualangan, tetapi mereka harap menikah sendiri suatu hari.)
2. Mereka bawa lampu. Apa ini saran? ( Bahwa mereka percaya hari itu akan berakhir dan akan menjadi gelap sebelum mempelai laki-laki akan datang.)
3. Apakah membawa lampu itu menunjuk tentang gadis-gadis perawan itu?
(Mereka memikirkan masa depan. Mereka peduli dengan apa yang mereka lakukan)
B. Mari kita melangkah kembali sebentar. Yesus memulai untuk bercerita kepada kita sebuah perumpamaan. Ketika Yesus berbicara mengenai pertemuan “mempelai laki-laki”
apakah yang sebenarnya Dia katakan? ( Pertimbangkan hubungan kata-kata. Matius pasal 24 semuanya mengenai Kedatangan Yesus kedua kali. Cerita ini tentang individu-individu yang menyiapkan diri untuk menyambut Yesus ( Mempelai laki-laki itu ) ketika
Dia kembali ke dunia.)
1. kalau saya benar tentang cerita ini mengenai kedatangan Yesus yang kedua kali, apa informasi yang lain kita mengumpulkan dari ayat 1 tentang gadis-gadis perawan ini? ( Bahwa mereka percaya kedatangan kedua kali dan mempersiapkan diri untuk itu. Ini adalah orang-orang Kristen yang mempersiapkan diri untuk adven.
C. Baca Matius 25:2-4 Apa yang memisahkan gadis-gadis perawan bijaksana dari gadis-gadis perawan kebodohan? ( gadis-gadis perawan membawa “bateri tambahan” dengan mereka.)
1. Apakah anda membawa bateri tambahan dengan anda ketika anda memakai senter? Apakah anda meletakkan kaleng bensin didalam mobilku ketika anda mulai dengan perjalanan? Mengapa kita menyebut “bodoh” gadis-gadis perawan yang membawa lampu yang penuh tetapi tidak membawa minyak tambahan? Kalau saya sedang pergi kepada menikahan, bahan yang terakhir yang saya mau membawa dengan saya adalah sebuah botol minyak. Membayangkan kena itu di atas pakaian! ( Kelihatannya mereka disebut “bodoh” karena mereka seharusnya tahu ada kemungkinan keterlambatan.)
2. Mengapa tidak menanti mempelai laki-laki datang pada waktu tepat? Kenapa
tidak menyebutkan gadis-gadis perawan bodoh itu “ gadis-gadis perawan pengharapan layak”?)
a) apakah mempelai laki-laki itu “ bodoh” jika dia datang terlambat untuk pernikahannya? Kita mempunyai kelayakan oleh semua gadis-gadis perawan itu. Apakah anda telah melakukan lebih dari yang layak untuk disebut “bijaksana”? (Lagi , kita perlu untuk melihat pada hubungan kata-kata ini. Yesus dalam Matius 24 terus menekankan bahwa kita tidak akan tahu kapan Dia akan datang lagi. Lihat secara khusus Matius 24:36 . Jika mempelai laki-laki menjelaskan bahwa Dia tidak tahu kapan Dia datang, kemudian hanya membawa lampumu dipenuhi dengan minyak bukan persiapan layak. Mepelai laki-laki itu tidak salah di sini.)
ll Penantian pernikahan.
A. baca Matius 25:5 Dengan hubungan dengan Kedatangan Kedua Kali, apa artinya “tertidur”?
i) Artinya apa anda menemukan di dalam fakta bahwa mereka semua tertidur?
ii) Kalau anda menceritakan cerita ini apakah anda katakan “ lima gadis-gadis perawan itu tetap waspada dan siap-siaga sambil lima gadis-gadis bodoh itu tertidur?” Apakah sedang siap-siaga yang memisahkan orang Kristen yang bijaksana dari orang Kristen yang bodoh? ( kalau “tertidur” di dalam konteks Kedatangan Kedua Kali mempunyai arti meninggal ( lih. 1 Korintus 15:51-52) lalu dengan nyata tidak ada kerusakan di dalam karakter. Sekalipun “tertidur” artinya kita gagal tetap siap-siaga (lih. Mark 13:37-41) untuk Kedatangan Kedua Kali, kelihatannya kerusakan adalah di dalam tidak mempersiapkan untuk kelemahan kita dan tidak di dalam kelemahan itu sendiri.
B. Apakah ini teologi yang baik?: (Tidak ada dosa di dalam kelemahan kemanusiaan kita. Dosa itu hanya di dalam kegagalan mempersiapkan karena kelemahan kita.)
1. Bagaimana kebanggaan manusia mempengaruhi kemampuan kita untuk menyiapkan secara baik terhadap kelemahan kita? (Jika kita tidak menyadari keadaan dosa-dosa kita, kita tidak akan berpikir kita perlu untuk menyiapkan.)
lll . Krisis pernikahan.
A. Baca Matius 25:6-9.Apakah ‘lima gadis-gadis’ bijaksana juga “lima gadis-gadis mementingkan diri sendiri” Mengapa tidak mau berbagi?( Gadis-gadis perawan bijaksana mengatakan mereka tidak berpikir mereka akan mempunyai cukup jika mereka berbagi. Kalau kita benar dalam berpikir bahwa masalahitu adalah kekurangan persiapan, kalau hal spiritual, seorang tidak dapat menyiapkan yang lain.)
B. Kita sampai ke hal yang mungkin yang terpenting di dalam cerita ini. Bagaimana, secara praktis, mempunyai cukup minyak? Bagaimana kita menyiapkan secara benar, justru kelemahan manusia kita, supaya kita akan menjadi siap untuk Kedatangan Kedua Kali? Apa yang harus kita lakukan untuk menahan keterlambatan itu?
1.pelajaran kita (hari Selasa) mengatakan minyak itu adalah Roh Kudus, dan lampu itu adalah firman Tuhan, dan bersama sama mereka membawa terang dalam kebenaran. Di dalam pelajaran , jalan keluarnya adalah “lebih” Roh Kudus. Apakah anda setuju?
a)Bagaimana bisa anda mempunyai lebih Roh kudus?
lV Berlangsungnya pernikahan.
A. baca Matius 25:10-13. Gadis-gadis bodoh itu tidak dapat masuk!
Saya dipersulit dengan yang mengatakan oleh mempelai laki-laki di dalam ayat 12 dan kesimpulan Yesus di dalam ayat 13. Yang dibilang di sini adalah kunci untuk tahu apa yang kita perlu lakukan untuk menyiapkan cukup baik.
1. Apa saran pada ayat12 adalah alasan gadis-gadis bodoh tidak masuk surga? (Mempelai laki-laki tidak mengetahui mereka)
2. Apa saran ayat 13 adalah alasan gadis-gadis bodoh tidak masuk surga? (Mereka tidak berjaga-jaga)
a) Apakah ini keduanya sama? (Dari kesan yang dangkal dari luar tidak!)
b) mengapa Yesus harus berkata berjaga-jagalah, ketika gadis-gadis bijaksana tidak berjaga-jaga , mereka tertidur, dan mereka masih bisa masuk pernikahan (surga)?
(1) Bukankah ini (berjaga-jaga ) kesimpulan salah pada cerita ini?
c.)Tidak perlu berkata, pelajaran saya selalu mulai dengan asumsi Yesus adalah benar, jadi bagaimana bisa mempelai laki-laki berkata “Saya tidak mengenal kamu” Dan Yesus berkata “berjaga-jagalah?” ( Dulu kita memutuskan bahwa perbedaan antara gadis-gadis bijaksana dan gadis-gadis bodoh adalah kesiapannya. Mengapa gadis-gadis bijaksana membawa minyak tambahan? Karena mereka tahu bahwa mempelai laki-laki akan terlambat. Waktu kedatangannya tidak diketahui. Gadis gadis bijaksana itu tahu mempelai laki-laki dan lagi pula mereka tahu mereka perlu untuk menyiapkan minyak tambahan. Itu cara mereka berjaga-jaga. Mereka mungkin tertidur tetapi mereka sudah mempersiapkan kelemahan mereka dan mereka mempersiapkannya untuk keterlambatan mempelai laki-laki. Jika gadis-gadis bodoh telah mengetahui mempelai laki-laki, mereka akan tahu bahwa dia akan datang pada waktu yang tidak diketahui.)
B. Baca 2 Petrus 3:3-4. Bagaimana Kristen yang sudah disiapkan, gadis-gadis bijaksana, jawab pertanyaan ini? ( Kita tidak tahu kapan Yesus akan datang. Yesus akan datang pada waktu anda menanyakan pertanyaan seperti ini. Kesimpulan adalah tidak melupakan tentang kedatangan Yesus. Kesimpulannya adalah mempersiapkan untuk itu kapan saja kedatangannya.)
C. Saudara , Yesus akan datang kedua kali dan Dia akan membawa yang sudah siap masuk upacara itu bersamanya . Akankah kamu memutuskan untuk menentukan anda telah siap, meskipun keterlambatan?
Minggu depan: Pengharapan dan Keterlambatan . Bagian dua.