Pendahuluan : Minggu ini kita mulai belajar seri
yang baru yaitu topic “Pengharapan”. Saya berharap pelajaran ini akan berjalan dengan baik. Dengan
sungguh-sungguh saya ingin bertanya. Apakah yang anda
harapkan? Apakah anda mempunyai harapan-harapan di
dalam hidupmu, pekerjaanmu, perkawinanmu, anak-anakmu, masa depanmu? Bagaimanakah hubungan harapan-harapanmu dengan Tuhan. Mari kita masuk dalam pelajaran dan temukan jawaban.
I.
Pengharapan dari awal
A.
Baca Kejadian
B.
Anda mengetahui ceritanya –kita mengenal Adam dan Hawa
yang merupakan ciptaan “yang sangat baik”. Letakan diri anda pada tempat Adam
atau Hawa. Apakah yang mereka harapkan? Tidak ada? Banyak?
1.
Apakah yang anda harapkan jika anda adalah salah satu dari
mereka.
C. Saat pertama kali saya dan istri saya
menikah, saya masih duduk di bangku kuliah hukum dan kami sangat miskin.
Harapan kami adalah saya akan lulus sebelum uang kami
habis. Setelah saya lulus, dan kami berdua bekerja. Tampaknya kami berada pada hidup yang lebih baik. Kami harap situasi
tersebut tidak akan berubah lebih
buruk. Kami takut bila sesuatu menjadi lebih buruk.
Pada saat anda berfikir “pengharapan” seperti Adam dan Hawa, tidakkah apa yang ada dalam pikiranmu bahwa
segala sesuatu tidak akan lebih buruk?
1.
Jika tidak ada dosa maka dunia adalah sempurna.
Haruskah Adam dan Hawa
berhrap bahwa segala sesuatu tidak menjadi lebih buruk? Mengapa kata “lebih
buruk” menjadi
suatu kemungkinan?
D.
Ular mendekati Hawa dengan godaan untuk memakan buah yang
dilarang. Mari ambil cerita ini dengan membaca Kejadian 3:5 – 6. Apakah Setan
menawarkan harapan kepada Hawa?
2.
Pelajaran kita (Minggu) mengatakan Adam dan Hawa tidak ada
pengharapan karena mereka tidak mempunyai keinginan untuk berharap. Bagaimana
pernyataan ini sesuai dengan pemikiran Hawa seperti yang tertulis pada ayat 6?
3.
Jika anda mengatakan bahwa Hawa sedang mengharapkan
sesuatu, harapan apa yang membuat dia tertarik?
(Mereka sempurna tapi mereka bukan Tuhan. Setan menawarkan harapan bahwa Hawa
dapat menjadi serupa dengan Allah yang mengetahui semua hal yang baik dan yang
jahat.)
4.
Bagimana Hawa berharap pada sesuatu yang dia tidak
mengerti? (Berapa kali harapan kita seperti itu! Kita berharap untuk sesuatu yang mungkin
tidak baik untuk kita jika kita menerimanya. Berhati-hatilah akan apa yang kamu
harapkan)
5.
Apakah Adam dan Hawa masih mempunyai harapan setelah
mereka berbuat dosa?
6.
Baca Kejadian 3:7. Apakah hal ini mengungkapkan “harapan”
mereka (Mereka berharap Tuhan tidak akan menemukan
mereka.)
a.
Mengapa mereka tidak ingin Tuhan menemukan mereka?
Berharap mereka dapat
menghindari hukuman atas dosa perbuatan mereka.
E.
Baca Kejadian
F.
Baca Kejadian 3:16. Bagaimana kehidupan Hawa telah
berubah?
1.
Perubahan mendasar apakah yang ada pada Hawa dan Adam?
G.
Baca Kejadian 3:17. Bagaimana kehidupan berubah bagi Adam?
1.
Perubahan mendasar apakah yang telah terjadi pada masa
depan Adam?(Dia akan mati).
H.
Mari kita kembali ke dua ayat sebelumnya. Baca Kejadian
3:14-15. Harapan apa yang dapat anda temukan disini? (harapan bahwa pada akhirnya dosa dapat dikalahkan dan Adam
dan Hawa dapat kembali ke keadaan seperti sebelumnya.)
I.
Apakah penting untuk meninjau kembali harapan-harapan
kita. Untuk menyakinkan bahwa kita mengharapkan sesuatu yang tepat.
1.
Mana yang lebih baik, harapan atau kepatuhan
? Apakah kedua hal ini saling berhubungan.
II.
Berharap pada sesuatu yang salah
A.
Kita melihat bahwa Hawa, yang seharusnya tidak berharap
untuk sesuatu, dalam kenyataanya berharap untuk sesuatu yang menghancurkan bagi dia. Mari baca Amsal
1.
Perhatikan Amsal 18:10-11 menyarankan bahwa keduanya Tuhan
dan uang menyediakan
perlindungan yang sama. Nama Tuhan adalah “menara” dan kekayaan
adalah “
2.
Firman Tuhan mengatakan bahwa pengharapan pada uang
tidaklah sebaik pengharapan kepada Tuhan. Angkat tanganmu jika anda setuju
dengan pernyataan ini?
a.
Bagi yang setuju, saya akan
memberi pertanyaan lain kepada anda: Mana yang akan anda pilih, cek yang ada
ditangan kasir dengan sejumlah daftar harga mobil yang anda inginkan, atau doa
saya supaya anda mendapatkan sebuah mobil baru?
(1). Bukan di bagian ini kita perlu bertanya kepada
Tuhan untuk menambahkan iman kita?
(2). Atau Apakah saya sedang menanyakan anda sebuah
pertanyaan jebakan?
(3). Mari kita lihat beberapa bacaan.
Baca : Yeremia 17:5 dan Yesaya 31:1. Apakah bacaan
tersebut mengatakan bahwa saya sedang menjebak anda saat saya bertanya tentang
cek kasir dan doa? ( Ya. Tidak ada pengganti untuk percaya kepada Tuhan. Bacaan ini
membahas pemasalahan percaya pada uang atau orang lain,
bukan Tuhan. Percaya kepada uang dan berbalik dari jalan
Tuhan. Orang Kristen disarankan untuk memahami
keuntungan yang didatangkan oleh uang. Pesan Firman Tuhan adalah jika
kamu hanya percaya kepada uang, kamu akan
dikecewakan.)
a. Baca Matius 6:24. Bagaimana bacaan ini
sesuai dengan diskusi kita?
B.
Baca Matius 7:22-23. Dalam apa
orang-orang ini berharap?
1.
Apakah mereka sedang percaya kepada suatu hal yang salah?
(Sepertinya mereka percaya hanya kepada pekerjaan mereka sendiri. Tuhan berkata
bahwa Dia tidak pernah mengenal orang-orang ini.)
2.
Baca Matius 7:21. Apakah yang dikatakan bacaan ini
merupakan dasar yang sesuai untuk pengharapan?
3.
Apakah menurutmu bahwa pesan yang terdapat pada ayat 21
berlawanan dengan ayat 22-23? (Ini tampaknya hanya berjalan di permukaannya
saja. Orang-orang pada
ayat 21 yang memanggil- manggil Tuhan
tidak diselamatkan meskipun mereka melayani Tuhan. Sedangkan orang-orang pada ayat 22-23 telah
bekerja tapi tidak mengenal Allah. Saya berpendapat bahwa pesan ini adalah
beriman dan bekerja merupakan sesuatu yang perlu untuk menjadi seorang Kristen
yang sungguh-sungguh.)
a.
Dalam hal apa, Apakah kita perlu
meletakan pengharapan kita? (Iman. Pekerjaan akan
berarti jika meminta kepada Tuhan dengan iman.)
III.
Rencana Tuhan atas harapan kita.
A.
Pesan pelajaran kita sejauh ini adalah bahwa kita perlu
meletakan harapan kita kepada Tuhan, tidak pada yang lainnya. Mari kita lihat apa yang dikatakan Tuhan tentang harapan kita. Baca Yeremia
29:11.
1.
Apa yang Tuhan punya untuk kita?
(Rencana)
2.
Jika Tuhan mengikuti “rencana” Apakah yang Tuhan inginkan untuk
diberikan kepada kita? (kemakmuran, harapan dan masa
depan.)
3.
Jika anda berfikir kembali tentang cerita Hawa dan Setan,
rencana apa yang Setan buat kepada Hawa? Apa yang ingin Setan berikan kepada Hawa? (Setan ingin menghancurkan
Hawa--ŕ yang mana dengan jelas bertentangan dengan apa yang Tuhan katakana dan
rencanakan buat kita manusia.)
B.
Kawan, pilhan ada pada anda. Tuhan mengundang kita untuk
meletakan harapan dan kepercayaan kita kepada Dia. Tuhan hanya memiliki sesuatu
yang baik dalam pikirannya untuk kita dalam “rencananya” Tetapi kita dapat
meletakan harapan dan kepercayaan kita pada orang lain atau sesuatu benda.
Namun benda-benda ini tidak dapat diandalkan dan mungkin kita tidak dapat
mengandalkan orang lain juga.
IV.
Minggu depan: Pengharapan pada Perjanjian Lama.